
Tasya merasa sangat terharu mendengarkan apa yang dikatakan oleh suaminya tentang niatnya untuk mengadopsi Maria.
" Tapi kita belum mendapatkan hasil tes DNA Mas. Bagaimanapun tes itu akan menjadi bukti yang semakin kuat bahwa Maria adalah putriku." ucap Tasya dengan sedih.
" Sambil menunggu tes DNA, Mas akan mengatur kepindahan kita sekeluarga ke Australia. kebetulan saat ini perusahaan sedang melakukan ekspansi ke negeri kanguru!" ucap Bayu sambil mengelus rambut sang istri yang sangat dia cintai.
" Bagaimana Maria? Apakah kau bersedia untuk diadopsi oleh om Bayu dan tinggal bersama dengan mama?" tanya Tasya dengan suara bergetar.
Maria langsung menganggukkan kepalanya. Maria merasa senang karena akhirnya dia bisa bertemu dengan ibu kandungnya yang selama ini dia rindukan semenjak perceraian ibunya dan juga ayahnya.
" Mas akan mencoba untuk mendapatkan identitas baru untuk Maria. Sehingga keberadaannya tidak akan tercium oleh Zainal maupun istri barunya. Maria sayang,coba katakan sama Om. Nama apa yang kau inginkan sebagai nama baru kamu?" tanya Bayu dengan senyum ramah penuh persahabatan kepada Maria.
" Terserah Mama dan Om saja. Aku akan mengikuti pengaturan apapun yang dibuat oleh kalian berdua!" ucap Maria dengan wajah berbinar.
" Sayang cobalah kau pikirkan nama baru apa yang akan kita gunakan untuk identitas baru Maria?" tanya Bayu kepada Tasya.
" Angelina? Evelyn? Monalisa? Catherine? Rosealine?" Tasya memberikan beberapa alternatif nama kepada sang suami.
" Di antara nama-nama yang disebutkan oleh ibumu. Manakah yang menurutmu cocok untuk kepribadianmu Maria?" tanya Bayu.
" Mungkin Catherine atau Angelina?" tanya Maria merasa senang karena dilibatkan oleh mereka berdua dalam memilih identitas baru untuk dirinya.
__ADS_1
Maria sangat mengerti bahwa Bayu saat ini sedang berpikir untuk kebaikan dirinya. Dengan mengganti identitas baru. Maka kehidupannya yang lama akan terkubur bersama menghilangnya nama tersebut.
" Terima kasih Om yang sudah memikirkan kebaikanku!" ucap Maria dengan mata berkabut.
" Bagaimana kalau tes DNA itu tidak sukses membuktikan kalau aku adalah anak mama?" tanya Maria dengan penuh kesedihan.
" Kalau tes DNA itu tidak membuktikanmu sebagai putriku. Kami berdua akan tetap mengadopsimu sayang. Kau tenanglah karena aku sudah sangat menyayangimu seperti anakku sendiri!" ucap Tasya sambil memeluk erat tubuh Maria yang langsung menangis di pelukannya.
" Infusnya sudah habis. Sebentar Mas akan panggil dulu suster untuk melepaskannya. Mas juga akan segera mengurus kepulangan Maria bersama kita. Kamu tunggu di sini sayang!" ucap Bayu yang kemudian meninggalkan Tasya dan Maria di ruangannya.
" Aku harus melakukan sesuatu dengan tes DNA itu. Aku tidak akan membiarkan kalau Tasya sampai lebih memperhatikan Maria daripada Putraku!" ucap Bayu dengan terburu-buru mencari dokter yang bertanggung jawab untuk tes yang sedang dijalani oleh istrinya dan juga Maria.
Setelah diberitahukan oleh petugas tersebut Bayu langsung mencari dokter tersebut.
" Aku sedang melakukan tes DNA atas nama istriku dan juga seorang gadis kecil yang tadi pagi kami temukan di tengah jalan. Apakah kira-kira Kau bisa menolongku?" tanya Bayu to the point dengan maksud kedatangannya.
" Tolong perjelas Maksud Anda Tuan! Karena saya tidak mengerti!" tanya petugas itu langsung menatap mata Bayu.
