Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
50. Di Villa


__ADS_3

Angel masih terlelap dalam tidurnya dan dia tidak menyadari ketika Mario sudah naik ke atas ranjangnya dan berniat untuk tidur bersamanya di sana.


" Akhirnya bisa tidur juga setelah melewati hari yang begitu melelahkan!" ucap Mario sambil memeluk kamu Angel yang masih meringkuk karena terlalu lelah karena tadi seharian mereka berjalan di terik matahari.


" Benar-benar hari yang sangat melelahkan! Tetapi semua itu terasa indah karena aku melaluinya bersamamu sayang!" ucap Mario sambil mengecup kening Angel yang sedang pulas dalam tidurnya.


" Ya ampun! Apakah dia tidak gatal tubuhnya? Setelah seharian berada di luar tadi. Kenapa dia tidak mandi dulu sebelum tadi tidur?" tanya Mario ketika melihat wajah Angel yang tampak kusam dan juga berkeringat.


Akan tetapi Mario pun merasa tidak tega untuk membangunkan calon istrinya yang begitu kelelahan.


" Sudahlah! Biarkan saja. Paling nanti malam juga kalau dia sudah bangun dia pasti akan mandi sendiri." Akhirnya Mario pun ikut memejamkan matanya karena dia pun merasa sangat lelah dan mengantuk.


Syukurlah tadi mereka berdua sudah kenyang makan malam bersama dengan orang yang sudah menolong mereka berdua. Sehingga mereka bisa terbebas dari kesulitan gara-gara mobilnya yang mogok di jalan.


Pada tengah malam, sekitar jam 02.00 dini hari, Angel terbangun dari tidurnya. Dia terkejut ketika mendapatkan dirinya tidur dalam pelukan Mario yang tampak begitu lelap dalam tidurnya.


" Ya ampun laki-laki ini benar-benar bengal dan sulit sekali diajak bicara. Di suruh tidur di kamarnya, malah tidur di sini!" ucap Angel dengan kesal.


Angel pun kemudian berusaha untuk melepaskan tangan Mario yang saat ini sedang memeluknya dengan erat.


Dengan hati-hati Angel melepaskan diri sehingga tidak mengganggu tidur Mario.


Mario yang merasakan ada pergerakan dia pun memicingkan matanya dan bertanya kepada Angel.


" Kamu mau ke mana?" tanya Mario tampak sangat mengantuk.


" Aku mau ke kamar mandi. Mau mandi dulu, tubuhku rasanya lengket sekali!" ucap Angel sambil turun dari ranjangnya dan pergi ke arah kamar mandi.


" Jangan mandi lama-lama sayang. Ingatlah kalau ini sudah dini hari, nanti kau jadimya masuk angin!" ucap Mario mengingatkan Angel.


Angel hanya mengangguk saja menanggapi perkataan Mario.


Setelah berada di kamar mandi nelpon segera menyelesaikan segala keperluannya.


" Sungguh menyegarkan sekali!" ucap Angel yang saat ini sedang berendam di bathtub.


Sekitar 30 menit Angel masih juga asik merendam tubuhnya.


Tok


Tok


Tok


" Ini sudah dini hari sayang! Kenapa kau berlama-lama di dalam kamar mandi huh? Apa kau ingin sakit?" tanya Mario di balik pintu kamar mandi.


" Sebentar lagi aku keluar!" ucap Angel di dalam kamar mandi.

__ADS_1


Setelah selesai mandi, Angel pun kemudian keluar dan melihat Mario yang sedang duduk di atas ranjang karena merasa khawatir dengan dirinya.


" Cepatlah Pakai baju yang hangat aku takut kalau kau sakit!" ucap Mario yang kemudian membaringkan kembali tubuhnya di atas ranjang.


Angel kemudian membuka kopernya dan mengganti pakaiannya sesuai instruksi dari Mario yaitu pakaian yang hangat dan tebal.


" Heh, ku pindah ke kamarmu! Cepat sana!" ucap Angel sambil mengguncangkan tangan Mario memintanya untuk keluar dari kamarnya.


" Ayolah aku benar-benar sangat lelah sayang. Tolonglah aku. Aku tidak punya tenaga untuk berdebat denganmu!" ucap Mario berusaha untuk membujuk Angel agar mengizinkannya tidur di kamarnya.


Tetapi Angel berisik keras untuk meminta Mario pindah ke kamarnya sendiri.


