
Begitu melihat Mario mulai terlelap, Angel pun kemudian bangkit dari tempat tidur. Dia menatap laki-laki yang hampir selama 5 tahun ini selalu memberikan banyak sekali kesulitan dalam hidupnya.
" Entah bagaimana caranya kau bisa menemukanku. Tapi akan kupastikan, bahwa ini adalah terakhir kalinya kita bertemu lagi!" lalu secara perlahan Europa mencabut semua infus yang menempel di tubuhnya.
Angel mengganti pakaian rumah sakit dengan pakaian miliknya yang tersimpan di nakas rumah sakit. Setelah selesai Angel pun kemudian langsung menghubungi sekretarisnya menggunakan ponsel Mario yang terletak di atas meja.
" Apa kau bisa menjemputku ke rumah sakit? Bawalah dompet dan juga ponselku. Karena aku membutuhkannya untuk membayar biaya rumah sakit! Aku tunggu kamu! Cepatlah aja lama-lama karena waktuku tidak banyak!" ucap Angel yang langsung menghapus riwayat panggilan tersebut sehingga Mario tidak mengetahui kalau ponselnya digunakan oleh Angel untuk menghubungi sekretarisnya.
Setelah memastikan semuanya beres Angel pun kemudian keluar dari ruangan itu. Tanpa melihat ke arah Mario lagi. Angel tidak mau kalau sampai hatinya menjadi lemah ketika dia berhadapan kembali dengan Mario.
" Biarlah semuanya menjadi bagian dari masa lalu. Aku tidak mau terjebak lagi di dalam hubungan toxic yang hanya akan menyakiti satu sama lain! Aku sudah tidak peduli dia akan menikah dengan siapapun itu bukanlah urusanku!" walaupun badannya terasa lemas tetapi ganjal berusaha sekuat tenaga untuk terus melangkahkan kakinya meninggalkan rumah sakit.
Angel duduk di depan rumah sakit. Di tempat yang agak tersembunyi untuk menunggu kedatangan sekretarisnya.
Ketika Angel melihat sekretarisnya datang dengan tergopoh-gopoh Angel pun kemudian mendekatinya.
" Tolong kau urus dulu administrasi untuk aku keluar dari rumah sakit. Ingatlah! Kalau kau bertemu dengan laki-laki yang tadi membawaku kemari. Jangan mengatakan aku pergi ke mana! Ingat itu!" ucap Angel memberikan peringatan keras kepada sekretarisnya untuk merahasiakan keberadaannya.
" Tapi Anda harus mengatakan kepada saya di mana anda dan harus selalu terhubung dengan saya. Karena bagaimanapun juga, perusahaan sangat membutuhkan Anda saat ini Nyonya!"ucap sekretaris Angel dengan wajah khawatir.
" Kau jangan khawatir! Aku pasti akan selalu memantau perusahaan di manapun aku berada. Aku akan selalu menghubungimu. Tetapi kau harus berjanji ke padaku. Jangan pernah sekali-kali kau memberikan informasi apapun tentangku kepada laki-laki yang ada di dalam ruangan itu. Kalau tidak, aku akan langsung memecatmu dari pekerjaanmu!" ucap Angel memberikan ultimatum kepada sekretarisnya yang dia tahu bahwa mulut sekretarisnya itu kadang tidak bisa diajak membawa sebuah rahasia.
" Lagi pula kenapa sih nyonya harus bersembunyi dari laki-laki itu? Bukankah dia adalah tunangan Anda?" tanyanya heran.
" Dia bukan tunanganku! Tetapi dia adalah musuh di dalam hidupku. Kau jangan sembarangan menyimpulkan atau berspekulasi tentang orang dalam hidupku!" ucap Angel geram sehingga membuat sekretarisnya menjadi gemetar.
Baru kali ini dia melihat Angel semarah itu. Biasanya Angel adalah seorang wanita yang baik dan juga selalu bersikap lembut kepada karyawan-karyawannya.
