Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
59. Ga perduli


__ADS_3

Catherine duduk di atas sofa yang ada di dalam ruangan Dion. Sofa single. Catherine menatap sinis sofa panjang yang saat ini diduduki oleh Dion.


Catherine merasa jijik ketika dia mengingat kembali apa saja yang dilakukan suaminya di atas sofa itu bersama Susan ketika dirinya masuk tadi ke ruangan itu.


" Cepat katakan apa yang kau butuhkan! Kau benar-benar sudah mengganggu hariku!" ucap Dion merasa kesal kepada catering yang malah terus memperhatikan isi ruangannya tanpa mau melihat ke arahnya.


" Cepat katakan di mana Angel. Karena aku butuh untuk berbicara dengannya!" ucap Catherine datar dan dingin.


" Kau membutuhkan bantuanku rupanya, tetapi menatapku saja kau tidak sudi! Kau benar-benar sangat lucu nyonya Dirgantara!" ucap Dion sambil tertawa renyah.


Catherine merasa sangat panas hatinya mendengarkan nada pembicaraan Dion yang terdengar sangat sarkasme di telinganya.


" Aku memang selamanya hanya akan menjadi Nyonya Dirgantara. Aku tidak akan pernah menjadi Nyonya Bagaskara dalam hidupku ini. Jadi Tuan Dion Bagaskara yang terhormat. Anda tidak usah mengingatkanku terus tentang hal itu!" ucap Catherine melirik sekilas kepada Dion yang tanpa kesal sekali mendengar perkataannya.


Dion bangkit dari sofa tempat dia duduk. Kemudian dia beralih ke kursi kebesarannya.


Catherine benar-benar merasa sangat jijik melihat penampilan Dion yang sangat berantakan. Gara-gara perbuatan Susan yang telah berbuat mesum dengan suaminya itu.


" Cepat kau beritahukan di mana Angel berada sekarang! Sehingga aku bisa mempertemukannya dengan kakakku. Setelah mereka bertemu dan sepakat untuk melanjutkan rencana perjodohan yang sudah tertunda selama 5 tahun lamanya. Setelah itu kita berdua bisa mengurus perceraian kita!" ucap Catherine yang kemudian bangkit dari duduknya dan berniat untuk meninggalkan Dion.


Akan tetapi Catherine merasa terkejut ketika dia mendapatkan Dion yang sudah berdiri di hadapannya dan langsung mengekang tubuhnya dalam kuasanya.


" Kau pikir akan sangat mudah untuk lepas dari seorang Dion Bagaskara? Jangan pernah bermimpi untuk bisa bercerai denganku! Aku belum puas untuk melihatmu menderita. Aku belum puas melihatmu menangis setiap malam! Kau harus membayar lunas semua hutang Kakakmu yang telah menyakiti dan menghancurkan hidup kakakku yang aku sayangi!" ucap Dion sambil menatap tajam kepada Catherine yang langsung mengalihkan pandangannya dari Dion.


Tampak sekali Catherine merasa jijik ketika dia melihat Dion yang saat ini sedang bertingkah hebat di hadapannya.

__ADS_1


Di mata Catherine dia hanya melihat Dion sebagai anak manja yang sedang merengek karena cintanya kepada Angel tidak terbalas.


Sudah sangat lama Catherine mengetahui bahwa Dion sang suami mencintai Angel bukan sebagai adik tetapi sebagai seorang laki-laki yang mencintai wanitanya.


Pertama mengetahui hal itu, Catherine merasa sangat sakit hati tetapi berjalan dengan seiring waktu, perasaan Catherine sudah mati dan sudah tidak merasakan apapun lagi kepada Dion.


Karena sikap Dion yang selama ini tidak pernah memperlakukannya sebagai seorang istri maupun sebagai wanita terhormat.


Dion selalu memperlakukan track Catherine layaknya seekor lalat yang tak berharga yang bahkan tidak layak untuk mendapatkan sedikit saja perhatiannya.


" Sebenarnya maumu apa? jangan bertingkah manja di hadapanku!" hardik Catherine yang berusaha menjauhkan tubuh Dion darinya.


Tetapi siapa yang menyangka kalau tiba-tiba saja Dion mencium bibir Kathryn dengan sangat kasar dan juga ganas.


Catherine langsung mendorong tubuh Dion sampai tersungkur ke lantai. Saking merasa terhinanya dengan apa yang dilakukan oleh laki-laki yang berstatus sebagai suaminya.


Saat Catherine hendak keluar dari ruangan itu, tiba-tiba saja Dion sudah mengunci ruangan itu dan membuang kuncinya ke sembarang tempat. Catherine benar-benar murka melihat apa yang dilakukan oleh Dion.


