Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
51. Sungguh Kejam Sekali


__ADS_3

Mario kehabisan akal untuk membujuk Angel agar mau tetap di Villa bersamanya.


" Pokoknya kita harus pulang malam ini juga! Aku tidak mau berada di sini lagi. Apa kau tidak ingat nanti malam adalah malam Jumat Kliwon? Bagaimana kalau hantu itu datang dan menakut-nakuti kita? Aku benar-benar takut Mario. Please ayo kita pulang!" ucap Angel dengan wajah penuh permohonan.


Mario menarik nafasnya dalam-dalam. Sangat sulit sekali berkomunikasi dengan Angel kalau dia sudah bersikeras seperti itu. Tetapi masalahnya di perkebunan pun tidak bisa ditunda untuk diselesaikan. Permasalahan di kebun benar-benar urgent dan harus mendapatkan penanganannya secara tepat.


Selama hampir 15 menit Mario hanya memijat pelipisnya yang terasa sangat pusing.


" Aku akan pulang sendiri, kalau kau tidak bisa mengantarkanku, kalau kau masih ingin di sini tidak apa-apa. Tapi aku akan pulang sendiri. Ok?" tanya Angel dengan memasang puppy eyesnya yang membuat Mario menjadi gemas karenanya.


" Dengarkan Aku sayang. Sekarang aku harus menyelesaikan masalah di perkebunan dulu, baru kita berdua bisa kembali ke Jakarta! Sayang, aku yang membawamu kemari. Jadi aku juga yang akan bertanggung jawab untuk mengembalikan mu kepada kedua orang tuamu. Ayolah sayang! Kau tolonglah aku. Jangan kau buat aku menjadi seorang laki-laki yang tidak bertanggung jawab dengan kau pulang sendiri ke Jakarta. Aku akan kehilangan kredibilitasku sebagai seorang laki-laki sejati di kedua orang tuamu dan juga keluarga besarmu kau sampai melakukan itu sekarang. Aku mohon Sayang! Tolong kau mengertilah status dan situasiku!" ucap Mario berusaha untuk membujuk Angel.


Angel tampak berpikir sejenak kemudian dia pun mendekati Mario.


" Baiklah aku akan membantumu untuk menyelesaikan masalahmu di perkebunan. Tapi setelah itu kau harus janji kalau kita harus segera kembali ke Jakarta!" ucap Angel dengan wajah serius menatap Mario.


Mario yang sebenarnya menginginkan kebersamaan mereka di villa itu yang akan membuat mereka bisa saling mengenal satu sama lain tetapi gara-gara Sulis yang sudah menceritakan tentang hantu anak kecil yang ada di villa itu membuat Angel menjadi ketakutan dan memaksa Mario untuk kembali ke Jakarta.


' Aku harus bertemu dengan Sulis dan memberikan pelajaran kepada wanita itu. Dia benar-benar sudah memberikan kepusingan kepadaku dengan lancang bercerita tentang hantu di villa ini. Entah hantu siapa yang dia ceritakan, benar-benar wanita yang lancang!' batin Mario merasa sangat gemas terhadap wanita bernama Sulis.


" Kau janjikan? Setelah aku membantu permasalahan perkebunanmu kita akan segera kembali ke Jakarta?" tanya Angel kembali berusaha untuk mendapatkan kepastian dari Mario.

__ADS_1


Mario hanya bisa mengganggu pasrah dengan apa yang diinginkan oleh Angel kan ada sadar bahwa Angel bukanlah seorang wanita yang bisa dipengaruhi begitu saja.


" Baiklah sayang. Sebaiknya kau masuklah ke dalam rumah. Aku ada sesuatu yang harus diurus dulu, kau bisa nonton televisi atau melakukan hal-hal yang kau sukai. Aku pergi dulu ya!" ucap Mario sambil mengecup bibir Angel sebelum dia meninggalkan tunangannya sendirian di villa.


Angel yang merasa bahwa raut muka Mario benar-benar aneh. Dia pun kemudian mengikuti Mario. Angel ingin mengetahui urusan apa yang ingin di selesaikan oleh tunangan tampannya itu.