" Ya sudah sana. Cepat kau urus administrasi rumah sakitku. Aku akan segera pergi ke perusahaan dan mengurus beberapa hal sebelum aku meninggalkan Australia!" sang sekretaris terkejut mendengarkan Angel akan meninggalkan Australia.
" Apa? Anda akan meninggalkan Australia? Lalu bagaimana dengan nasib kami semua?" tanyanya frustasi.
" Kau jangan khawatir! Aku akan menunjuk seorang eksekutif untuk menggantikan statusku dan aku akan selalu memantau perusahaan dari jarak jauh. Sudahlah kau jangan khawatir! Kau tetap akan tetap digaji walaupun aku tidak ada di sini. Cepat kau urus sana administrasi nya. Aku pergi dulu!" setelah itu Angel pun langsung meninggalkan rumah sakit dengan menyetop sebuah taksi yang melintas di hadapannya.
Sementara itu sekretaris Angel langsung masuk kembali ke dalam rumah sakit dan mengurus semua administrasi Angel selama di rawat di sana.
Di saat sekretaris itu hendak membayar administrasi, ternyata dia mendapatkan kenyataan, bahwa semua biaya rumah sakit Angel sudah dibayar oleh Mario. Diapun akhirnya langsung keluar dari rumah sakit itu dan langsung menghubungi Angel.
" Nyonya administrasinya sudah dibayar semua oleh Tuhan Mario!" ucapnya melaporkan kepada Angel.
__ADS_1
" Ya sudah nanti aku akan mentransfer besaran pembiayaannya. Kau kirimkan kepadaku bukti pembayarannya. Supaya aku tahu berapa hutangku kepada laki-laki brengsek itu!" ucap Angel yang kemudian mengakhiri teleponnya.
Sekretaris Angel benar-benar bingung dengan situasi yang sedang terjadi sekarang.
" Ya ampun! Kenapa begitu rumit sekali hidup orang-orang kaya ya?" tanyanya sambil terus menggelengkan kepalanya.
Sekretaris itu pun langsung keluar dari rumah sakit dan kembali ke kantor.
Setelah sampai di kantor, dia mendapatkan kenyataan bahwa Angel sudah meninggalkan Australia dan kembali ke Indonesia.
" Ya ampun cepat sekali pergerakan Nyonya Maria hanya dalam satu jam dia sudah meninggalkan Australia tanpa mengatakan sepatah kata pun padaku!" ucapnya sambil duduk lemas di kursinya.
Sekitar 1 jam kemudian tampak Mario yang datang dari arah pintu masuk dia langsung mencari sekretaris Angel.
" Dimana atasanmu? Kenapa dia keluar dari rumah sakit? Tubuhnya sangat lemah dan dia membutuhkan perawatan untuk melepaskan ketergantungannya terhadap obat tidur!" ucap Mario merasa khawatir dengan keadaan Angel.
Melihat Mario yang berada di hadapannya sekretaris Angel pun kemudian berkaca pinggang kepada Mario.
" Kalau anda ingin membuat Nyonya Maria sembuh dari penyakit ketergantungan obat tidurnya. Lebih baik anda menghentikan semua perbuatan Anda yang selalu menekan perusahaan Bagaskara grup. Maka itu artinya anda sudah membantunya untuk tidak stres dan pusing mengurus semua masalah yang anda timpakan kepada kami!" ucap sekretaris Angel dengan nada ketus dan jengkel.
Bagaimanapun dia adalah saksi dari perbuatan Mario yang sangat menyebalkan. Mario yang selalu saja membuat perusahaan mereka harus ketar-ketir menghadapi semua persaingan yang selalu diciptakan oleh Dirgantara Group untuk menekan perusahaan mereka.
" Maafkan aku Tuan. Tapi aku tidak bisa mengatakannya kepada anda. Karena nyonya Maria sudah berpesan kepadaku untuk merahasiakan keberadaannya saat ini!" ucap sang sekretaris bersikeras untuk tidak mau memberitahukan Mario.
