Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
91. Melati


__ADS_3

Dia tahu kalau Dion sedang marah saat ini, walaupun dia tidak tahu Dion sedang marah kepada siapa.


Wanita muda yang bernama Melati itu dia kemudian keluar dari club malam dan langsung menuju ke rumah sakit untuk mengurus biaya administrasi ayahnya yang saat ini sedang dirawat saat ini di rumah sakit karena penyakit jantung dan sedang membutuhkan biaya untuk operasi.


" Ya Tuhan! Semoga saja Tuan itu benar-benar akan mengirimkan uang untuk biaya operasi ayahku! Aku benar-benar membutuhkan uang itu. Aku janji Tuhan, setelah semuanya beres. Aku akan mengganti uangnya dengan cara mencicil kepada Tuan baik hati itu!" doa Melati yang sedang merasa sangat sedih karena melihat ayahnya masih terbaring lemas di rumah sakit.


Setelah memasukkan semua uang yang dia terima dari Dion ke bagian administrasi sebagai jaminan untuk operasi sang ayah, Melati pun kemudian melangkahkan kakinya untuk kembali ke kontrakan yang tidak terlalu jauh dari rumah sakit tempat ayahnya di rawat sekarang.


Sudah hampir 2 bulan ayahnya Melati berada di rumah sakit semua uang yang dimiliki oleh keluarganya sudah habis lulus hanya untuk mengobati penyakit sang ayah yang tak kunjung sembuh.


Melati rela kehilangan rumah, mobil, bahkan semua yang di miliki keluarganya demi pengobatan ayahnya. Walaupun sampai saat ini belum menunjukkan hasil yang signifikan. Tetapi setidaknya ayahnya sampai hari ini masih hidup dan masih bersama dengannya.


Setelah selesai mandi dan mengganti pakaiannya Melati kemudian membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Membahayangkan kembali kegiatan panasnya bersama Dion yang baru pertama kali dia lakukan bersama seorang pria asing.


Jika bukan karena terpaksa, dia juga tidak akan pernah mau melakukan itu semua. Temannya yang bekerja di club malam itu, dia yang mengatakan kepada Melati kalau dia bisa mendapatkan uang banyak, setelah dia menjual keperawanannya kepada salah satu pengusaha sukses yang kaya raya yang selalu mencari perawan di dalam petualangan mereka menjelajahi dunia malam.


" Dia sedang marah, entah apa yang membuat dia marah malam itu. Tapi aku bisa rasakan kalau dia laki-laki yang baik. Buktinya dia mau memberikan uang yang begitu banyak padaku, hanya karena aku ternyata masih perawan. Padahal tidak ada perjanjian kalau dia akan memberikan uang banyak untukku!" monolog melatih sambil tersenyum sendiri ketika dia membayangkan tentang Dion yang malam itu begitu tampan dan juga menawan.


Tampaknya Melati telah jatuh cinta kepada sosok Dion yang telah menjadi pria pertama yang menyentuh tubuhnya malam itu.

__ADS_1


Setelah hampir subuh tiba, Melati baru bisa tidur. Karena otaknya tidak singkron dengan tubuhnya. Walaupun tubuhnya lelah, tetapi otaknya tetap saja membayangkan sentuhan dan cumbuan Dion ke atas tubuhnya.


Ada selasar aneh yang hadir di hati Melati saat dia membayangkan kembali wajah Dion yang berwajah paripurna dan sangat menawan hati bagi Melati yang masih lugu dan naif Karena itu kali pertama dia terjun ke dunia malam karena keterpaksaan semata.


Sejujurnya baru pertama kali Melati bertemu dengan laki-laki setampan dan sesempurna Dion. Ketampanannya yang hakiki telah menawah hati Melati yang sudah tak suci lagi sejak tadi malam karena perbuatan Dion.


Walaupun Dion tidak membayarnya malam tadi, tampak nya Melati akan tetap rela dirinya tidur dengan pria sehebat Dion yang bagi Melati hanya ada di dalam negeri dongeng impiannya saja.


