
Mario yang benar-benar emosi berat saat dia mendengarkan penolakan dan juga perkataan Mario tentang kencan buta benar-benar fi gelapkan matanya oleh kecemburuan yang bersarang di hatinya.
Dengan menggebu Mario memaksa Angel untuk melayani hasratnya yang menggila karena di provokasi oleh Angel sejak tadi.
Akhirnya Angel hanya bisa menangis tersedu, meratapi nasibnya yang selalu saja harus terjatuh dalam kuasa seorang pria berkuasa seperti Mario Dirgantara.
Hati Angel benar-benar merasa tercabik dan sakit sekali karena mendapatkan perlakuan kasar dari Mario yang memaksanya untuk bercinta. Walaupun pada akhirnya dia menyerah kepada Mario yang sangat pandai membangkitkan gairah dalam tubuh Angel yang memang pada dasarnya merindukannya setelah 5 tahun tidak pernah bertemu.
Angel menutup dirinya sendiri karena tubuhnya menghianati hatinya. Mario tersenyum puas melihat wanitanya yang tampak menikmati percintaan keduanya.
Mario memeluk tubuh Angel yang polos dengan erat dan mencium keningnya dengan penuh kasih sayang.
" Maafkan aku sayang. Kau yang sudah membuatku menggila dengan mengatakan akan kencan buta dengan laki-laki lain! Tidurlah dulu untuk mengembalikan stamina kamu. Setelah ini aku akan mendatangi orang tuamu dan kita akan langsung menikah hari ini juga!" ucap Mario sambil mencium bibir Angel yang masih bergetar karena menangis.
Angel tidak bisa mengatakan apapun. Karena semua yang dia katakan seakan sia-sia, tidak digubris sama sekali oleh Mario.
" Tolong maafkan aku sayang. Aku melakukan ini karena aku tidak mau kehilanganmu lagi. Aku akan pastikan bahwa benihku akan tumbuh di dalam rahimmu dan kamu tidak akan pernah lari lagi dariku!" ucap Mario dengan gemetar karena haru dan sedih yang bercampur aduk di dalam hatinya.
Angel yang merasa lelah lahir batin. Akhirnya dia hanya bisa memejamkan matanya dan berusaha untuk terlelap dalam tidur. Agar besok dia bisa melupakan kejadian hari ini yang benar-benar telah mengguncang jiwa raganya. Angel sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi dalam hidupnya.
' Biarlah yang akan terjadi biarlah terjadi. Sepertinya aku memberontak bagaimanapun juga tidak ada gunanya lagi. Bryan dan Steven juga membutuhkan ayah mereka. Mungkin Inilah nasib yang harus aku tanggung. Berurusan dengan singa lapar seperti Mario Dirgantara. Mungkin ini adalah hukumanku karena aku berniat untuk membalas dendam kepada Mama Andien dan juga Rossa dengan menggunakan laki-laki bejat ini sebagai alatku. Sekarang aku kena tulah dengan niat jahat ku sendiri!' bathin Angel menjerit.
Mario yang mengetahui bahwa Angel sekarang sudah tertidur dia pun kemudian bangkit dari kasur dan pergi ke kamar mandi.
Mario membersihkan tubuhnya yang lengket setelah pertarungannya dengan Angel yang benar-benar melelahkan staminanya.
Mario berendam dengan air hangat dan berusaha merilekskan otot-ototnya yang tegang gara-gara bertarung dengan Angel di atas ranjang yang berlangsung lebih dari tiga jam lamanya. Mario memejamkan matanya dan berusaha untuk merilekskan pikirannya juga yang tampak begitu kusut mendapatkan penolakan terus-terusan dari Angel.
" Di saat banyak wanita yang menginginkan untuk menjadi pendampingku. Cuman dia yang selalu saja membuatku menggila dengan semua kelakuannya yang membuat harga diriku sangat jatuh dan seakan tak ada harganya." ucap Mario kesal sekali.
Setelah dirasa cukup berendam dengan air hangat. Mario pun kemudian keluar dari kamar dan mendapatkan Angel yang masih tidur dalam damai.