" Kalau begitu aku tarik janjiku tadi untuk tidak mengganggu perasaan kalian lagi. Aku pergi sekarang! Aku pastikan bahwa perusahaan kalian akan bangkrut dalam akhir bulan ini!" ancam Mario dengan mata berapi-api sehingga membuat sekretaris Angel akhirnya gemetar ketakutan.
" Baiklah Tuan aku akan memberikan Anda sebuah clue! Saat ini nyonya Maria sudah kembali ke Indonesia!" ucap sang sekretaris akhirnya menyerah kepada Mario dan menyelamatkan perusahaan tempat dia bekerja dari amarah seorang Mario Dirgantara.
" Baguslah! Aku menghargai usahamu demi perusahaan ini. Aku akan memerintahkan kepada anak buahku untuk menghentikan semua yang sudah dilakukan oleh Dirgantara grup untuk menekan perusahaan kalian! Terima kasih!" Mario kemudian langsung meninggalkan sekretaris Angel yang masih terkesiap di dalam kebingungannya.
" Ya ampun! Ada apa dengan mereka berdua? Para pemimpin grup besar seperti mereka sedang main petak umpet. Oh Tuhanku ini benar-benar membagongkan! Kisah cinta para konglomerat Itu sungguh sangat membingungkan sekali!" ucap sekretaris Angel sambil terus menggelengkan kepalanya karena frustasi.
Sementara itu Mario langsung mendatangi kantornya dan mengatur semua keperluan untuk menghentikan usaha perusahaannya untuk menekan Bagaskara Group. Detelah itu dia pun langsung terbang menggunakan jet pribadinya ke Indonesia.
" Aku yakin kalau Angel pasti akan kembali ke kediaman Bagaskara atau apartemennya. Setidaknya sekarang dia ada di Indonesia. Akan mudah untuk menyelidiki kepergiannya. Dan aku juga harus segera menyelidiki kebenaran yang dikatakan oleh sekretaris itu tentang anak kembar yang dilahirkan oleh Angel!" Mario seketika hatinya merasa hangat ketika dia membayangkan bahwa ternyata di dunia ini ada dua makhluk kembar yang memiliki ikatan darah dengannya.
Dua makhluk kembar yang terlahir dari rahim wanita yang dia cintai. Mereka telah menjadi bukti cintanya terhadap Angel selama ini.
Setelah sampai di Indonesia. Mario langsung memanggil para detektif yang selama ini dia tugaskan untuk mencari Angel.
__ADS_1
" Sekarang kalian carilah informasi tentang dua anak kembar yang ada di dalam keluarga Bagaskara group. Laporkan kepadaku semua kegiatan mereka!" perintah Mario kepada sang detektif yang langsung melaksanakan perintahnya.
Setelah kepergian detektifnya, Mario pun kemudian menatap foto Angel yang ada di dalam ponselnya.
" Aku tidak tahu kalau ternyata kau begitu membenciku sayang. Kau bahkan tidak memberikan kesempatan untukku bertemu denganmu walaupun hanya sejenak! Apakah begitu sulit untuk memaafkan ku sayang? aku sudah berusaha untuk memperbaiki diriku agar kau tidak marah lagi padaku! Aku pasti akan menemukan fakta tentang anakku yang telah kau lahirkan!" monolog Mario sambil terus menatap foto Angel yang ada di dalam ponselnya.
" Aku berjanji aku pasti akan menemukanmu! Dimanapun kau bersembunyi, aku pasti akan bisa mendapatkanmu kembali! Aku yakin bahwa cintaku akan membimbingku untuk menemukanmu!" ucap Mario dengan mata berkaca-kaca.
Banyak sekali penyesalan di dalam hati Mario selama ini tentang Angel. Dan dia ingin menghabiskan seumur hidupnya untuk menebus dosanya terhadap Angel yang telah banyak menderita gara-gara dirinya. Karena terlalu lelah, Mario pun tanpa sadar tertidur di sofa kantornya.
" Aku rindu sekali kepadamu sayang!" rancau Mario dalam tidurnya.
Catherine yang kebetulan masuk ke dalam ruangan kakaknya sampai menetekan air matanya karena merasa sedih melihat sang kakak yang begitu menderita.
