Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
110. Kesedihan


__ADS_3

Deka menemui roh Angel yang saat ini hanya dia yang bisa melihatnya.


" Apakah kau Angel yang saat ini sedang berada di ruang ICU?" tanya Deka dengan suara perlahan karena dia khawatir kalau ada orang lain yang mendengarkan omongannya. Pasti orang lain mengira kalau dia bilang karena berbicara dengan ruang hampa.


" Benar aku adalah Angel! Akhirnya ada juga orang yang bisa melihatku. Sejak kemarin aku ingin sekali menyampaikan pesan untuk keluargaku yang saat ini sedang menungguku dengan penuh kesedihan dan harapan!" ucap Angel yang terlihat tampak begitu murung.


Deka menarik nafasnya dalam-dalam kemudian dalam lirik kepada kekasihnya yang masih terlihat begitu sedih.


" Katakanlah apa yang ingin kau sampaikan kepada keluargamu?" tanya Deka pelan.


" Seharusnya aku sudah pergi dari kemarin. Tetapi keluargaku masih belum juga mau mengikhlaskan diriku. Khususnya suamiku yang masih ingin berjuang untuk mempertahankan hidupku!" terlihat Angel menatap Mario yang saat ini sedang memeluk Steven dan Bryan yang masih terisak dalam pelukannya.


Deka pun mengalihkan pandangannya dimana Angel saat ini sedang menatap suami dan anaknya.


" Apakah kau tidak melihat bahwa mereka masih berharap untuk berkumpul denganmu? Berjuanglah Angel! Agar kau bisa bangkit lagi dan kumpul kembali bersama mereka. Apalagi ada anak di dalam perutmu yang menggantungkan hidupnya kepadamu!" ucap Deka berusaha menasehati Angel.


Terlihat Angel yang menundukkan kepalanya terlihat wajahnya begitu sedih.


" Aku tidak mau kembali lagi. Aku tidak ingin menghadapi kehidupan yang penuh dengan sakit dan juga penderitaan. Di mana suamiku ternyata berselingkuh dengan wanita yang paling aku benci di dunia ini. Mereka bahkan memiliki anak bersama pikirkanlah. Apakah kau sanggup untuk hidup dengan situasi seperti itu?" tanya Angel dengan wajah sendu menatap Deka yang tampak sangat serius mendengarkan penuturan dari Angel.


" Sabarlah dan bertahanlah dulu. Demi anak-anakmu. Aku akan mencoba untuk menolongmu dengan menyelidiki hal-hal yang tadi kau katakan. Hal yang membuat jiwamu tidak ingin kembali ke sisi suami dan juga anak-anakmu!" ucap Deka meminta kepada Angel untuk tetap bertahan sampai dia menemukan kebenaran yang ingin didapatkan oleh Angel.


Angel membutuhkan sebuah alasan ketika dia kembali kepada wadagnya yang saat ini masih berada di ruang ICU dan sedang menghadapi operasi.


" Baiklah. Aku akan menunggumu di sini. Cepatlah kau cari kebenaran yang ingin aku ketahui. Kalau tidak aku akan segera pergi mengikuti bayangan hitam itu!" ucap Angel sambil menatap bayangan hitam yang sejak tadi terus mengikutinya.


Deka merinding melihat bayangan itu dia pun kemudian berpamitan kepada Angel untuk bicara dengan Mario.


Angel menatap suaminya yang sekarang beranjak dari tempat duduknya. Mario kemudian meninggalkan semua keluarga mereka yang sedang menunggu Angel di ruang ICU dan menemui Deka yang mengajak dirinya untuk bertemu.


" Ada apa? Kenapa kau tiba-tiba ingin bicara denganku?" tanya Mario tampak tidak bersemangat untuk bertemu dengan Deka.


dekat terus menatap Angel yang masih memperhatikan mereka berdua dari kejauhan.


Roh Angel yang begitu terang dan nampak sinar biru yang menaunginya.

__ADS_1


" Aku hanya mendapatkan permintaan tolong dari sebuah roh yang saat ini sedang bingung dan butuh jawaban!" ucap Deka sambil melirik sekilas kepada Mario yang bingung dan tidak mengerti apa yang dia katakan.


Mario mengerutkan keningnya kemudian mengedikkan bahunya tanda dia tidak paham.


" Baiklah aku akan menjelaskan semuanya kepadamu. Sekarang duduklah dengan tenang. Aku akan membukakan mata batinmu sehingga kau bisa melihat seseorang yang saat ini sedang bingung untuk memutuskan akan pergi ataukah menetap!" ucap Deka.


Mario malah tambah bingung mendengarkan perkataan Deka yang benar-benar sangat misterius baginya.


" Tolong kau jangan berputar-putar seperti itu. Katakanlah langsung! Aku sedang tidak punya banyak waktu untuk bermain-main denganmu!" ucap Mario dengan nada baritonnya karena Mario sudah mulai kehilangan kesabaran.


Deka menarik nafasnya semakin dalam. Dia kemudian mendekati Mario bersiap untuk membuka mata batin Mario agar bisa melihat roh Angel yang sekarang semakin mendekat kepada mereka.


" Apakah kau ingin bertemu dengan roh istrimu?" tanya Deka dengan pelan.


Mario tersentak kaget mendengarkan pertanyaan Deka yang aneh baginya.


" Apa maksud perkataanmu? Bukankah aku sudah bilang padamu? Langsung saja dan tidak usah berbelit-belit!" ucap Mario mulai kesal kepada Deka.


