Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
54. Keputusan Angel


__ADS_3

Angel turun dari truk yang sudah berhasil membawanya keluar dari perkebunan teh milik keluarga Mario ketika mobil itu berhenti di sebuah mall untuk memasukkan produk mereka ke mall itu.


Dengan hati-hati Angel turun dari truk agar tidak diketahui oleh siapapun.


Setelah berhasil keluar dari truk, Angel kemudian langsung menyetop taxi untuk dia pergi ke kediaman keluarga Bagaskara.


" Aku harus segera mengatakan kepada kedua orang tuaku. Untuk membatalkan pernikahan kami berdua Aku tidak akan membiarkan mereka berhasil mendapatkan apa yang mereka inginkan! Aku tidak akan membiarkan Mario menguasai perusahaan yang sudah susah payah di bangun oleh Papa Bayu!" ucap Angel sambil menatap jalanan yang begitu ramai hatinya saat ini benar-benar sangat sedih setelah mengetahui apa yang terjadi dalam hubungan nya bersama Mario. Angel menangis sedih.


" Apakah anda baik-baik saja Nona?" tanya sopir taksi ketika dia melihat Angel yang tampak terisak dalam tangis.


Mendengarkan pertanyaan sopir taksi itu, Angel pun sadar bahwa dia telah melakukan sesuatu yang bodoh karena menangisi seorang Mario yang tidak memiliki cinta yang tulus untuknya.


" Tidak pak, saya baik-baik saja. Maaf karena sudah mengganggu perjalanan ini!" ucap Angel sambil menghapus air matanya dan berusaha untuk bersikap tegar di hadapan orang lain.


' Ya Tuhan kalau aku meninggalkan Mario. Bukankah itu artinya balas dendamku terhadap nama Andini dan juga Tasya gagal total? Tetapi kalau aku memaksakan diri untuk bersama dengan Mario, hatiku pun tidak akan sanggup menjalani itu semua. Karena aku tidak mau kalau sampai perusahaan Papa Bayu akhirnya direbut oleh mereka dengan mengatasnamakan aliansi pernikahan!' Angel benar-benar berada dalam dilema saat ini antara melanjutkan dan berhenti yang semuanya memiliki resiko masing-masing dan keduanya sama-sama tidak sanggup Angel dihadapi.


Begitu sampai di Mansion keluarga Bagaskara Angel langsung turun setelah membayar uang taksinya.


" Apakah mama ada di rumah?" tanya Angel kepada pembantu yang ada di rumah itu ketika dia mengerjakan kakinya di kediaman utama keluarga Bagaskara.


" Nyonya ada di taman belakang bersama dengan Tuan besar Bayu dan juga tuan muda Dion!" ucap sang pembantu sambil tersenyum kepada Angel.


Setelah mengucapkan terima kasih, Angel pun langsung berlari ke taman belakang untuk bertemu dengan keluarga yang sangat dia sayangi selama ini.


" Akhirnya Kakak pulang juga. Kau dari mana saja Kak? Ya ampun! Kami mencarimu dari kemarin tahu gak sih?" tanya Dion ketika dia melihat Angel yang mendekat kepada mereka.


Angel langsung berlari ke pelukan Ibunya dan menangis di sana.


Mereka pun tampak terkesiap,ketika melihat Angel yang tiba-tiba saja menangis. Tidak seperti biasanya.


" Ada apa kamu Sayang? Kenapa kau pulang-pulang langsung menangis begini?" tanya Tasya sambil mengelus rambut Angel dengan penuh kasih sayang.


Bayu mendekati Tasya dia pun merasa khawatir dengan Angel.


" Apakah ada masalah? Katakanlah kepada kami. Siapa tahu kami bisa membantumu!" ucap Bayu dengan penuh perhatian.