" Ini sudah 5 tahun tapi kakakku masih saja belum bisa melepaskan Angel. Tampaknya aku harus bicara dengan Dion untuk dapat merundingkan tentang mereka berdua! Kasihan sekali Kakakku tercinta. Sudah cukup penderitaannya selama 5 tahun ini karena merindukan wanita yang dia cintai!" Cathrine pun kemudian keluar dari ruangan Mario dan mencari Dion untuk berbicara dengannya.
Cathrine langsung masuk ke dalam ruangan Dion ketika dia sampai ke perusahaan Bagaskara Group.
Tetapi Cathrine terkesiap ketika melihat di dalam ruangan itu tampak Dion yang sedang bermesraan dengan seorang perempuan yang dikenal oleh Cathrine sebagai sekretaris Dion. Sekuat tenaga Catherine berusaha untuk menekan perasaannya agar tidak marah dengan perlakuan suaminya.
" Maafkan aku mengganggu aktivitas menyenangkan kalian berdua. Aku butuh bicara dengan suamiku. Bisakah kau meninggalkan kami sebentar saja?" tanya Catherine tanpa menatap kepada Susan yang tampak jengkel melihat Cathrine yang sudah mengganggu kesenangan mereka berdua.
" Dasar istri di atas kertas! Sukanya kau hanya mengganggu kesenangan kami saja!" ucap Susan marah-marah sambil membereskan pakaiannya yang tadi berantakan gara-gara perbuatan Dion.
" Lebih baik aku menjadi istri di atas kertas daripada harus menjadi pelacur yang mengganggu rumah tangga orang lain!" ucap Catherine sinis melihat Susan yang keluar dari ruangan suaminya.
Dion menatap Catherine dengan dingin. Catherine kemudian duduk di depan Dion yang tampak santai saja walaupun penampilannya saat ini sedang berantakan gara-gara aktivitasnya bersama dengan Susan tadi yang terhenti gara-gara kehadiran dirinya di ruangan suaminya.
" Bereskanlah pakaianmu! Apa kau tidak malu kalau ada direktur ataupun eksekutif lainnya masuk ke dalam ruangan ini? Apakah kau semiskin itu sampai tidak bisa menyewa kamar hotel untuk berbuat mesum dengan pelacur mu itu huh?" tanya Catherine kesal tanpa mau melihat ke pada Dion sama sekali yang tampak acuh saja.
" Nggak usah banyak bacot! Cepat katakan apa yang kau butuhkan sehingga kau berani menerobos masuk ke dalam ruanganku? Kau mengganggu kesenanganku saja! Dasar menyebalkan! Kakak dan adik sama-sama pintar membuat aku naik darah!" ucap Dion menatap tajam kepada Catherine.
Catherine sadar bahwa ada dendam kusumat di dalam hati Dion terhadap keluarganya. Oleh karena itu Dion selalu memperlakukannya dengan buruk sejak pertama pernikahan mereka berdua.
Mereka berdua dipaksa untuk menikah oleh keluarga mereka masing-masing. Mengingat perjanjian pernikahan antara Mario dan Angel yang harus batal karena Angel yang kabur dari Indonesia.
Perjanjian pernikahan itu tidak bisa dibatalkan begitu saja karena sudah menyangkut dua grup besar yang sudah beraliansi dalam bisnis. Oleh karena itu mereka pun akhirnya memutuskan untuk menikahkan Dion dan Catherine yang sejak dulu selalu berantem seperti Tom and Jerry.
Walaupun pernikahan mereka sudah masuk angka ke-4 tahun. Mereka berdua tinggal di satu rumah, tetapi tinggal di kamar yang terpisah. Bahkan hingga detik ini Dion tidak pernah menyentuh Catherine barang seujung kuku pun. Apabila dia membutuhkan untuk melampiaskan hasratnya, maka dia akan menggunakan Susan untuk menyelesaikan masalahnya. Walaupun tidak ada cinta di dalamnya.
__ADS_1