ELLA & MICHAEL

ELLA & MICHAEL
Dimana Keberadaan Kakakku?


__ADS_3

Marco yang polos tidak mengetahui apa-apa, tanpa curiga ia langsung bergegas keluar rumah menemui Rose yang katanya sudah ada di depan rumah Ibu jane.


“Kepala perawat? Kau sangat tampak berbeda, aku hampir tak mengenalimu”


Michael mencoba menelepon kakaknya, namun tak ada jawaban. Ia mencoba menghubungi kakaknya berulang kali namun tetap tak dijawab oleh kakaknya.


Michael mulai khawatir kepada kakaknya karena biasanya kakaknya selalu mengangkat teleponnya.


Jika Marco tak mengangkatnya berarti ada suatu hal yang tidak beres. Pasti sesuatu hal buruk sedang terjadi padanya.


Dengan cepat Michael bergegas dari kastil menuju rumah Ibu Jane, namun saat ia tiba di sana, tak ada siapapun di kamar kakaknya.


Tak lama kemudian ponselnya berdering, nomor Marco yang meneleponnya, dengan cepat ia menjawabnya


“Kak, kamu di mana ?” tanya Michael dengan sangat khawatir


Namun bukannya jawaban Marco yang ia dengar melainkan gelegar suara tawa seorang Wanita.


Michael sangat mengenali suara itu. Ya, itu suara Rose. Rose lah yang menelpon Michael. Ia menculik Marco.

__ADS_1


“Kau Wanita sialan, kau bawa kemana kakakku?” ucap Michael dengan sangat geram


“Hahahha, aku sangat senang dengan kekhawatiranmu!” balas Rose dengan tawa yang terdengar licik di telinga Michael


“Jika kau berani menyentuhnya, tak akan ada ampun untukmu” tegas Michael mengingatkan pada Rose.


“Ampunan? bukankah ampunan hanya untuk orang-orang yang bersalah? sedangkan aku sama sekali tak bersalah. Hahahaha…” ucap Rose dengan nada mengejek


“Di mana kakakku?” bentak Michael pada Rose di telepon


“Datanglah ke kastil yang terkutuk ini!” jawab Rose.


Sebelum menuju kastil, Michael menelepon Tom. Ia menyuruh agar Tom membawa pergi Ella dari kastil bagaimanapun caranya.


Tom menuruti perkataan Michael. Ia berhasil membujuk Ella untuk keluar dari kastil dengan alasan mereka akan menemui ibunya di suatu tempat yang jauh.


Ella yang sangat ingin bertemu dengan ibunya akhirnya mengikuti Tom.


Michael langsung bergegas menuju kastil Ella. Ia mengemudikan mobilnya dengan sangat cepat.

__ADS_1


Ia khawatir terjadi sesuatu yang buruk pada kakaknya. Sesampainya disana, ia langsung berlari masuk menuju kastil


“Kak, kakak, kau di mana?” Michael berlari sambil mencari kakaknya.


Ia langsung menghampiri kakaknya yang tergeletak di atas sofa.


“Kak, bangunlah. Ini aku adikmu. Bangunlah kak” ucap Michael sambil mengguncangkan tubuh Marco bermaksud agar kakaknya sadar.


“Kau apakan kakakku ?” tanya Michael geram pada Rose


“Hahahha, tenang saja, kau tak usah panik begitu, dia hanya meminum obat tidur” jawab Rose dengan tawanya yang mengejek


“Kau, kau mengapa melakukan semua ini pada kami ? Apa salah kami ?” tanya Michael pada Rose


“Hahaha, karena semua ini salahmu. Kau yang mengubah Ella. Kau yang mengubah bonekaku.


Sehingga ia tidak menurut lagi padaku. Semua karena kedatanganmu dan kakakmu yang bodoh itu !” teriak Rose pada Michael


“Ella adalah anakmu, bukan bonekamu! Berhentilah untuk mengatur hidupnya ! Biarkan dia menjadi dirinya sendiri! Jangan kau buat ia menjadi monster sepertimu!” jawab Michael dengan kasar

__ADS_1


“Hahaha, Ella adalah darah dagingku, darahku mengalir pada tubuhnya, maka ia harus menjadi sepertiku, kau tak berhak menghalangi aku, atau kau akan berakhir seperti ibumu. Hahaha..” jawab Rose tanpa dosa pada Michael


“Kau wanita b*adab! Mengapa kau membunuh ibuku ?” ucap Michael penuh emosi


__ADS_2