Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
111. Kembali?


__ADS_3

Melihat Mario yang begitu sedih. Deka pun kemudian mendekati Angel dan menasehati wanita yang saat ini sedang ragu dan juga marah.


" Dengarkan aku Angel. Suamimu sangat mencintaimu. Kau bisa mengeceknya ke penjara saat ini Rossa sudah mendekam di sana dan tinggal menunggu pengadilan saja. Percayalah kepada suamimu anak yang ada di dalam kandungan Rossa bukan miliknya!" tidak ada bosannya dekat terus menasehati Angel sampai wanita itu kemudian luluh hatinya dan mulai terisak karena sedih.


Mario yang terpukul secara mental saat ini dia sedang berada di ruang perawatan.


Tadi setelah histeris Mario jatuh pingsan hingga akhirnya keluarganya memasukan Mario ke dalam ruang perawatan untuk mendapatkan infus.


Mario yang memang selama beberapa hari tidak memiliki istirahat yang cukup dan juga tekanan batin yang begitu kuat membuatnya drop dan akhirnya tumbang.


Deka mengajak roh Angel untuk melihat keadaan suaminya saat ini yang begitu tertekan. Setelah mengetahui tentang dirinya yang tidak mau kembali dan lebih memilih untuk pergi meninggalkan mereka.


" Lihatlah keadaan suamimu Angel. Apakah kau tidak merasa kasihan kepadanya?" tanya Deka menatap sendu kepada Angel yang masih tidak bergeming di tempatnya.


Tampak Angel yang seperti sedang mengingat hari-hari indah ketika dirinya bersama dengan Mario dan juga kedua putranya. Angel sangat sedih, terlihat buliran air mata mengalir di pipinya dengan deras.


" Baiklah aku akan kembali. Deka! Tolonglah aku untuk masuk kembali ke dalam wadagku karena aku tidak bisa memasukinya sendiri setelah koma begitu lama!" ucap Angel pelan sambil menatap Deka yang langsung tersenyum merasa sangat bahagia dengan keputusan Angel.


Angel menarik nafasnya dalam-dalam kemudian dia mencium kening Mario yang masih belum sadarkan diri.


" Aku mencintaimu dan aku akan kembali untuk berjuang mempertahankan cinta itu sehingga akhir!" ucap Angel serak suaranya karena sejak kemarin dia menangis terus.


Angel kemudian mengikuti Deka yang sekarang membawa roh Angel ke dalam kamar perawatan Angel yang tadi sudah dipindahkan oleh team dokter setelah menjalani operasi yang sulit sekali.


Dokter sudah mengatakan berkali-kali bahwa tidak ada harapan lagi untuk kehidupan Angel tetapi keluarganya tetap keukeuh ingin mempertahankan Angel dan berharap ada keajaiban untuk keluarga mereka.


" Ya sudah terserah kalian kalau begitu. Walaupun sebenarnya kasihan juga. Kalau dia semakin lama di biarkan seperti itu. Dia pasti akan semakin menderita!" ucap dokter pelan, kemudian meninggalkan pihak keluarga yang masih bersedih melihat Angel yang masih belum juga mau membuka matanya hingga saat ini.


Angel menatap tubuhnya yang terlihat begitu kaku. Terlihat mesin kehidupan yang masih menempel di sekujur tubuhnya. Derai air mata yang mengalir sejak tadi seketika terhenti karena rasa haru lebih mendominasi hingga saat ini.


Angel sangat tahu peralatan-peralatan penunjang kehidupan itu sangat mahal. Untuk mempertahankan hidupnya, entah sudah berapa ratus juta yang digelontorkan oleh Mario dan juga keluarganya.

__ADS_1


" Baiklah Deka. Kau tolonglah aku untuk memasuki kembali ragaku!" ucap Angel penuh keyakinan.


Dokter yang tadi sempat melarang Deka untuk masuk ke dalam ruangan itu pun kini tampak begitu takjub. Ketika tiba-tiba saja melihat peralatan yang menempel di tubuh Angel bergerak normal dan menampakkan keadaan Angel yang mulai stabil.


" Alhamdulillah tampaknya doa keluarga sudah diijabah. Sekarang keadaan pasien sudah stabil. Kita hanya tinggal menunggu dia bangun saja!" ucap dokter dengan sangat bahagia.


Mendengarkan kabar itu semua keluarga sontak merasa bahagia. Catherine kemudian mendatangi Mario yang juga sudah terlihat terbangun dari pingsannya.


" Alhamdulillah Kak Angel sudah stabil keadaannya Kak. Tadi Dokter bilang, sekarang Kita hanya tinggal menunggu dia bangun saja!" ucap Catherine bahagia.


Maria sontak terkejut mendengarkan kabar itu setelah tadi dia merasa sudah putus asa mendengar Angel yang mengatakan akan lebih memilih untuk pergi meninggalkannya dan juga kedua anaknya.


" Syukurlah Cath kalau itu benar-benar terjadi. Sekarang tolong antar kakak untuk bertemu denganmu Kakak iparmu!" pinta Mario yang wajahnya masih pucat Karena kelelahan setelah kekurangan istirahat dan juga tekanan batin yang sangat kuat yang dihadapi.


Mario sebenarnya tidak diperbolehkan untuk melihat Angel karena dia disuruh untuk istirahat dulu sampai sembuh oleh dokter yang menangani dia. Tetapi Mario yang sudah tidak sabar untuk bertemu dengan istrinya dan melihat keadaannya tidak bisa dicegah sama sekali oleh siapapun juga.


