ELLA & MICHAEL

ELLA & MICHAEL
Aku Tinggal Disini! Ini Rumahku!


__ADS_3

Ella pun menoleh melihat Jane yang menghampirinya.


“Aku ada sepagi ini karena semalam tidur di sini. Kau sendiri? Mengapa kau di sini? Apa pekerjaanmu ada dua? Apa kau seorang kurir susu?”


Ella yang tak tahu bahwa rumah itu milik Jane malah bertanya balik.


“Hhh. Aku tinggal di sini. Ini rumahku.”


Ella mematikan rokoknya dan,


“Ohhh. Jadi… Kau yang membuat Michael pindah kemari?”


“Tentu. Aku juga yang mengajaknya tinggal di rumah ini. Begitu juga tempat kerja barunya. Aku yang merekomendasikannya dan dia sendiri yang menyetujuinya.”


“Kau bicara seolah-olah dia kembali ke kota Las Vegas karena dirimu. Apa kau menyukainya? Benar dugaanku. Kau pasti menyukainya. Apa kau sudah menyatakan cinta padanya?”


Ella malah bertanya dan memojokkan Jane.


“Aku menyatakan cinta atau tidak, itu bukan…”


“Aku sudah. Aku sudah menyatakan cinta padanya.”


“Aku mencintaimu! Aku sangat mencintaimu! AKU MENCINTAIMU!!!”


“Hahahaha. Aku mengatakannya seperti itu.”


Ella berteriak persis, saat ia mengatakan cinta pada Michael, saat Michael tiba-tiba keluar dari mobilnya, dan pergi meninggalkannya.


“Jangan berbohong!” Jane masih tak percaya.


“Aku serius. Tak ada gunanya aku berbohong padamu. Dia terus mendekatiku seolah-olah menginginkanku, jadi, kuturuti dia.”

__ADS_1


“Apa kau sedang bergurau?” tanya Jane yang menaruh susu yang dibawa di pagar balkon.


“Dasar pencuri!” ucap Ella.


“Apa katamu?”


“Jangan tergiur. Michael sudah menjadi milikku sejak dahulu.”


Dengan percaya dirinya Ella mengatakan itu pada Jane.


“Apa semua yang kau inginkan bisa menjadi milikmu? Jika tak bisa dimiliki, kau akan memaksa walaupun harus menghancurkannya.”


“Kau permainkan dia hingga bosan, lalu kau akan membuangnya. Itukah yang kau sebut cinta? Itu hanyalah obsesi dan keserakahan.”


Jane terlihat sangat kesal dan cemburu, saat dia tahu bahwa Ella juga menyukai Michael.


“Hahahaha. Dasar munafik! Kau menusuk dari belakang, tapi berpura-pura di depan. Berpura-pura baik, lemah, dan lugu.”


Ella mengungkit masa lalu Jane yang selalu dikucilkan saat ia satu sekolah bersamanya.


“Dasar wanita ******!”


*PLASSS!!!!


Jane menampar pipi Ella dengan keras.


“Kau benar-benar gila. Dasar penyihir jahat.”


“Hahahaha. Kau mau mati?”


Ella malah tertawa, lalu menjambak rambut Jane yang membuat Jane kesakitan.

__ADS_1


“Kau saja yang mati! Aduh!!” Jane berusaha melepas tangan Ella yang menjambak rambutnya dengan keras.


“Beraninya kau menamparku. Apa kau mabuk? Kau minum obat tikus? Kau pasti sedang teler. Pantas saja kau selalu gagal”


Ella terus menjambak Jane dengan keras.


“Lepaskan aku! Wanita ******! Kau sudah gila?”


“ELLA!!!! Lepaskan!”


Michael yang mendengar pertengkaran dari dalam kamar, bergegas keluar dan berteriak pada Ella untuk segera melepaskan tangannya dari rambut Jane.


“LEPASKAN!!!”


Michael kembali berteriak saat Ella belum melepaskan tangannya dari rambut Jane.


Marco, Jim, serta ibu Jane pun mendengar teriakan keras Michael. Mereka semua pun bergegas naik ke atas, untuk melihat apa yang telah terjadi.


Mereka semua terkejut ketika melihat Ella yang sudah berada di lantai dua.


“Ikut aku!”


Michael pun bergegas menyeret Ella turun dari lantai dua, dan mengusirnya.


Sesampainya Michael menyeret Ella ke halaman rumah,


“Tunggu! Lepaskan! Dia yang memukulku lebih dahulu!”


Ella terus berusaha melepaskan tangannya dari Michael yang terus menariknya keluar.


“Sudah cukup, hentikan!”

__ADS_1


Michael melepaskan tangan Ella saat sudah berada di luar.


__ADS_2