
Besoknya, Catherine memasak sarapan untuk Deka dan Dion. Catherine tertawa terbahak saat tiba-tiba terdengar teriakan di ruang keluarga nya. Suara Deka dan Dion tentu saja, yang semalam tidur saling berpelukan satu sama lain dengan wajah bergambar kartun karena perbuatan Catherine tadi malam.
" Ya ampun! Kenapa kau memeluk aku?? Ituu.. benar-benar menjijikan!" ucap Dion yang langsung masuk ke kamar mandi dan kembali berteriak di sana. " Aaaaaaaa, ada apa dengan wajahku?" teriak Dion kaget bukan kepalang.
" Apa kau juga yang menggambar wajahku?" tanya Dion kepada Deka yang sedang tertawa melihat wajah Dion.
Dion yang tadinya tidak memperdulikan wajah Deka yang lucu itu, sekarang dia pun mulai menunjuk wajah Deka yang sama seperti dirinya. Bergambar karakter lucu.
" Kau menertawakanku? Lihatlah wajahmu sendiri di cermin!" ucap Dion dengan wajah kesal karena masih mengira kalau dekah yang sudah berbuat usil kepadanya.
" Aaaaaaa," kau keterlaluan! Bagaimana mungkin kau menggambar wajahku begini?" tanya Deka kepada Dion yang masih kesal.
Keduanya terdiam kemudian mereka melihat ke arah Catherine yang sejak tadi terus saja tertawa di arah dapur.
" Hahaha, kalian lucu sekali!" ucap Catherine yang tampak begitu bahagia.
Dion dan Deka akhirnya mendekati wanita cantik itu yang masih menggunakan apron dan juga membawa sebuah codot. Karena tadi dia sedang menggoreng telur untuk sarapan mereka bertiga.
Dengan tatapan horor mereka berdua mendekati Catherine, yang masih tertawa.
" Hah! Sekarang aku tahu siapa pelakunya! Ini perbuatan kamu kan? Kau usil sekali Cat!" ucap Dion sambil mulai menggelitik Catherine untuk membalas perbuatan usil Mantan istrinya.
Catherine sampai kewalahan menghadapi mereka yang menyerangnya bersama untuk membalaskan dendam mereka kepada Kathryn yang sudah mewarnai wajah mereka dengan spidol dengan gambar lucu.
" Ampun! Ya ampun kalian kenapa jadi kompak begini sih? Hentikan! Hahahaha!" Catherine terus tertawa kegelian saat Deka dan Dion terus saja kompak menggelitiki dirinya sampai tidak sanggup lagi.
" Hentikan atau aku akan menyebarkan foto ketika kalian tidur berpelukan satu sama lain dengan wajah unik kalian itu, hahaha!" ancam Catherine dengan berusaha menghentikan tawa yang terus bergema di apartemen itu.
__ADS_1
Seketika Deka dan Dion pun berhenti mendengarkan ancaman dari Catherine.
" What? Foto apa?" ujar mereka bersama.
Catherine sampai tertawa meraup wajahnya dengan kasar ketika dia melihat kekompakan Deka dan Dion yang luar biasa.
Catherin sendiri merasa bingung. Bagaimana bisa? Kedua pria tampan itu yang ketika pertama masuk ke apartemennya tampak bermusuhan. Setelah dia tinggalkan, mereka malah begitu akrab, ngobrol dan makan bersama sampai larut malam, bahkan sampai tidur berpelukan di depan televisi.
" Cepat jawab Cat! Foto apa yang kau maksud huh?" tanya Dion mulai penasaran.
" Hooh, foto apa?" tanya Deka ikut-ikutan.
Setelah dirinya terbebas dari kuasa 2 pria tampan itu, Catherine kemudian mengambil ponselnya dan mengirimkan foto mereka berdua tadi malam dari ponselnya.
" What? OMG! Catherine, kau keterlaluan!" ucap kedua pria tampan itu langsung yang mengejar Catherine yang sekarang berada di dalam kamarnya dan masih tertawa melihat ekspresi keduanya yang sangat lucu.
Deka dan Dion saling memandang satu sama lain dan bagaikan mendapatkan aba-aba mereka langsung mendekati Catherine yang masih tertawa terbahak melihat mereka.
Dion dan DK kembali menyerang Catherine sehingga membuat wanita itu kelabakan dan akhirnya menyerah.
" Kau hapus atau tidak huh, foto menyebalkan itu? Huh?? Cepat katakan!" ucap Dion.
" Betul! Kau hapus sekarang juga! Atau kami tidak akan berhenti menggelitiki tubuh kamu, huh?" ujar Deka yang tidak kalah sengit.