Setelah berada di dalam ruangan Angel, Mario menggenggam telapak tangan istrinya dan menciumnya berkali-kali. Terlihat air matanya tidak berhenti mengalir dengan deras di kelapa matanya yang terlihat lelah.


Seperti ada sebuah keajaiban. Tiba-tiba saja mata Angel terbuka tampak silau. Maklumlah hampir berminggu-minggu Angel berada di dalam koma dan tidak pernah membuka matanya sangat lama.


Mario yang masih sibuk menangis dan menciumi telapak tangan Angel, dia belum menyadari bahwa saat ini Angel sedang menatap ke arahnya dengan tatapan syahdu.


Catherine yang kebetulan masuk ke dalam ruangan itu dia langsung menjerit ketika melihat Angel yang tersenyum ke arahnya.


" Alhamdulillah Kak Angel akhirnya bangun juga!" ucap Catherine dengan mata yang berbinar-binar ketika melihat Angel yang terlihat melambaikan tangannya dan memanggil namanya untuk mendekat.


Sementara itu Mario yang masih belum ngeh dengan apa yang dilakukan oleh Catherine sontak dia pun memalingkan wajahnya dan melihat Angel yang sedang tersenyum kepadanya.


" Sayang?"


Angel mengangguk dan tersenyum kepada Mario saat ini Angel memang belum bisa berbicara banyak karena tenaganya belum terlalu pulih seperti sedia kala.

__ADS_1


Roh dan jiwanya yang selama ini terlalu lama berkelana di luar tubuhnya membuat Angel begitu kelelahan dan masih butuh waktu untuk bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan.


Catherine kemudian mendekati Angel dan tersenyum kepada kakak iparnya.


" Senang sekali akhirnya melihat Kakak kembali lagi bersama kami. Terima kasih ya kak!" ucap Catherine sangat bahagia.


" Semua ini berkat bantuan kekasihmu. Ucapkanlah rasa Terima Kasihku kepadanya!" Catherine merasa terkejut ketika mendengar ucapan Angel tentang Deka.


Saat ini si kembar sudah pulang karena memang waktu yang sudah semakin larut malam. Sehingga kedua orang tua Mario memaksa kedua anak itu untuk kembali ke rumah dan beristirahat di sana.


Tidak baik untuk kesehatan si kembar kalau mereka sampai berlama-lama di rumah sakit apalagi melihat kondisi Angel yang masih belum juga memungkinkan dan tidak stabil keadaannya sehingga membuat si kembar dipaksa pulang oleh kedua orang tua Mario.


" Apa yang sudah dilakukan oleh Deka? Sehingga membuat Kak Angel bisa bangun kembali?" tanya Catherine dengan begitu antusias dan merasa penasaran tentang kekasihnya yang tidak dia ketahui.


Angel yang sudah menerima pesan dari Deka untuk merahasiakan tentang kemampuan pemuda itu dia hanya tersenyum saja.


" Ayolah Kak Angel. Ceritakanlah padaku jangan membuatku penasaran seperti ini!" ucap Catherine dengan wajah yang sangat antusias dan berusaha membujuk Angel untuk mau bercerita kepadanya.


Mario kemudian menyuruh Catherine untuk meninggalkan mereka berdua. Bagaimanapun Angel baru saja bangun dari koma yang sangat panjang. Tidak bisa diajak untuk berdebat seperti itu. Apalagi dia paling kenal karakter Catherine yang tidak akan mau berhenti mengejar sebelum mendapatkan apa yang dia mau.


" Sudahlah Cath. Sekarang cepat kau panggil Dokter katakan kalau kakakmu sudah bangun agar mereka memeriksa kembali kondisi Angel!" perintah Mario meminta kepada Catherine untuk meninggalkan mereka.


Dengar bibir cemberut dan misuh-misuh karena kecewa, Catherine pun kemudian meninggalkan mereka dan mencari dokter yang bertanggung jawab untuk merawat Angel selama berada di rumah sakit itu.


Setelah Catherine meninggalkan mereka berdua. Mario langsung mencium kening Angel dan berterima kasih kepada istrinya yang mau kembali kepada mereka.


" Terima kasih sayang. Karena kau masih mau kembali bersama kami. Apa kau tidak tahu sayang? Betapa hatiku sangat hancur ketika mendengarkanmu berkata dengan yakin waktu itu, bahwa kau akan pergi segera meninggalkanku untuk selamanya! Aku sangat terpukul sekali ketika kemarin mendengarkan kenyataan itu!" ucap Mario sambil terus menatap mata Angel yang masih terlihat begitu sayu.


Angel yang memang masih merasa lemas tubuhnya dan belum memiliki banyak kekuatan dia hanya tersenyum melihat kebahagiaan di wajah Mario setelah dirinya kembali lagi ke sisinya.


Sungguh! Menjadi roh yang tersesat di alam dunia dan alam ghaib itu sangat melelahkan dan Angel sudah merasakan itu ketika rohnya yang keluar dari butuhnya dan tidak bisa memasuki tubuhnya kembali. Karena ada sesuatu yang menghalanginya untuk masuk ke dalam wadagnya sendiri yang Angel pun tidak mengerti tentang hal itu.

__ADS_1


__ADS_2