Mario merasa bahwa saat ini Deka sedang bermain-main dengannya. Oleh karena itu Mario merasa sangat kesal dan jengkel kepada kekasih baru adiknya.


" Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku huh? Apakah kau ingin bertemu dengan roh istrimu? Lihatlah dia sekarang sudah ada di sampingmu!" Deka pun sudah mulai kehilangan kesabaran mendengarkan semua komentar dari Mario yang seperti tidak percaya kepadanya.


" Maksud kamu?" tanya Mario panik.


Angel kemudian bicara kepada Deka dan meminta kepada pemuda itu untuk membantu membukakan mata batin suaminya agar dia bisa bicara dengan Mario.


Deka pun kemudian mendekati Mario dan mulai membuka mata bathin Mario agar bisa bicara dengan Angel.


Angel merasa bahwa dia harus bicara langsung kepada suaminya untuk sebuah keyakinan yang akan dia jadikan dasar untuk keputusannya akan menetap ataukah pergi.


Mario sebetulnya masih bingung ketika Deka mendekatinya dan menolong dia untuk bisa membuka mata bathinnya. Tetapi ketika Mario membuka matanya dia bisa melihat Angel yang saat ini sedang berdiri di sampingnya dan menatapnya dengan sendu.


" Kalian bicaralah berdua. Aku akan ke sana dan tidak akan mengganggu pertemuan kalian!" Deka menepuk bahu Mario saat dia pergi meninggalkan mereka berdua.


Deka mau memberikan semangat kepada laki-laki yang saat ini sedang kaget dan terkejut melihat roh istrinya yang sedang menatap dirinya.

__ADS_1


" Sayang kau ada di sini?" tanya Mario dengan penuh tanda tanya.


Angel mengangguk pelan, kemudian Angel duduk di sebelah Mario yang langsung menoleh kepadanya.


Mario berusaha untuk menggenggam telapak tangan Angel. Tetapi Mario menemukan sebuah kenyataan bahwa dia tidak bisa menyentuh Angel sama sekali.


Hanya rasa dingin yang dirasakan oleh Mario ketika dia menyentuh telapak tangan Angel yang hanya berbentuk bayangan putih yang diselimuti dengan sinar biru yang menyilaukan mata Mario.


" Apa kabarmu sayang?" tanya Angel tersenyum miris menatap suaminya yang seperti tidak percaya bahwa dia saat ini sedang berhadapan dengan roh sang istri.


" Aku tidak baik sayang. Aku dan semuanya sedang menunggumu untuk bangun dan kembali ke sisi kami. Sayang! Kembalilah, Aku mohon! Sayang jangan kamu hukum kami lagi semakin lama. Cukup semua itu sayang. Aku sudah menyadari semua kesalahan kami!" ucap Mario dengan berderai air mata.


" Aku ingin bertanya padamu Mas. Apakah benar kalau anaknya ada di dalam kandungan Rossa adalah anakmu?" tanya Angel sambil menatap lekat manik Mario yang begitu terkejut mendengarkan pertanyaan itu.


" Bukan! Anak itu bukan anakku! Aku akan buktikan kalau anak itu bukan milikku!" ucap Mario dengan penuh percaya diri sambil menggenggam telapak tangan Angel yang tidak mampu dia sentuh.


Hati Mario mencelos seketika ketika dia menyadari bahwa saat ini dia sedang berbicara dengan sebuah roh yang tidak akan pernah mampu dia sentuh.


" Tetapi benar kan Mas? Kalau kau memang tidur dengan dia?" tanya Angel lagi. Suaranya sangat lirih dan bergetar.


Mario tahu bahwa saat ini Angel sedang sedih karena mengetahui hal tersebut dan itu pasti sangat menyakiti hati istrinya.


" Saat itu aku dijebak sayang. Kau ingatkan? Waktu aku bercerita padamu bahwa ada nomor asing yang menghubungiku yang mengatakan bahwa kau sedang dalam bahaya?" tanya Mario lagi.


Angel mengangguk dan membenarkan apa yang dikatakan oleh Mario.


" Jadi benar kalau Rossa dan Mama Andien yang sudah menjebakmu untuk masuk ke dalam perangkap mereka untuk memisahkan kita berdua?" tanya Angel pedih.


Perasaan ketika memikirkan Mario tidur bersama dengan Rossa. Hal itu benar-benar telah membunuh perasaan Angel dalam kesedihan yang teramat dalam.


Mario merasa teriris hatinya ketika melihat buliran air mata yang menetes di kelopak mata Angel, wanita yang sangat dia cintai.


" Aku akan pergi Mas. Tolong kau jaga Bryan dan Steven. Maafkan aku Mas, karena aku membawa putri kita yang saat ini bersamaku. Dia yang akan menemaniku di alam lain!" ucap Angel tampak tersenyum kepada Mario.


Mario yang terkejut mendengarkan perkataan Angel seketika Dia bangkit dan bersimpuh di telapak kaki Angel.

__ADS_1


" Aku mohon sayang! Jangan tinggal kan aku! Aku tidak akan sanggup hidup tanpamu! Kembalilah sayang! Apa kau tega dengan putri kita yang ada dalam kandungan kamu? Aku tidak akan pernah mengikhlaskan kepergianmu sayang! Tidak akan!" ucap Mario mulai histeris sehingga mengundang perhatian keluarga yang lain.


Deka kemudian mendekati Mario yang sudah semakin tidak bisa dikendalikan. Mario terus menangis begitu sedih. Deka menatap Angel sambil terus menggelengkan kepala. Kecewa sekali dengan Angel.


__ADS_2