ELLA & MICHAEL

ELLA & MICHAEL
Aku Hanya Ingin Kehangatan Ini!


__ADS_3

Ella masih terdiam saat Michael terus berkata tentang isi buku dongeng yang ia buat sendiri.


Michael pun menggenggam tangan Ella, lalu menempelkan tangan Michael pada pipi Ella dan,


“Kehangatan. Ini yang hanya diinginkan anak itu, bukan dipelihara seperti hewan ternak. Itulah pesan tersirat yang berada dalam buku dongeng tulisanmu.”


“Bukan.”


Ella menurunkan tangan Michael dari pipinya.


“Bukan?”


“Benar. Bukan itu. Dia hanya ingin makan. Zombie tak memiliki perasaan. Asal kenyang, memotong tangan dan kaki pun tak masalah.”


“Kehangatan katamu? Hhh. Jangan bercanda. Itu hanya rasa simpati menjijikkan yang dimiliki oleh orang sepertimu. Jangan asal menyimpulkan!”


“Aku lapar, berikan aku makanan, atau aku yang akan memotong tangan dan kakimu.”


Dengan sewotnya, Ella pergi ke kamar mandi dan meninggalkan Michael.


Di dalam kamar mandi, Ella terus berpikir dengan ucapan Michael.


Ella kembali memegang pipinya dan merasakan kehangatan saat Michael menyentuh pipinya.


“Seharusnya dia berkaca,” gumam Ella sendirian.


Ella pun bergegas melepas semua bajunya, lalu mandi di kamar mandi yang berukuran cukup kecil.

__ADS_1


Saat Ella sedang mandi, Michael pergi ke lantai bawah, untuk mengambil makanan.


Di lantai bawah, Ibu Jane telah menyiapkan berbagai macam makanan di meja makan.


Terlihat Jim yang juga sudah berada di meja makan bersama Ibu Jane, yang bersiap untuk makan malam.


Tidak dengan Marco yang masih mengurung dirinya sendiri di kamar Jim, karena tak mau bertemu dengan Michael.


Ibu Jane pun langsung menyuruh Michael bergabung di meja makan dan menyantap makanan yang telah dimasaknya.


“Cepat kemari, Nak. Ayo duduk. Makanlah.”


“Tidak.”


“Ha? Kenapa?”


“Apa boleh aku membawa beberapa makanan untuk kubawa ke kamar, Tante? Aku sedang tidak enak badan.”


Michael beralasan pada Ibu Jane, dan ingin membawa beberapa makanan untuk Ella.


“Tentu saja. Ini”


Ibu Jane pun mengambilkan mangkok dan rantang, yang berisi nasi dan lauk yang sangat cukup untuk Michael.


Setelah mendapatkan makanan yang cukup untuknya dan Ella, Michael bergegas kembali ke kamarnya, dan memberikan makanan pada Ella.


Ella pun telah selesai mandi dan mengganti pakaiannya dengan pakaian sederhana milik Michael.

__ADS_1


Ella hanya menggunakan kaos oblong dan celana panjang yang menutupi tubuhnya.


Walau hanya memakai pakaian Michael yang sederhana, Ella tetap terlihat cantik.


Mereka berdua pun mengambil meja berukuran kecil, lalu memakan makanan bersama di lantai.


“Apa kau menyembunyikan istrimu disini? Apa dia yang memasak semua makanan ini?”


“Tutup mulutmu dan makanlah! Pemilik rumah ini yang memasak semua makanan.”


“Tak heran. Kemampuan memasaknya sungguh hebat.”


Ella pun mulai mencoba salah satu makanan menggunakan sumpit dari kayu.


“Waahh. Ini enak sekali. AKu ingin tinggal dengannya. Dia sangat pandai memasak.”


“Kau biasanya makan apa?” tanya Michael.


“Aku tak makan. Ibuku tak memotong kaki atau tangannya untukku. Tak ada yang memasak untukku.” jawab Ella.


Tanpa menghiraukan ucapan Ella, Michael melanjutkan memakan semua makanan yang ada di meja.


Begitupun dengan Ella yang juga menghabiskan semua makanan yang berada di piringnya, setelah kedinginan dan kelaparan akibat ulahnya sendiri.


Setelah menghabiskan semua makanan, Michael mencuci semua piring kotor, dan Ella hanya tidur di kasur lantai, menyaksikan Michael yang sedang mencuci piring.


“Cepat selesaikan urusanmu, lalu berbaringlah. Kau pasti pelayan di kehidupan lalu. Dan aku majikanmu.”

__ADS_1


__ADS_2