Setelah puas berkhayal tentang Dion, Melati kemudian masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya. Banyak kiss mark di tubuhnya yang mulus yang di tinggalkan oleh Dion yang menjadi saksi sejarah, bahwa kejadian tadi malam bukanlah mimpi melatih tetapi sebuah kenyataan yang harus diterima olehnya bahwa sekarang dia sudah tak sesuci bunga Melati sesuai namanya.


" Ya Tuhan ampunilah aku yang sudah berbuat dosa. Demi mendapatkan uang untuk menyembuhkan ayahku yang sedang sekarat di rumah sakit!" tanpa terasa air mata melati mulai berderai di pipinya. Ketika dia kembali mengingat tentang sesuatu yang salah yang telah dia lakukan bersama Dion.


" 500 juta?" mata melatih melotot sempurna ketika dia melihat nominal yang tertera di dalam notif tersebut yang masuk ke dalam nomor rekeningnya.


" Ya ampun! orang gila mana yang telah mengirimkan uang sebanyak ini ke dalam rekening ku?" tanya Melati terkejut dan tidak percaya dengan penglihatannya sendiri.


Ketika Melati membuka pesan whatsapp-nya, dia melihat ada nomor baru masuk.


" Katakan padaku kalau uang itu masih kurang. Aku akan mengirimkan lagi untuk kamu. Obatilah ayahmu sampai sembuh!" Melati membaca kembali pesan itu berulang-ulang dan mencoba mengingat nomor siapakah itu gerangan.

__ADS_1


Jantung Melati berdebar sangat kencang ketika dia melihat foto profil nomor yang mengirimkan pesan tersebut.


" Dion Bagaskara?" tanya Melati ketika dia membaca name tag yang ada dalam nomor tersebut.


" Namanya bagus sekali ya Allah. Seindah prilaku dia yang rela memberikan banyak uang pada orang yang membutuhkannya! Semoga hidup dia selalu di limpahi kebahagian. Aku berjanji mulai saat ini, aku tidak akan pernah menginjakkan kakiku di klub malam lagi. Dia adalah laki-laki pertama dan terakhir yang akan menyentuh tubuhku!" janji Melati sambil senyum manis terukir di wajah polosnya yang manis walaupun tanpa make up sekalipun.


" Katakan padaku, bagaimana kondisi ayah kamu sekarang? Apakah dia sudah kamu daftarkan untuk operasi?" satu pesan lagi masuk ke dalam ponsel Melati.


Dengan tangan gemetar, Melati berusaha untuk mengetikkan pesan untuk Dion. Akan tetapi jantungnya yang berdebar sangat kencang benar-benar tidak membantu dia.


" Terimakasih Tuan atas kebaikan Anda, saya berjanji tidak akan pernah menginjakkan kaki saya di club malam lagi, saya janji, hanya Anda yang pernah menyentuh tubuh saya dan tidak akan saya ijinkan orang lain menyentuh saya lagi!" tanpa sengaja jari Melati kepleset mengirimkan pesan itu yang akhirnya dia sesali kemudian.


" Ya ampun Melati bodoh! Dia tidak bertanya tentang itu! Eh, dia bertanya tentang ayahmu!" rutuk Melati malu sekali dengan dirinya sendiri karena sudah teledor menjawab SMS dari Dion tidak sesuai dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Dion.


Sementara itu Dion yang saat ini sedang membaca pesan yang dikirimkan oleh Melati dia tampak tersenyum senang dengan ke polosan Melati yang telah menyentuh sisi sensitif dalan dirinya.


Dion akui sejak dia bergaul dekat dengan Susan dirinya tampak tidak manusiawi. Dirinya selalu memandang segala sesuatu dengan sarkasme dan berpikiran negatif terus. Karena Susan selalu menjejali otaknya dengan pikiran negatif yang da di kepala dia kepada Dion.


Susan jugalah yang selama ini selalu membisikkan kebencian di hati Dion kepada Catherine. Sehingga Dion selalu saja merasa kesal setiap kali melihat Catherine.

__ADS_1


Susan melakukan itu dengan maksud agar Dion membenci Catherine dan lebih mencintainya. Karena dia bermimpi untuk menjadi Nyonya Bagaskara yang kaya raya dan memiliki status tinggi di dalam sosial masyarakat high society yang sangat dia impikan untuk masuk ke dalam komunitas tersebut yang hanya ada dalam mimpinya.


__ADS_2