" Aku akan pindah besok sayang. Aku janji! Tapi untuk malam ini, tolong kau biarkan aku untuk tidur di sini!" ucap Mario sambil menarik tangan Angel untuk tidur di dalam pelukannya kembali seperti tadi.


Angel pun menarik nafasnya dalam-dalam. Memang sangat sulit untuk berbicara dengan Mario, karena laki-laki itu punya pendirian kuat yang tidak bisa diganggu gugat.


" Kau janji ya, kalau kau hanya tidur di sini untuk malam ini saja. Awas ya, kalau kau besok minta tidur di sini lagi! Aku sunat kamu nanti!" ancam Angel dengan wajah horor.


" Tidak janji sayang. Kita lihat besok ya! Udah yuk, kita tidur saja. Atau kau mau kita olah raga malam dulu, hmmm?" tanya Mario dengan wajah mesum nya.


" Apaan? Dasar mesum!" ucap Angel kesal dan berusaha untuk melepaskan diri dari pelukan Mario yang malah tertawa melihat Angel marah-marah kepadanya.


Melihat Mario yang tertawa membuat Angel semakin jengkel kepadanya.


" Dasar menyebalkan!" sungut Angel sambil menggeser tubuhnya agar tidak dekat dengan Mario. Tetapi Mario malahan semakin erat menariknya dalam pelukannya.


" Ayo tidur sayang. kalau kau protes lagi itu artinya kau minta kita untuk olah raga dini hari!" ucap Mario sambil mengecup bibir Angel yang mengerucut karena kesal.


Keesokan harinya, ketika Mario terbangun dia melihat Angel sudah tidak ada di dalam kamarnya.


" Kemana dia pergi sepagi ini?" tanya Mario merasa kebingungan mencari Angel karena tidak ada di manapun.


Mario pergi keluar kamar dan mencari Angel di sekeliling Villa miliknya. Tetapi dia tidak melihat keberadaan Angel di manapun.


" Ya ampun dia sudah dewasa tetapi ingin mengajakku bermain petak umpet? Dia Benar-benar wanita yang konyol!" umpat Mario mulai kesal dan juga khawatir.


Mario pun kemudian mencari penjaga Villa untuk bertanya tentang keberadaan Angel.


" Apakah Mamang melihat kekasih saya? Kenapa sih pagi ini dia sudah tidak ada di dalam kamar?" tanya Mario kepada penjaga Villa miliknya.


" Maksud Tuan Mario, Nona Angel?" tanyanya.


Mario langsung menganggukkan kepala.


" Nona Angel sedang berlari mengelilingi Villa Tuan. Tadi Mamang melihat dia keluar dari gerbang Villa dan pergi ke area perkebunan teh milik kita!" ucap penjaga Villa Mario memberitahukan keberadaan Angel.


Setelah mengetahui di mana Angel, Mario pun kemudian mengucapkan terima kasih kepada penjaga Villa tersebut yang sudah memberitahukan keberadaan Angel kepadanya.

__ADS_1


" Sebaiknya aku mandi dulu saja, setelah itu melaksanakan shalat shubuh dan menyusul Angel yang sedang lari marathon di sekitar perkebunan teh milik keluarga ku!" ucap Mario yang kemudian langsung masuk ke dalam kamar mandi.


Suasana tenang di daerah Puncak memang benar-benar menjadi tempat untuk healing yang sangat manjur bagi warga kota yang membutuhkan tempat yang tenang dan juga sejuk untuk mengobati rasa stres setelah bekerja sepanjang bulan dan tahun.


Mario apabila sudah merasa jenuh dengan pekerjaannya di Jakarta, dia pasti akan mengunjungi villa itu untuk beristirahat. Selain untuk mengecek perkembangan perkebunan milik keluarganya dia juga berjalan-jalan di sana.


Bisa dikatakan villa itu adalah rumah ketiga bagi Mario. Selain kediaman utama milik keluarga Dirgantara dan juga apartemennya yang letaknya dekat dengan kantor miliknya.


" Dia sudah makan belum ya tadi?" tanya Mario ketika dia berada di dapur.


" Bi, apakah kekasih saya sudah sarapan sebelum dia pergi ke luar?" tanya Mario kepada pembantunya.


" Kelihatannya tadi Nona Angel hanya meminum susu dan memakan roti yang sudah saya sediakan untuk sarapannya." ucap pembantu Mario menjawab pertanyaannya.


Mario pun kemudian duduk di meja makan dan menghabiskan sarapan yang sudah disediakan untuk dirinya.