Mario yang saat ini sedang marah dan kesal kepada Sulis. Dia berniat untuk menegur Sulis untuk tidak usah melakukan hal-hal seperti itu lagi. Karena itu benar-benar membuatnya sekarang pusing kepala.


" Mau apa Mario mendatangi para pekerja itu? Astagfirullah, Lihatlah! Sekarang dia menarik perempuan yang tadi menceritakan tentang hantu padaku. Ini benar-benar aneh ada hubungan apa Mario dengan gadis itu?" rasa penasaran yang ada di dalam hati Angel membuatnya nekat untuk terus mengikuti Mario dan Sulis yang sekarang pergi menjauh dari tempat para pekerja lainnya.


Dengan mengendap-ngendap Angel terus mengikuti Mario dan kemudian dia pun memasang telinganya lebar-lebar untuk bisa mendengarkan semua percakapan yang terjadi antara Mario dan Sulis.


" Apa sih yang mereka bicarakan? Kenapa Mario tampaknya marah sekali kepada wanita itu? Aneh sekalu! Aku harus lebih mendekat agar bisa mendengarkan percakapan mereka dengan jelas. Aku tidak mau mati penasaran seperti ini!" Angel pun kemudian berusaha semakin mengendap-ngendap dan semakin mendekatkan dirinya kepada Mario dan Sulis yang sekarang sedang bersitegang.


" Dia adalah tunanganku aku punya hak untuk membawa dia kemari. Lagi pula hubungan kita berdua hanyalah saling membutuhkan satu sama lain. Dan kita tidak ada hubungan yang lebih daripada itu. Kau tidak mempunyai hak untuk mengatur hidupku! Dengarkan aku Sulis! Kalau sekali lagi kau berbicara aneh-aneh dengan tunanganku, maka akan kupastikan kau menyesal seumur hidup!" ucap Mario dengan menatap tajam kepada Sulis gemetar ketakutan melihat amarah yang begitu besar di mata Mario.


" Tapi aku sangat mencintaimu dan aku menginginkanmu untuk menjadi milikku. Kenapa kau tidak bisa mengerti perasaanku Mario?" ucap Sulis dengan mata berkaca-kaca.


Angel sangat terkejut mendengarkan Sulis mengatakan hal-hal seperti itu kepada Mario yang sekarang berstatus sebagai tunangannya.


" Cih! Kau tidak usah bermimpi untuk menjadi istriku Sulis! Karena di mataku kau hanyalah seorang pelacur yang bertugas untuk menghangatkan kasurku di saat aku merasa kedinginan berada di tempat ini. Kau harus ingat aku selalu membayarmu setiap kali menggunakan tubuhmu. Hubungan kita hanya sampai di situ dan kau tidak berhak untuk meminta balasan apapun selain uang yang sudah kau terima!" ucap Mario sambil menekan rahang Sulis dengan kedua tangannya. Tampak sekali Mario benar-benar marah dan tidak lagi bisa mentolerir semua kelakuan Sulis yang sudah membuatnya merasa pusing.

__ADS_1


Angel menutup mulutnya dengan kedua tangan. Angel merasa terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Mario yang mengakui bahwa dirinya selalu menggunakan Sulis sebagai penghangat ranjangnya setiap datang ke villa itu.


" Ya ampun ternyata aku memiliki seorang tunangan yang begitu Pro menggunakan seorang perempuan untuk kesenangan pribadinya dan dengan begitu tajam dan begitu teganya dia mengatakan hal seperti itu tanpa memikirkan perasaan wanita nya. Apa sekarang pun Mario sedang melakukan itu terhadapku! Suatu saat aku akan berdiri seperti Sulus saat ini. Ya Tuhan! Aku tidak mau kalau sampai mengalami nasib seperti itu. Yang digunakan ketika dibutuhkan dan dibuang layaknya sampah ketika Mario sudah mendapatkan sesuatu yang baru yang lebih menarik di matanya." ucap Angel pergi di ngeri memikirkan nasibnya di masa mendatang ketika seorang Mario sudah bosan dengan dirinya.