Bayu sangat menyayangi Angel seperti putrinya sendiri. Dia sudah tidak nerasa tersaingi lagi dengan kehadiran Angel dalam kehidupan mereka. Apalagi Bayu melihat bahwa Dion sangat menyayangi Angel dan keduanya saling memiliki perasaan bersaudaraan yang begitu kuat. H itulah yang membuat Bayu akhirnya terketuk pintu hatinya dan menerima Angel 100% masuk ke dalam keluarga Bagaskara.

__ADS_1


" Pah, mah. Ternyata keluarga Dirgantara mengikat aliansi pernikahan dengan keluarga kita adalah karena mereka sedang mengincar perusahaan kita agar menjadi bagian dari perusahaan mereka! Mereka ingin merebut perusahaan kita Pah! Mereka tidak tulus untuk mengajukan aliansi pernikahan itu bersama kita, hiks hiks!" ucap Angel dengan air mata yang mengalir di pipinya.


" Semua aliansi pernikahan itu ya seperti itu sayang. Karena ada kepentingan di dalamnya. Hal itu sangat biasa dalam pernikahan bisnis. Bagi Papah yang penting kedua belah pihak memiliki perjanjian yang jelas, sehingga tidak merugikan satu sama lain. Kau jangan khawatir sayang. Papa pasti bisa melindungi perusahaan kita dari niat jahat keluarga Dirgantara!" ucap Bayu sambil memeluk Angel yang masih terisak dalam tangisnya.


" Benar Kak! Tenang saja. Dion juga tidak akan mungkin merelakan Perusahaan kita di bawah kendali mereka. Dion juga sudah menyiapkan poin-poin penting yang akan mengikat keluarga kita dengan mereka tanpa harus memberikan kerugian pada perusahaan kita sedikit pun!" ucap Dion sambil tersenyum kepada Angel.


" Kamu tenang saja sayang. Kamu cukup menjalani pernikahan itu dengan tenang dan baik. Jalankan kewajibanmu sebagai seorang istri. Setelah kau memiliki Putra dan menjadi pewaris dari keluarga Dirgantara, maka semuanya akan berada di dalam kendali kita!" ucap Bayu sambil tersenyum kepada Angel yang masih belum mengerti dengan maksud dari aliansi pernikahan yang sudah dibentuk oleh keluarga mereka dengan keluarga Dirgantara.


" Keluarga kita saat ini sudah maju dan berkembang. Kita tidak perlu Pah, untuk melakukan aliansi pernikahan konyol ini yang jelas-jelas sangat beresiko tinggi untuk kehancuran Perusahaan kita! Aku tahu Mario Dia adalah orang yang sangat ambisius dan selalu menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan apa yang dia inginkan!" ucap Angel merasa kesal ketika dia mengingat kembali apa yang dikatakan oleh Mario ketika terakhir kali melihat Mario di kamar mandi.


" Tunggu dulu sayang. Katakan dulu kepada kami, ke mana kau sama 3 hari ini huh? Kau pergi menghilang tanpa kabar!" tanya Tasya sambil menggenggam tangan putrinya yang langsung gelagapan.


Angel kemudian menceritakan kejadian ketika Mario membawanya dengan paksa untuk pergi ke villa miliknya yang ada di Puncak. Bagaimana Mario membujuknya untuk menemani dia menyelesaikan permasalahan yang ada di perkebunan teh miliknya.


" Angel kira Mario sudah menghubungi Papa dan Mama di sini," ucap Angel.


" Tidak ada yang menghubungi kami di sini sayang. Makanya kami sangat khawatir dengan keadaanmu. Bahkan Kami sampai mengirimkan beberapa detektif untuk mencarimu!" ucap Bayu.


Angel menarik nafasnya dalam-dalam dia menatap Dion yang tampak emosi.


Angel terus menetap adik tirinya yang selama ini selalu memperhatikan dan juga peduli kepadanya.


Sungguh Angel benar-benar merasa dicintai di keluarga itu. Aalaupun Ayah tirinya seseorang yang kaya dan raya, memiliki banyak perusahaan. Tetapi dia selama ini selalu memperlakukannya dengan begitu baik. Berbeda ketika dia tinggal di kediaman ayahnya yang selalu diperlakukan buruk oleh ibu tirinya dan juga saudara tirinya yang sangat jahat.


