
" Kau tahu bahwa ini adalah zina dan dilarang oleh agama kita, tetapi kau masih juga mau menyentuhnya?" tanya Angel sarkasme.
Wajah Angel mulai jengkel kembali terhadap sang kekasih hati yang selalu saja berhasil membuatnya melayang terbang tinggi ke awan dengan buaian cintanya yang selalu memabukkan dirinya yang juga merindukan Mario. Pria pertama dan terakhir yang pernah menyentuh dirinya.
" Karena kau sudah membuatku gila! kau mengatakan akan pergi melakukan kencan buta. Bagaimana mungkin aku bisa menahan hatiku dan kecemburuan di dalam jiwaku?" tanya Mario sambil meraup wajah Angel yang sontak mengerjapkan matanya.
" Aku tadi hanya bercanda saja kok. Karena aku tidak mau kalau kau semakin berharap denganku! Aku maunya kau itu melupakan aku dalam melepaskan aku bukannya melakukan hal seperti ini!" protes Angel sampai memukul dada Mario yang tadi sempat menempel di tubuhnya.
Mario menangkap telapak tangan Angel kemudian menciumnya dengan penuh cinta kasih.
" Jangan bercanda dengan hal seperti itu karena aku tidak mampu untuk menahan hatiku yang langsung menggila. Please don't make me drive to be crazy! I cant be able for hear that!" ucap Mario sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Angel. Sehingga tidak ada jarak yang memisahkan mereka berdua.
Angel bisa merasakan Deru nafas Mario yang semakin berat dan telapak tangannya yang mulai bergerilya ke mana-mana.
Kewarasan mulai masuk ke kepala Angel. nafas keduanya semakin memburu. namun Angel segala menghentikan tangan Mario Ketika semakin dalam menuju ke arah penyatuan kembali.
" Aku sangat lapar. Apakah kita bisa makan?" tanya Angel sambil menghentikan tangan Mario yang sedang berjalan-jalan di atas tubuhnya yang polos.
Mario tersenyum dan kemudian dia mengangguk.
" Baiklah sayang. Ayo kita makan dulu. Karena aku juga sangat lapar. Sejak tadi siang kita belum makan sampai sekarang. Siapa tahu setelah kita makan pertempuran kita akan semakin sengit bukan?" tanya Mario dengan senyumnya yang nakal dan dan menatap Angel yang langsung saja auto mengalihkan pandangannya ke tempat lain.
Mario sampai tersenyum melihat Angel yang di matanya benar-benar sangat menggemas dan membuatnya benar-benar ingin kembali membawa sang kekasih ke atasannya ranjang.
Mario benar-benar tidak habis pikir dengan dirinya sendiri. Detiap kali dekat dengan Angel selalu membuatnya dirinya tidak bisa mengontrol otaknya untuk tidak berpikir mesum dan hanya ada ranjang yang ada di kepalanya ketika itu.
" Cepatlah kau keluar dulu saat itu aku akan menyelesaikan acara mandiku!" ucap Angel sambil mendorong dada Mario yang menempel di kulitnya.
Angel benar-benar tidak mampu untuk mengalahkan pesona seorang Mario yang begitu gagah dan macho. Apalagi tubuhnya dan ototnya yang benar-benar membuat otaknya jadi travelling kemana-mana.
__ADS_1
Mario ******* bibir Angel dengan lembut dan menuntut lebih. Tetapi Angel langsung menghentikan semuanya. " Tolonglah aku benar-benar sangat lapar dan ingin makan!" ucap Angel sambil menatap sendu Mario yang matanya sudah berkabut menahan gairahnya sendiri.
" Satu ronde saja sayang, hmm? Ok?" tanya Mario memohon tetapi Angel tetap menolak dan hendak beranjak dari bathtub.
Akhirnya Mario pun mengabulkan keinginan Angel. Karena bagaimanapun dia tidak mau kalau sampai Angel nanti merasa bahwa dirinya hanya menginginkan tubuhnya saja.
Tetapi Mario mengalami kesulitan ketika dia menatap adik kecil kesayangannya yang tidak juga mau tidur sebelum menemukan sarang hangat milik Angel.
" Kenapa kau tidak mau bangun juga?" tanya Angel yang sedang membilas tubuhnya di bawah shower. Mario hanya bisa menelan salivanya dengan kasar. Dadanya bergemuruh sangat kencang saat ini.
" Sayang kita benar-benar harus menikah malam ini. Karena aku tidak mau terus kulepasan kontrol seperti ini! Akan semakin banyak dosa yang harus kutanggung ketika bersama denganmu seperti ini!" ucap Mario dengan suara berat.
Angel langsung mengambil handuknya dan kemudian keluar dari kamar mandi.
Angel sangat tahu kesulitan apa yang saat ini sedang dihadapi oleh Mario. Karena tadi dia sempat menyentuhnya sebelum dia keluar dari bathtub. Tongkat sakti milik Mario yang minta di tidurkan olehnya tapi dia menolak hal itu karena tubuh nya yang sudah lelah dan perutnya yang sangat lapar.
Angel mencari pakaian yang bisa dia gunakan di dalam lemari Mario.
Setelah selesai menggunakan pakaian milik Mario, Angel pun kemudian pergi ke ruang tamu dan melihat makanan yang tadi sudah disiapkan oleh Mario, kini sudah tersaji cantik di atas meja makan.
Angel yang benar-benar sudah lapar tidak bersedia menunggu Mario yang saat ini masih berendam di kamar mandi. Menenangkan adiknya yang terus berontak.