Setelah selesai Mario mengambil air mineral dan juga beberapa makanan ringan untuk dia bawa. Hal itu dilakukan oleh Mario untuk berjaga-jaga. Barangkali Angel kelaparan di jalan maupun merasa haus setelah Angel melakukan lari maraton begitu lama.


Angel kemudian langsung pergi keluar dari villa dan menyusul Angel yang saat ini sedang berada di tengah kebun teh milik keluarganya.


Tampak Angel yang sedang sibuk berinteraksi dengan para pekerja yang sedang sibuk memetik daun pucuk teh.


Sangking seriusnya Angel berbicara dengan mereka, dia sampai tidak menyadari kehadiran Mario di tempat itu.


" Wah apa benar itu? Kamu jangan nakuti Saya Sulis! Tidak mungkin kalau dipilih ada hantu!" ucap Angel mulai bergidik ngeri ketika mendengarkan cerita dari salah satu pekerja yang sedang memetik daun teh bahwa di Villa yang sedang dia tempati ada hantunya.


" Benar Nona! Saya pernah melihat hantu yang ada di sana. Dia anak kecil yang sangat menyedihkan sekali. Dia selalu muncul setiap malam Jumat Kliwon dan menangis di ayunan yang ada di depan Villa!" ucap Sulis mulai bercerita dengan lancar tentang hantu yang berada di Villa tersebut.


" Wah ada-ada saja nih pekerjaku! Kenapa dia malah bercerita tentang hantu segala sih? Bikin susah saja! Bisa-bisa Angel tidak akan pernah mau lagi kalau saya ajak dia ke sini! Ah gawat?! Angel pasti akan memaksa untuk pulang hari ini juga karena dia takut dengan hantu yang diceritakan olehnya!" ucap Mario dengan sangat frustasi ketika dia melihat Angel yang sudah mulai bergidik ngeri ketika mendengarkan cerita tentang hantu di yang ada di Villa yang saat ini sedang dia tempati bersama dengan Mario.


" Kalian semua kembali bekerja sekarang! Berani-beraninya kalian menghembuskan berita yang tidak betul! Aku akan langsung memecat kalian semua kalau sampai kekasihku hari ini minta pulang dari sini. Gara-gara mendengarkan cerita konyol dari kalian!" ucap Mario dengan mata memerah karena marah.


' Ah, sial! Kenapa Mario harus datang kemari? Padahal aku memang sengaja menceritakan kisah itu agar perempuan ini segera pergi dari sini. Aku paling tidak senang kalau harus melihat Tuan Mario bersama dengan perempuan ini di sini. Padahalkan Tuan Mario biasanya tidur bersamaku kalau dia datang ke mari. Gara-gara ada dia, Tuan Mario jadi tidak memanggilku!' batin Sulis di dalam hatinya.


Mario menatap tajam kepada Sulis yang sudah membuat masalah dengan dirinya.


" Cepat kembali ke tempat kerja kalian semua! Sebelum aku benar-benar memecat kalian semua!" ucap Mario sambil menarik Angel ke dalam pelukannya dan mengajaknya untuk pulang dari kebun teh.


Angel yang sudah termakan cerita Sulis tentang hantu anak kecil dia sudah ketakutan.


" Aku pulangnya hari ini? Aku tidak mau kalau harus tinggal di sini lagi!" ucap Angel sambil menggenggam tangan Mario dengan begitu erat.


Mario memutar bola matanya dengan malas rasa kesal karena ternyata Angel termakan cerita Sulis tentang hantu anak kecil yang ada di dalam villa miliknya.


" Ya ampun sayang. Kenapa kau benar-benar polos sekali? Dia hanya sedang berusaha untuk menakutimu saja sayang. Agar kau pergi dari sini. Sudahlah sayang. Kau percayalah kepadaku. Aku ada disini sayang. Aku pasti akan melindungimu!" ucap Mario berusaha meyakinkan Angel untuk tetap bersamanya di Villa tersebut.


Mario Berencana untuk mengambil liburan selama 1 minggu di villa karena dia mendengar bahwa di perkebunan teh saat ini sedang ada masalah.

__ADS_1


Mario berniat untuk menyelesaikan masalah itu dulu, baru setelah itu dia bisa kembali ke Jakarta bersama Angel.


" Please Mario aku mau pulang sekarang. Lagi pula kemarin kita kemari tidak minta izin kepada kedua orang tuaku bukan? Mereka pasti khawatir dengan keadaanku sekarang!" ucap Angel dengan menatap tajam kepada Mario yang sudah mulai kesal.


__ADS_2