" Mah, Pah! Apakah boleh kalau kita membatalkan saja pertunangan itu? Angel benar-benar tidak mampu untuk melanjutkan acara pernikahan itu lagi. Jujur setelah mengetahui niat Mario hanya untuk bisa menguasai Perusahaan kita, hatiku benar-benar sakit Pah!" ucap Angel dengan amarah yang membuncah di dadanya.


Tampak Bayu sangat frustasi dan terus menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkannya dengan kasar. Seperti pusing memikirkan tentang rencana pernikahan antara Angel dan Mario yang sepertinya harus diikhlaskan karena melihat Angel yang benar-benar merasa menderita dengan rencana pernikahan itu.


" Apakah kau yakin kalau kau ingin membatalkan rencana pernikahan itu?" tanya Bayu sekali lagi.


Angel mengangguk dengan pasti. Karena saat ini hatinya benar-benar tidak bisa menerima, setelah mengetahui niat busuk Mario di belakang rencana pernikahan mereka.


' Biarlah aku lepaskan dendamku terhadap Mama Andien dan Rossa. Biarkanlah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tapi yang jelas, aku tidak akan pernah rela kalau sampai keluargaku hancur gara-gara laki-laki brengsek itu!' Angel sudah bertekad untuk benar-benar melepaskan Mario dalam hidupnya dan akan pergi ke Australia untuk melanjutkan kuliahnya.


Angel memutuskan akan membantu Bayu untuk memimpin perusahaan ayah tirinya yang ada di sana yang ditinggalkan oleh Bayu. Karena sekarang kedua orang tuanya pindah ke Indonesia untuk mengikuti Dion yang ingin menetap di Indonesia.


" Kalau kau memutuskan untuk melanjutkan kuliahmu di Australia, Papa tidak masalah sama sekali. Papa akan mengatur itu semua dan kebetulan di sana kau bisa mengurus perusahaan kita juga. Untung saja papa kemarin belum mengangkat CEO baru di sana kau bisa mengisi posisi itu sayang!" ucap Bayu sambil mengulas senyum kepada Angel.

__ADS_1


" Kau benar sayang. Kebahagiaanmu jauh lebih penting untuk kami. Biarlah kita melepaskan aliansi pernikahan dengan keluarga Dirgantara. Karena kami tidak mau melihat senyummu menghilang karena merasa menderita dalam pernikahan yang tidak kau inginkan! Besok Papa akan mendatangi perusahaan Dirgantara dan memutuskan pertunangan kalian berdua!" ucap Bayu dengan mantap.


Setelah diskusi yang sangat melelahkan, Angel pun kemudian memutuskan untuk kembali ke apartemennya. Karena dia akan bersiap untuk segera pergi ke Australia dan mengurus kembali kuliahnya yang kemarin dia tinggalkan karena harus mengikuti Dion ke Indonesia.


" Kau tinggal saja di sini sayang. Yang Papa khawatirkan kalau sampai nanti Mario mencarimu ke apartemen. Bukankah kau tadi bilang kalau kau kabur dari villa Mario?" tanya Bayu sambil menatap Angel yang mulai berpikir kembali untuk pergi ke apartemen miliknya.


" Papa benar juga. Baiklah Angel akan tidur di sini. Biar nanti Dion saja yang mengambil barang-barangku untuk aku pergi ke Australia secepatnya." Angel pun kemudian masuk ke dalam kamar miliknya yang berada di dalam rumah itu.


Setelah berada di dalam kamar sendirian. Baru terasa hati Angel yang begitu kosong dan hampa setelah keputusannya untuk meninggalkan Mario.