Catherine yang sudah tidak mampu lagi menahan serengan mereka berdua, akhirnya angkat tangan dan menyerah.
" Baiklah, aku menyerah, aku akan menghapus foto itu. Kalian hentikan semua ini! Ya Tuhan! Aku sampai lemas gara-gara kalian berdua menggelitik aku terus!" Catherine tampak masih tertawa kegelian karena Dion masih berada di atas tubuhnya dan masih menggelitik pinggang Catherine.
__ADS_1
Saat tersadar, seketika Mereka pun terdiam dan kemudian menatap posisi mereka masing-masing dan akhirnya menjadi canggung satu sama lain.
" Maaf!" kata Dion yang langsung menyingkir dari tubuh Catherine, begitu juga Deka yang tadi duduk di samping Catherine dan sibuk menggelitik tubuh Catherine.
" Maafkan aku juga!" ujar Deka merasa canggung juga saat menyadari posisinya saat ini berada di samping Catherine yang udah kelelahan karena di gelitiki mereka berdua sejak tadi.
" Baiklah aku akan menghapus foto itu. Ya Allah ya Rob! Apa itu maksudnya? Kalian tiba-tiba begitu kompak menyerang aku! Ckckck! Kalian berdua benar-benar tidak bisa dipercaya!" ucap Catherine yang langsung turun dari ranjang dan meninggal kan keduanya yang juga merasa bingung juga.
Setelah memastikan bahwa Catherine sudah menghapus foto-foto mereka di ponselnya. Deka dan Dion pun kemudian menatap satu sama lain dan kemudian tertawa bersama melihat kekonyolan mereka bertiga pagi ini.
" Gara-gara kita bernasib sama, mencintai wanita dingin ini membuat kita tanpa sadar malah menjadi dekat. Karena merasa senasib dan seperjuangan!" ucap Dion tanpa dia sadari.
" Kau benar Dion! Tampaknya kita akan saling support untuk bisa bertahan dari perempuan dingin ini yang tidak pernah memggubris perasaan cinta kita berdua!" ucap Deka sambil menggelengkan kepalanya.
Catherine sampai terkesiap mendengarkan omongan Seka dan Dion yang seakan malah sekarang menyerangnya karena tidak menjawab pernyataan cinta mereka.
" Apa maksud perkataan Dion? Emang kapan kau menyatakan cinta padaku ataupun menunjukkan rasa cinta kepadaku?" tanya Catherine mulai bingung dengan tingkah mantan suaminya itu yang tiba-tiba mengatakan hal konyol itu padanya.
Seingatnya ketika di awal-awal pernikahan mereka. Dion begitu dingin dan bahkan tidak pernah mau menatap ke arahnya. Hal itu membuat Catherine merasa sebagai seorang manusia yang tidak dihargai sama sekali.
Sikap dingin dan acuh dari Dion yang mematikan perasaan Catherine pada saat itu. Sehingga akhirnya Catherine memilih untuk menjadi cuek dan tidak peduli dengan apapun yang dilakukan oleh Dion.
" Aku waktu itu memang merasa tidak percaya diri untuk bisa mencintaimu. Apalagi melihat kakakmu yang telah menyakiti hati kakakku. Aku berusaha sebisa mungkin untuk membencimu Cat, tapi ternyata aku kalah. Aku malah semakin mencintaimu. Oleh karena itu untuk menutupi rasa cinta itu, aku memilih untuk berbuat serong di luar sana. Hal itu untuk membuatmu tidak mencintaiku dan membuat hatiku menjadi mati. Tapi semua itu gagal Cat, sekali lagi usahaku gagal. Perasaan cinta itu malah semakin besar, setelah melihat Deka yang setiap hari selalu mendekatimu!" ucap Dion sambil menunjukkan wajah sendunya.
Deka bahkan sampai hilang kata-kata ketika dia mendengar pengakuan dari Dion. Deka bisa melihat cinta yang besar di mata Dion untuk Catherine. Wanita yang saat ini bertahta di hatinya sebagai wanita yang spesial.
" Tampaknya kalian berdua mengalami miscommunication selama berumah tangga. Sehingga membuat rumah tangga kalian menjadi berantakan seperti itu! Bicarakanlah baik-baik masalah di antara kalian. Aku akan pulang dulu!" ucap Deka mengalah, karena bagaimanapun dia tidak tega melihat dua insan yang saling mencintai. Ternyata harus berpisah hanya karena masalah miskomunikasi yang terjadi di antara mereka.
__ADS_1