" Kau adalah Malaikatku sayang. Aku akan selalu menjagamu dan berusaha untuk membahagiakanmu! Aku janji akan selalu membuat kamu menjadi wanita paling bahagia di atas muka bumi ini!" ucap Mario sambil mencium bibir Angel dengan lembut.
Setelah merasa puas mencium bibir ranum yang selama bertahun-tahun sangat dia rindukan, Mario pun kemudian mengganti pakaiannya dengan kimono yang ada di dalam lemarinya.
__ADS_1
Mario kemudian pergi keluar kamar dan memesan makanan melalui aplikasi yang ada di ponselnya untuk makan malam mereka berdua. Mario tahu bahwa Angel pasti akan merasa lapar ketika dia bangun nanti.
Sambil menunggu pesanan makanannya datang. Mario memilih untuk membereskan pekerjaannya yang tertunda seharian gara-gara seharian ini dia hanya mengurus Angel dengan segala kerepotan yang di timpakan wanita yang dia cintai sepenuh hatinya.
Setelah pekerjaan Mario beres dan makanan yang dipesan pun sudah datang. Mario kemudian membangunkan Angel untuk makan malam bersamanya.
" Sayang bangunlah, ayo kita makan dulu!" Mario mengguncangkan tubuh Angel agar terbangun dari tidurnya.
Angel tampak menggeliatkan tubuh polosnya yang hanya tertutup selimut tebal milik Mario dan Angel pun tampak mengerjapkan mata bintangnya yang sontak membuat Mario terpesona dan hampir menerjangnya lagi karena sesuatu mulai berontak di bawah sana. Akan tetapi Mario mencoba untuk bertahan sekuat tenaganya. Karena bagaimanapun dia mengetahui bahwa Angel saat ini pasti sangat lapar perutnya karena seharian ini mereka berdua belum makan.
" Ayo Makanlah dulu jangan sampai kau nanti sakit dari kemarin kita belum makan kan?" tanya Mario sambil mengecup singkat bibir Angel yang langsung mengerucut karena kesal ketika dia ingat lagi kejadian tadi.
Jujur Angel sebenarnya juga merindukan Mario laki-laki pertama yang pernah membuatnya benar-benar merasakan dicintai sebagai seorang perempuan.
Apalagi selama ini dia merasakan Mario selalu memperlakukannya dengan baik dan membuat dia merasa sebagai wanita paling bahagia di atas dunia.
" Ayo kita makan dulu kau ingin berjalan sendiri atau Ingin Ku gendong?" tanya Mario sambil tersenyum nakal kepada Angel.
Angel bangkit dari duduknya dan dia menyadari bahwa area intinya terasa perih. Angel terlihat meringis karena menahan sakit.
Angel hanya menatap Mario dengan sendu. Banyak hal yang ingin dia sampaikan. Tetapi dia urungkan karena dia mengingat kembali rasa sakit hati, ketika dia tahu bahwa ternyata Mario hanya menggunakannya demi mendapatkan Ambisi dan keinginannya untuk menguasai perusahaan ayahnya.
Angel terus menggoyangkan kepalanya berusaha untuk menolak segala pesona Mario yang mulai merusak otaknya dengan buaian dan bisikan cinta seorang Mario yang penuh sejuta pesona yang sanggup menjerat hati wanita tanpa manapun yang bersama dengannya.
Angel kembali mengingat. Bagaimana seorang Sulis bahkan sampai mengemis cinta kepada Mario.
" Minggir! Kau membuatku kesulitan untuk bergerak!" hardik Angel sambil menyingkirkan tangan Mario yang saat ini melingkar di pinggangnya.
Tetapi siapa yang menyangka bahwa Mario malah mengangkat tubuh Angel dan membawanya ke kamar mandi.
Wajah Angel seketika merah, menahan malu dan juga marah yang berkecamuk di dada.
" Mau apa kau?" tanya Angel ketika Mario menarik selimut yang sekarang menutupi tubuhnya yang polos tanpa sehelai benangpun yang menempel.
Mario tersenyum nakal melihat Angel yang tampak ketakutan dan mulai waspada dengan dirinya.
__ADS_1
" Aku akan memandikanmu sayang. Apa kau mau mandi dengan selimut yang menempel di tubuhmu?" tanya Mario sambil membuka kran air dan mengisi bathtub dengan air hangat setelah tadi dia gunakan untuk mandi.