" Tidak apa-apa Angel! Awalnya pasti sakit, tetapi Kau pasti bisa melewati semua ini. kau kuatlah! Kau tidak boleh dijadikan alat oleh Mario dan keluargany untuk menghancurkan keluarga yang sudah begitu baik padamu selama ini. Keluarga yang sudah mau menerimamu dan memperlakukanmu sebagai manusia!" ucap Angel berusaha untuk mensugesti dirinya sendiri agar bisa kuat menerima keputusan yang sudah dia buat walaupun hatinya saat ini benar-benar sakit dan bagaikan terhiris ribuan sembilu.


Angel kembali mengingat saat-saat kebersamaannya dengan Mario yang terasa begitu manis. Dia juga merasa sedih karena dia harus kehilangan persahabatannya bersama dengan Catherine.


" Aaaaaaaaa!" Angel berteriak sekencangnya untuk melepaskan emosi yang ada di dalam hatinya.


Tasya yang ada di depan pintu kamarnya tampak merasa prihatin melihat keadaan putrinya yang seperti yang sangat frustasi memikirkan tentang perusahaan mereka dan juga rencana pernikahannya dengan Mario.


" Ketika aku sudah mulai bisa membuka pintu hatiku, ketika aku sudah mulai bisa menerima rencana pernikahan itu. Kenapa kau harus menghancurkan hatiku seperti ini Mario?" Isak Angel dalam tangisnya.


Sementara itu Tasya dan Bayu saat ini berada di dalam kamarnya. Mereka tampak serius mendiskusikan masalah yang terjadi antara Mario dan Angel.


" Pah tampaknya Angel benar-benar mencintai Mario. Kalau dia tidak mencintai Mario, tidak mungkin dia merasa terganggu dengan rencana Mario yang ingin menghancurkan Perusahaan kita. Papa bisakah kalian mendiskusikan kembali masalah pernikahan itu? Mama benar-benar tidak tega melihat penderitaan Angel sekarang!" ucap Tasya sambil memeluk tubuh suaminya dengan erat.


" Papa tahu kalau Mario dan Angel memiliki hubungan sebelum kita memberikan option rencana aliansi pernikahan itu. Bukankah dulu Angel yang pertama kali memperkenalkan Mario sebagai pacarnya?" tanya Bayu kepada Tasya.


" Apa benar sepertinya memang Angel memiliki hubungan khusus bersama Mario sebelum adanya rencana pernikahan ini. Ada kemungkinan Angel Memang benar-benar mencintai Mario. Tetapi masalahnya di sini adalah Mario yang ternyata hanya memanfaatkan perasaan Angel demi kepentingan perusahaan dan keluarganya." ucap Tasya tampak pusing memikirkan masalah putrinya.


" Masalah percintaan antara dua insan yang sedang bercinta. Biarkanlah mereka yang menyelesaikannya. Kita sebagai orang tua cukuplah mendukungnya saja. Kalau memang Angel memutuskan untuk meninggalkan kisah cintanya dengan Mario. Sebaiknya kita mendukung saja Mah. Kalau kita memaksa takutnya malah akan terjadi hal yang tidak baik di dalam rumah tangga mereka!" ucap Bayu.


" Apakah Papa tidak masalah kalau kita harus kehilangan rencana aliansi pernikahan itu? Pasti akan banyak kerugian perusahaan karena harus mengganti pelanggaran kontrak dan juga pinalti," ucap Tasya merasa sedih.


" Tidak masalah Papa membayar penalti Itu sayang, demi kebahagiaan Angel. Kita tidak bisa melemparkan Angel ke dalam api yang hanya akan membuatnya menderita!" ucap Bayu sambil mengecup bibir istrinya yang sangat dia cintai.


" Sudahlah! Ayo kita tidur sayang. Karena besok Papa harus bertemu dengan keluarga Dirgantara untuk merediskusikan semua ini!" ucap Bayu.


Mereka berdua pun kemudian memutuskan untuk tidur dan dalam waktu sekejab, keduanya sudah terlelap dalam tidurnya. Karena memikirkan masalah yang berat itu benar-benar menghabiskan banyak energi.

__ADS_1


__ADS_2