" Kalau tes DNA itu positif mengatakan bahwa mereka adalah ibu dan anak. Apakah kau bisa membantuku untuk membuatkan salinan yang palsu dari hasil tersebut yang menyatakan bahwa anak itu bukanlah anak dari istriku?" tanya Bayu dengan suara tegas.
" Kenapa Anda ingin memalsukan hasil tes DNA itu?" tanya petugas itu merasa heran dengan kelakuan Bayu yang dia nilai sangat aneh.
__ADS_1
" Karena saya tidak mau istri saya akan lebih menyayangi Gadis itu daripada Putraku. Gadis itu adalah putri dari mantan suaminya!" ucap Bayu pelan.
" Kalau anda sudah yakin kalau dia adalah putri dari istri anda, lalu untuk apa anda melakukan tes DNA ini? Anda pun menyuruh kami untuk memberikan surat keterangan palsu. Anda sungguh benar-benar sangat aneh Tuan!" ucap petugas itu merasa heran dengan kelakuan Bayu yang aneh menurutnya.
" Tolong anda lakukan saja apa yang saya minta kepada Anda! Karena saya akan mentransferkan banyak uang untuk anda. Kalau Anda bisa melakukan permintaan saya!" ucap Bayu.
' Bagaimanapun aku tidak akan rela kalau sampai Tasya lebih menyayangi Maria daripada Dion, putraku yang aku sayang. Aku tahu bahwa dulu Tasya sangat mencintai Zainal.' batin Bayu yang tiba-tiba saja merasa tidak percaya diri setelah kehadiran Maria di antara mereka berdua.
' Biarlah aku akan mengabulkan keinginannya yang absurd itu. Toh suatu saat juga sebuah bangkai pasti akan terkuak juga. Apalagi saat ini anakku sedang membutuhkan biaya operasi yang sangat besar. Mungkin ini adalah rezeki yang dikirimkan oleh Tuhan untuk anakku yang sedang berjuang maut saat ini!' dua makhluk yang berada di dalam ruangan itu sedang sibuk dengan pikiran mereka masing-masing yang sedang memikirkan tentang kebahagiaan anak mereka sendiri.
" Baiklah Tuan! Aaya akan membuatkan hasil tes DNA palsu untuk diberikan kepada istri anda dan yang aslinya yang akan saya berikan kepada anda! Bagaimana?" tanya petugas itu kepada Bayu yang langsung merasa bahagia mendengarkan kesanggupannya untuk diajak kerjasama.
" Di dalam aplikasi pengajuan tes DNA itu ada nomor telepon saya. Anda bisa mengirimkan nomor rekening Anda ke sana. Baiklah saya permisi dulu Pak! Karena saya harus segera mengurus kepulangan gadis kecil itu!" Bayu pun kemudian langsung keluar dari ruangan itu dan mencari suster untuk menolong yang melepaskan infus di tangan Maria.
Setelah dia mengurus proses administrasi kepulangan Maria. Bayu pun langsung menemui istrinya yang sudah bersiap untuk keluar dari rumah sakit.
" Apakah kau sudah siap sayang?" tanya Bayu sambil tersenyum kepada Tasya yang sudah siap untuk pulang bersama dengan Maria.
' Lihatlah wajah Tasya yang begitu cerah untuk anak gadis itu. Anak gadis itu belum terbukti sebagai anaknya. Akan tetapi Maria sudah sangat menyayanginya. Aku tidak bisa membayangkan kalau tes DNA itu positif menyatakan bahwa mereka adalah anak kandung.Sudah bisa di pastikan Tasya pasti hanya akan memandang dia sebagai putrinya dan akan melupakan Dion dalam hidupnya. Aku tidak akan pernah rela Putraku kehilangan kasih sayang ibunya hanya karena anak dari mantan suaminya datang dan masuk ke dalam kehidupan kami!' batin Bayu yang saat ini sedang merasa resah dan ketakutan kehilangan Cinta sang istri untuk putranya bersama Tasya.
Bayu memang belum merasa percaya diri untuk bersanding di samping Tasya. Dia masih ingat betapa Tasya selalu menangis ketika mengingat tentang masa lalunya bersama dengan Zainal yang penuh dengan luka dan air mata kesedihan. Itu artinya Tasya masih menyimpan perasaan cinta kepada mantan suaminya yang sudah dzalim kepadanya.
__ADS_1