Angel langsung mendorong tubuh Mario agar menjauh darinya.
" Pergilah Aku bukan anak kecil yang perlu kau mandikan!" ucap Angel yang berusaha untuk mengusir Mario dari kamar mandi.
Angel benar-benar memerah karena dia sangat malu sekali. Saat nata natal Mario yang mulai menjelajahi seluruh tubuhnya.
Angel merasa benar-benar seperti wanita ****** yang sedang memenuhi kebutuhan birahi seorang Mario yang sepertinya tak pernah padam sehingga membuatnya merasa merinding dan mulai merasa terancam.
" Ya ampun sayangku kenapa wajahmu sampai memerah seperti itu apakah kau malu padaku? Aku sudah melihat setiap inci dari tubuhmu dan itu benar-benar membuatku candu terhadapmu. Aku akan menggila Kalau sampai ada laki-laki lain yang berani menyentuhmu selain aku!" ucap Mario dengan nada posesifnya yang benar-benar membuat Angel merasa sangat jengah mendengarnya.
Angel membuang wajahnya ke pinggir, tidak ingin menatap Mario yang masih asyik menatap keindahan tubuhnya yang sekarang mulai terendam dengan air dan busa sabun.
" Kalau aku ikut berendam denganmu. Apakah kau marah sayang?" tanya Mario dengan senyum yang membuat hati Angel benar-benar ketat-kebit.
Dada Angel yang menggemuruh tempatnya tampak bernafas naik turun dengan cepat. jantungnya saat ini benar-benar berdebar sangat kencang apalagi saat dia melihat Mario yang mulai menanggalkan pakaiannya.
" Stop na? Hentikan! Apa yang kau lakukan!? Bukankah kau tadi sudah mandi? Kenapa kau ingin mandi lagi?" tanya Angel dengan mata kelincinya yang benar-benar membuat Mario sangat gemes dibuatnya.
" Aku tidak mandi Sayangku! Aku cuma ingin menemanimu berendam!" ucap Mario sambil tersenyum penuh kemenangan ketika dia melihat Angel yang mulai menutupi area sensitifnya dengan kedua tangan.
Angel masih ingat dengan jelas kejadian ketika di villa. Bagaimana Mario selalu saja tidak bisa mengendalikan dirinya ketika mereka berdua di dalam kamar mandi dan berendam dalam satu bathtub.
Seketika Pipi Angel menjadi memerah dan merona, Mario sangat senang sekali melihat ekspresi Angel Saat ini yang benar-benar membuatnya hampir gila.
" Ayolah sayang! Jangan sampai aku berpikir bahwa kau saat ini sedang memikirkan hal yang lain selain berendam berdua denganku. Hmmmm? Apakah aku benar?" bisik Mario di telinga Angel yang membuat Angel merasa seakan ada makhluk halus yang sedang mendekat kepadanya.
Bulu kuduk Angel seketika berdiri dan merinding ketika Mario mulai mencium leher dan juga bibirnya dengan lembut.
Mario benar-benar sangat pintar menaklukkan seorang Angel dalam pesonanya. Sehingga akhirnya Angel pasrah berada dalam kekuasaannya dan hanya bisa mengikuti segala keinginannya.
Julukan Mario sebagai sang casanova the most wanted memang bukanlah omong kosong. Pengalamannya menaklukkan seorang wanita bukanlah isapan jempol semata. Dalam sekejap mereka berdua sudah berenang dalam kenikmatan yang hanya bisa diraih oleh dua insan yang saling mencintai.
" Ayo setelah ini kita makan dan aku akan menemui orang tuamu. Kita berdua harus menikah malam ini juga! Aku tidak mau kalau kita semakin lama melakukan perzinahan semacam ini!" ucap Mario ketika dia sudah selesai dengan hasrat menggilanya terhadap sang kekasih yang sangat dia rindukan lebih dari 5 tahun lamanya.
__ADS_1
Angel menatap mata kekasihnya yang begitu memuja dirinya. Ada perasaan bahagia dan juga bangga ketika dia merasa dicintai oleh Mario. Angel sangat tahu bahwa Mario memiliki banyak basis Fans yang sangat menggilainnya di luar sana.