Setelah berhasil Mario pun kemudian keluar dari bathtub dan membilas tubuhnya yang atletis dan body gold bagi seorang pria seusia dirinya. Mario tahu bahwa dirinya memiliki banyak pesona dan juga kemampuan untuk menaklukkan seorang wanita.
Dahulu, di era dirinya masih menjadi seorang casanova, partner tidurnya selalu memuji fisiknya yang begitu kuat dan juga punya sejuta pesona yang mampu menyihir wanita manapun yang ada dalam kuasanya.
Ketika lelaki lain mencari perempuan dengan menggunakan uang mereka. Mario tidak pernah melakukan hal seperti itu. Karena banyak wanita yang dia kenal yang siap sedia melemparkan tubuhnya ke atas pangkuannya. Ke club malam manapun Mario pergi, cukup Mario menjentikkan jarinya maka wanita yang dia tunjuk akan datang kepadanya dengan sukarela tanpa banyak protes siap dia gandeng ke hotel manapun.
Mario mengingat masa lalunya yang begitu bebas dan tanpa terkekang siapapun.
__ADS_1
Tetapi sejak dirinya berkenalan dengan Angel. Entah kenapa wanita lain tidak bisa berhasil membuatnya merasa terpuaskan.
Sehingga membuat Mario akhirnya sadar dan memutuskan hanya akan menjadikan Angel sebagai pelabuhan terakhir hidupnya.
Selama 5 tahun ditinggalkan oleh Angel Mario benar-benar meninggalkan dunia malamnya dan hanya sibuk mencari wanitanya yang entah ada mana.
" Sayang. Apakah Kau sudah menemukan pakaian untukmu?" tanya Mario dengan hanya menggunakan handuknya sepinggang ketika dia menemui Angel di ruang makan.
Mario ingat bahwa tadi dia telah mencapai pakaian Angel hingga tidak bisa digunakan lagi. Mario sendiri tidak mengerti dengan dirinya. Kenapa dia selalu lepas kontrol bila itu berhubungan dengan Angel.
Hatinya benar-benar panas ketika mendengar Angel yang mengatakan akan pergi kencan buta dengan laki-laki lain. Oh ****! Hal itu sungguh benar-benar membuat Mario jadi menggila karenanya.
" Aku akan memesan gaun untukmu sebelum kita berangkat ke kediaman kedua orang tuamu." ucap Mario sambil mencari ponselnya dan langsung memesan tiga buah gaun ke butik langganannya yang tidak terlalu jauh dari apartemennya.
Mario adalah sang casanova jadi dia sudah biasa melakukan seperti itu. Petugas butik yang sudah mengetahui selera Mario. Mereka pun langsung membawa 3 buah gaun terbaik yang dimiliki oleh mereka dan segera mengantarkannya ke apartemen milik Mario.
Ketika mendengar bel yang berbunyi l, Mario pun langsung membuka pintunya dan meminta kepada Angel untuk mencoba gaun yang dibawa oleh petugas butik.
Angel terpesona melihat gaun yang dibawa oleh petugas tersebut. Gaun seksi yang hampir memperhatikan belahan dada secara sempurna. Karena kerahnya yang terlalu rendah. Angel sampai menggelengkan kepala melihat gaun-gaun yang di bawa oleh mereka.
" Maafkan saya Mbak. Tapi saya tidak bisa menggunakan gaun-gaun ini. Bisakah kalian membawakanku gain sederhana yang tertutup tapi tetap terlihat anggun?" tanya Angel sambil menyerahkan kembali gaun yang tadi dibawa oleh petugas butik.
Petugas butik tampak keheranan keheranan mendengarkan kualifikasi pakaian yang diinginkan oleh Angel kepada mereka.
" Maafkan saya Mbak. Saya hanya membawa pakaian yang sesuai dengan selera Tuan Mario. Ini adalah pakaian terbaik yang ada di butik kami dengan harga yang paling mahal dan kualitas nomor satu. Pakaian-pakaian ini baru datang tadi malam dari Prancis. Kami selalu mengirimkan pakaian terbaik untuk Tuan Mario karena dia adalah langganan VVIP di Butik kami!" ucap petugas butik sambil menatap Angel yang sekarang melotot sempurna kepada Mario.
" Oh jadi laki-laki ini adalah pelanggan VVIP kalian? Jadi dia sering ya, ke butik kalian dan memesan pakaian-pakaian seperti ini kepada kalian untuk wanita-wanitanya yang sering datang ke apartemen ini?" tanya Angel sambil menatap Mario yang sekarang mulai kehilangan muka dan berusaha menghindari Angel yang sedang menatapnya dengan tatapan intimidasi.
" Baiklah terima kasih Mba karena sudah membawakan pakaian-pakaian ini ke mari. Mungkin bisa ditinggalkan ya pakaian itu di sini. Karena itu kan selera Tuan Mario kan ya? Mungkin suatu saat akan dia berikan kepada wanita yang sesuai dengan seleranya dan mau menggunakan pakaian yang harganya selangit itu!" ucap Angel dengan nada sarkas yang benar-benar membuat Mario kehabisan kata-kata.
__ADS_1
" Kalian bawa kembali pakaian-pakaian ini dan bawakan lah 5 set pakaian yang sesuai dengan kriteria yang tadi calon istriku minta!" ucap Mario sambil tersenyum kepada Angel dan mengusir petugas butik itu untuk keluar dari apartemennya.