ELLA & MICHAEL

ELLA & MICHAEL
Kenapa Kau Tak Membelanya?


__ADS_3

“Kenapa? Kenapa kau membentakku? Wanita munafik itu yang mulai duluan.”


“Aku tak peduli siapa yang mulai. Aku benci kau terus membuat kekacauan.”


“Kenapa kau terus membelanya?”


“Siapa? Aku tak membela siapapun.”


“Kau hanya meneriaki namaku saja. Itu tandanya, kau membela wanita ****** itu!”


“Jangan mengomel. Sudah cukup, hentikan. Cepatlah pulang.”


Saat Michael akan kembali ke rumah.


*PLAK


“Ikut denganku. Keluar dari gubuk kumuh ini. Kau tak boleh tinggal disini.”


Ella meraih tangan Michael agar tak pergi darinya.


“Jangan ikut campur!”


Michael melepas tangan Ella yang memegangnya.


“Aku berhak memilih tinggal dimana pun, selain itu… Aku bukan milikmu, jadi, jangan membual kepada siapapun.”


“Hhh. Sejak kapan kau menguping perkataanku dengan wanita sialan itu?”


“Aku mencintaimu.”


“Mulai dari, “Aku mencintaimu.”

__ADS_1


Michael mengambil beberapa lembar uang dolar dari kantongnya, dan memberikannya pada Ella untuk ongkos taxi.


“Ini untukmu. Ambillah. Cinta yang pernah kau berikan, aku kembalikan dengan uang.”


Michael meraih tangan Ella dan membuka tangannya, lalu memberi uang itu pada telapak tangan Ella.


Michael kembali masuk ke dalam rumah, dan meninggalkan Ella yang berada di halaman.


Raut wajah Ella sangat memerah dipenuhi amarah dan kecewa yang sangat dalam, saat Michael melakukan hal itu padanya.


“Sial! Dasar munafik!”


Ella membuang beberapa uang lembar yang telah diberi Michael dan pergi dari sana dengan berjalan kaki.


Saat Michael akan kembali ke kamarnya, ia melihat Marco yang sedang duduk menyendiri di tangga.


Marco bergegas memasuki kamar, saat Melihat Michael yang akan menaiki tangga.


Michael bergegas menyusul kakaknya yang sudah memasuki kamar.


Sesampainya Michael di kamar, Marco bertanya,


“Penulis Ella….”


“Kenapa dia memakai baju mu? Kemeja biru lengan panjang. Cocok dengan apa saja. Obral di Texas Mart. Harganya 10 Dolar. Beli satu gratis satu. Itu bajumu. Aku yakin itu bajumu.”


Marco malah bertanya kenapa Michael meminjamkan bajunya pada Ella.


“Aku hanya.. Aku hanya meminjamkan padanya, Kak. Semalam dia kehujanan dan tak membawa baju ganti.”


“Bagaimana dengan bajuku? Bajuku yang bagus juga banyak.”

__ADS_1


Marco tak terima dengan Michael yang meminjamkan bajunya pada Ella.


Marco juga ingin baju atau kaosnya juga dipinjam oleh Ella.


“Aku akan pinjamkan baju mu padanya lain kali. Baju bergambar dinosaurus.”


“Ultrasaurus seharga 70 Dolar. 60 Dolar lebih mahal daripada 10 Dolar. Walaupun yang lebih mahal tak selalu lebih bagus.”


“Baiklah. Lain kali, aku akan meminjamkan baju itu pada Penulis Ella. Aku janji. Ya?”


Marco hanya mengangguk, lalu keluar dari kamar dan meninggalkan Michael sendirian.


Masih di rumah Jane, terlihat Jane yang sedang menangis sendirian di dalam kamarnya, karena kejadian yang baru ia alami.


Ibu Jane pun masuk ke dalam kamar, dan membawakan sepiring makanan untuk Jane yang belum makan apapun semenjak ia datang.


“Nak. Cepat bangun dan makan. Menangis juga butuh tenaga. Ayo, cepat bangun!”


Ibu Jane membuka selimut yang menutupi seluruh tubuh Jane menyisakan rambutnya.


“Aku tak mau makan.”


Jane kembali menarik selimut yang ditarik ibunya.


“Astaga. Dia teman sekolahmu dulu, bukan? Teman yang pernah kau bawa ke restoran dahulu?”


“Dia bukan temanku!” jawab Jane sewot.


Ibu Jane pun mengambil kursi, lalu duduk di samping tempat tidur Jane.


“Apa rambutmu terjambak banyak? Apa kau kalah dengannya? Kau menangis karena itu?”

__ADS_1


__ADS_2