" Hei brengsek! Apakah kau tidak takut kalau pelacurmu itu nanti akan marah melihat kau melakukan hal seperti ini padaku? Dasar sampah!" ucap Catherine benar-benar kehabisan kesabaran melihat Dion yang malah semakin mendekat kepadanya dengan tatapan yang begitu membuat bulu kuduknya merinding.


" Menjauh dariku dan jangan coba-coba ku mendekat!" Catherine sudah mulai ketakutan melihat wajah Dion yang terus saja mendekat ke arahnya.


Catherine berusaha untuk mencari kunci yang tadi dilemparkan oleh Dion. tetapi siapa yang menyangka kalau tiba-tiba saja kakinya keseleo Dan Hampir saja jatuh ke lantai kalau tidak ditangkap oleh Dion dengan cepat pasti kepalanya sudah mencium bibir meja yang runcing milik Dion.


" Kau sangat lucu tahu gak sih? Kau seperti ini malah membuatku semakin ingin mengerjaimu dan bersenang-senang dengan kamu! Hahaha!" ucap Dion sambil tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


Catherine benar-benar sudah hilang akal melihat tawa Dion yang baginya sangat menakutkan sekali. Tawa Dion bagaikan tawar dari iblis yang ada di neraka yang membuat Catherine benar-benar merinding dibuatnya.


ketika Dion menyentuh tangannya seketika Catherine langsung menghempaskannya tanpa berpikir panjang.


" Jauhkan tangan kotormu dariku brengsek! Jangan coba-coba kau berani menyentuhku walaupun hanya satu kali!" ucap Catherine dengan tatapan membunuh yang malah membuat Dion semakin bersemangat untuk mengerjai gadis itu.


Catherine kemudian mencari ponselnya yang ada di tas yang masih ada di tangannya.


Tetapi dia langsung melemparkan ponsel Catherine ke sofa membuat Gadis itu pun akhirnya merasa sangat marah kepada Dion.


" Sebetulnya Kau mau apa? Apa kau tidak takut kalau pelacurmu di luar sana akan marah dan cemburu huh? Karena melihat kau yang sedang melakukan hal seperti ini kepadaku? Apa kau sudah bersiap untuk Kehilangan pelacurmu itu?" tanya Catherine berusaha untuk mengingatkan Dion tentang Susan yang saat ini dia ketahui sebagai kekasih gelap suaminya.


" Kau tidak akan pernah sepadan untuk disandingkan dengan Susan. Jadi untuk apa dia harus cemburu dengan wanita sepertimu huh? Kau sama sekali tidak layak untuk membuatnya cemburu!" ucap Dion sambil tersenyum licik menatap Catherine yang sedang berusaha untuk menghindari dirinya.


" Kalau begitu cepat buka pintunya brengsek! Karena aku harus segera keluar dari ruangan neraka ini! Cepat buka pintunya!" teriak catering dengan istri Karena dia sudah merinding melihat tatapan Dion yang seakan hendak melahapnya bulat-bulat.


Melihat Catherine yang sudah ketakutan Dion benar-benar semakin bersemangat untuk mengerjai gadis itu.


" Aku adalah suamimu. Aku memiliki hak untuk melakukan apapun terhadapmu! Aku bodoh sekali karena selama 5 tahun ini sudah memberikan kehidupan yang sangat nyaman untukmu. Tanpa kau harus melaksanakan kewajibanmu sebagai istriku! Tapi kau tenang saja Sayang. Karena mulai sekarang aku tidak akan pernah lagi akan membiarkanmu bisa tidur nyenyak setiap malam nya!" ucap Dion sambil mengungkung tubuh Catherine berada di dalam kuasanya.


Catherine sudah gemetar melihat tatapan yang begitu menakutkan dari seorang Dion yang seperti sudah kehilangan akal sehatnya.


" Kau pasti sedang kemasukan setan kan? Makanya kau melakukan ini?" tanya Catherine berusaha melindungi tubuhnya dari jamahan tangan Dion yang mulai menggila karena mendengarkan semua hinaan Catherine terhadap dirinya.


Sekali lagi Dion mencoba untuk mencium Catherine. Tetapi Catherine berusaha untuk mempertahankan dirinya agar tidak bisa dicium oleh Dion yang menurutnya sangat menjijikan. Karena tadi dia melihat sendiri bagaimana Dion mencium dan bercinta dengan Susan di sofa yang sama dengan sofa yang saat ini sedang dia tempati bersama Dion yang tampaknya mulai menggila dalam gairahnya sendiri.

__ADS_1


Mata Dion yang berkabut membuat Catherine benar-benar merinding dibuatnya.


__ADS_2