" Tapi aku sangat mencintaimu Mario. Kenapa kau tega mengatakan hal seperti itu? Aku rela walaupun kau hanya jadikan aku sebagai selingkuhanmu. Aku rela walaupun dijadikan sebagai tempat pelarianmu ketika kau bosan di Jakarta. Tapi tolong jangan sekali-kali kau menghina Cintaku seperti itu. Sayang, aku benar-benar mencintaimu dan aku tidak akan mau kehilanganmu dengan alasan apapun!" ucap Sulis sambil memeluk Mario yang tampak semakin marah mendengarkan perkataannya.


Dengan sangat kasar Mario langsung mendorong tubuh Sulis hingga terjatuh ke lantai. Angel benar-benar marah melihat Apa yang dilakukan oleh Mario terhadap Sulis.


" Begitulah kira-kira nasibku suatu saat nanti ketika Mario sudah menemukan wanita yang lebih menarik di matanya," ucap Sulis dengan suara yang sangat perlahan karena dia takut kalau sampai Mario mendengarkan perkataannya.


Sejak tadi kamera ponsel Angel sudah menyala. Merekam semua kejadian yang ada di hadapannya saat ini. Sulis awalnya hanya ingin membuat bukti untuk Mario tetapi siapa sangka kalau ternyata dia mendapatkan rekaman yang sangat luar biasa yang membuat syok dirinya sendiri.


" Dengarkan aku Sulis!" tampak Mario meraup wajahnya dengan kasar karena emosi yang sudah memuncak di hatinya, " Bagiku kau hanyalah seorang pelacur yang tidak ada harganya sama sekali! Jangan pernah bermimpi kau akan menjadi bagian dari hidupku! Buang jauh-jauh mimpimu itu, karena itu tidak akan pernah terjadi. Walaupun hanya ada kamu, perempuan di dunia ini! Pergilah hari ini juga dari perkebunanku karena aku sudah memecatmu dan juga seluruh keluargamu. Ambillah uang pesangon kalian di bagian keuangan dan jangan pernah sekali-kali lagi kau datang dan menampakan wajahmu di hadapanku!" ucap Mario dengan suara menggelegar yang membuat Angel benar-benar terkejut.


" Ya ampun Dia benar-benar seorang yang kejam dan sadis. Bagaimana mungkin dia bisa memecat semua keluarga Sulis gara-gara masalah ini?" tanya Angel sambil menggelengkan kepalanya tidak habis pikir dengan pola pikir seorang Mario.


" Tapi aku mencintaimu Mario. Aku mohon jangan usir aku dan keluarga aku dari sini. Aku janji aku tidak akan lagi cari masalah denganmu maupun tunanganmu. Aku mohon jangan usir aku karena aku tidak bisa hidup tanpamu. Aku akan menerima semua pengaturanmu tapi tolong jangan usir aku dari sini. Ke mana aku dan keluargaku akan pergi kalau tidak tinggal di sini. Aku tidak masalah kalau kau menganggapku sebagai pelacurmu sayang. Akan tetapi aku mohon, setidaknya kau harus datang padaku satu bulan sekali untuk mengobati rasa rinduku padamu akan belaian dan cumbuanmu. Aku mohon sayang!" ucap Sulis dengan bersujud di bawah kaki Mario yang langsung pergi meninggalkannya tanpa mengatakan apapun.


Setelah Mario pergi dari tempat itu, tampak Sulis menangis tersedu-sedu. Sulis tampak menyesali nasibnya yang telah dicampakkan oleh Mario begitu saja.


" Apakah karena aku hanya seorang gadis miskin? Sehingga aku tidak layak untuk mencintaimu? Tunanganmu adalah orang yang kaya raya, sehingga kau begitu memuliakannya sedemikian rupa? Dunia ini benar-benar tidak adil! Apakah aku tidak berhak untuk mencintai seseorang?" ucap Sulis dalam tangisnya yang begitu memilukan hati Angel.

__ADS_1


" Ya Tuhan ternyata aku memiliki seorang tunangan yang begitu kejam hatinya. Apa yang harus kulakukan sekarang? Aku tidak mau kalau suatu saat nanti harus mengalami nasib seperti wanita itu yang dicampakkan dengan begitu banyak kehinaan dan luka!" ucap Angel sedih.


__ADS_2