
Setelah sampai di Mansion, Mario langsung memeluk Angel yang masih terisak karena merasa sedih setelah ditolak oleh Bryan dan Steven sebagai ibu mereka.
Keindahan dan kemewahan Mansion yang akan mereka tempati sama sekali tidak bisa mengobati rasa sedih Angel karena ditolak oleh putranya sendiri.
" Aku adalah seorang ibu yang buruk sangat pantas kalau Steven dan Brian menolakku! Huhuhu!" ucap Angel menggugu dalam pelukan Mario.
Mario menarik tangan Angel untuk masuk ke dalam kamarnya agar bisa beristirahat.
" Besok aku akan mengajak mereka untuk kita berlibur ke Jepang. Sehingga kita bisa saling mengenal satu sama lain secara lebih dekat!" ucap Mario sambil tersenyum kepada Angel.
Angel merasa tersentuh hatinya ketika dia mendengarkan keinginan Mario yang mau berjuang untuk mendapatkan cinta dan pengakuan dari Putra mereka.
" Apakah kau adalah melepaskan kesempatan kita berbulan madu?" tanya Angel berusaha untuk mengetahui pikiran Mario.
Mario tersenyum melihat Angel yang berusaha menggodanya dengan pertanyaan ambigu.
" Walaupun kita berempat, kita masih tetap bisa berbulan madu sayang. Bukankah nanti kita akan membawa Baby Sitter mereka?" tanya Mario kepada Angel.
Angel terkejut mengenai rencana sang suami yang akan membawa Baby Sister putra mereka bersama dengan mereka melakukan perjalanan ke Jepang.
" Apakah kau serius akan mengajak Baby Sister juga?" tanya Angel masih tidak percaya dengan keinginan Mario.
Mario memeluk Angel dengan erat dia ingin sekali menghibur istrinya yang masih sedih mengenai Putra mereka.
Ini benar-benar sangat aneh bagi Mario, setelah pernikahan mereka berdua. Bahkan mereka belum melakukan hubungan apapun. Karena sejak kemarin pikiran mereka hanya fokus kepada si kembar.
__ADS_1
Bahkan berciuman pun belum dilakukan oleh keduanya sangking fokusnya mereka mengurus masalah Brian dan Steven.
" Ya sudah kita istirahat ya sayang? Besok aku akan mengurus perjalanan kita ke Jepang!" ucap Mario sambil mengecup kening Angel yang langsung menelusupkan wajahnya di dada bilang sama suami.
Angel sangat suka dengan aroma tubuh Mario yang begitu maskulin dan sangat menenangkan jiwanya.
" Apakah kau sudah tidur sayang?" tanya Mario ketika hampir setengah jam tidak ada pergerakan sama sekali dari angel.
Mario kemudian mengangkat wajah istrinya agar bisa berhadapan dengannya.
" Istriku sangat cantik sekali. Bahkan ketika tidur pun kamu terlihat seperti malaikat yang cantik dan menawan. Sayang, kamu benar-benar menggemaskan sekali!" ucap Mario Sambil mencoba hidung Angel yang sangat mancung.
Mario kemudian mencium bibir Angel yang sudah mulai terlelap. Kenakalannya mulai lagi. Angel bahkan sampai memicingkan matanya ketika dia merasakan sesuatu bergerak di atas tubuhnya yang kelelahan setelah seharian mondar-mandir mengurus pernikahan mereka berdua dan juga membujuk Steven dan Bryan agar mau tinggal bersama mereka.
Angel hanya bisa pasrah dengan semua yang dilakukan oleh Mario yang memang memiliki hak atas dirinya sebagai suaminya.
Setelah merasa puas, Mario pun langsung menggulingkan tubuhnya di samping Angel yang langsung memeluk tubuhnya dengan erat. atampak peluh keduanya mengucur deras setelah pertempuran yang seru di antara keduanya.
" Ayo kita tidur biar besok bisa bangun pagi-pagi! Siapa tahu masih sempat untuk kembali bertarung dan berjuang memberikan adik untuk si kembar!" ucap Mario dengan senyum nakalnya yang benar-benar membuat Angel kehabisan kata-kata.
Sementara itu Sulis yang mendapatkan kabar dari anak buahnya bahwa sekarang Mario sudah pindah ke Mansion pribadi bersama dengan Angel, dia benar-benar merasa sangat cemburu dan marah.
" Silakan kalian menikmati kebersamaan kalian. Sebentar lagi aku pasti akan merebut Mario dari sisimu Angel!" ucap Sulis sambil melemparkan gelas wine yang ada di tangannya untuk melampiaskan amarahnya.
Perasaan Sulis saat ini benar-benar sangat marah dan ingin sekali Dia segera menyusul Mario ke Mansion yang seharusnya ditinggali oleh dirinya dan Mario.
__ADS_1
Walaupun Sulis dan Mario tidak terikat hubungan kekasih ataupun hubungan yang terbilang spesial, tetapi Mario selalu saja memberikan apapun keinginan Sulis ketika mereka bersama dulu.
Bahkan Mario pernah menjanjikan akan memberikan mantion yang sekarang ditempati oleh Angel dan Mario kepada Sulis.
Mario memang terkenal sebagai laki-laki yang Royal dengan partner ranjangnya itulah yang membuat dia dijuluki sebagai Khasanah kelas kakap oleh lingkungannya di zaman dia masih suka berpetualang dengan para wanita cantik dan sexy yang siap melemparkan tubuh mereka ke dalam pangkuan Mario untuk fasilitas dan juga hadiah darinya.
Sulis menatap foto dirinya dan Mario saat dulu dirinya di ajak melihat mansion itu ketika Mario hendak membelinya. Foto mereka berdua yang ada di dalam ponselnya.
" Aku tidak menyangka kalau kau akan membawa Angel untuk tinggal di mansion itu! Padahal dulu ketika membelinya kau mengajakku. Kau sangat jahat Mario!" ucap Sulis sambil melemparkan kembali gelas yang ada di tangannya hingga pecah dan berhamburan di lantai.
Kenapa Sulis memburu begitu cepat kecemburuan dan juga sakit hati saat ini benar-benar mendominasi di dalam dirinya.
" Aku harus segera menemui Angel dan meminta kepada perempuan itu untuk meninggalkan Mario. Karena Mario selamanya hanya akan menjadi milikku!" Sulis yang sudah mulai mabuk gara-gara meminum wine hampir 2 botol. Dia sampai kehilangan keseimbangannya dan juga kehilangan kesadarannya.
Sementara itu Rossa yang saat ini sedang bersama dengan Thomas. Tampak menikmati Waktu mereka berdua dengan kegiatan yang panas membara.
" Apakah kau mau kalau aku melamar kepada ibumu?" tanya Thomas setelah selesai dengan kebutuhannya terhadap tubuh Rossa yang telah dia sewa selama satu minggu untuk menemaninya melakukan perjalanan bisnis ke Dubai.
Rossa menarik nafasnya dalam-dalam dan kemudian dia meninggalkan Thomas di atas ranjang menuju ke kamar mandi.
" Bukankah kau sudah memiliki istri dan anak Thomas? Apakah kau akan menjadikanku sebagai istri kedua?" tanya Angel di dalam bathtub dan mulai berendam dengan air hangat untuk merelaxkan tubuhnya yang lelah setelah di gempur habis-habisan oleh Thomas.
Pria bule memang berbeda gaya bercintanya di bandingkan pria lokal. Tetapi Angel menyukai mereka. Setidaknya dia merasa puas dan merasa dicintai oleh mereka.
" Memangnya apa bedanya dengan kau menjadi istri keduaku dan menjadi pelacur murahan seperti sekarang?" tanya Thomas yang langsung masuk ke dalam bathtub dan bergabung dengan Rossa yang tidak merasa tersinggung dengan ucapan Thomas. Rosa sadar betul siapa dirinya saat bersama para pria hidung belang itu.
__ADS_1