
Mario kemudian duduk di sebelah Angel. Sementara itu Catherine yang juga sudah menemukan tempat duduknya yaitu di samping sang kakak, hanya saja mereka berseberangan tempat duduknya. Catherina tampak tersenyum ketika melihat kakaknya sekarang duduk di sebelah Angel.
Mata Catherine yang tampak mengancam sang kakak benar-benar sangat lucu ketika melihat ekspresi Mario yang tampak gugup.
" Aku akan memberitahukan kepada Angel kalau kau adalah laki-laki mesum yang sejak tadi terus memperhatikannya!" ancam Catherine melalui pesan singkat yang dia kirimkan kepada kakaknya.
" Jangan sembarangan kau Catherine!" balas Mario sambil menatap tajam kepada adiknya yang sekarang sedang memeletkan lidahnya ke pada Mario.
Mario tampak mendesah frustasi karena melihat kelakuan adiknya yang dari tadi terus mengancamnya.
" Kenapa? Apakah ada masalah?" tanya Angel dengan wajah polosnya sambil menatap Mario yang saat ini sedang gugup.
' Ya Tuhan! Semoga saja gadis bodoh itu tidak benar-benar mengatakannya kepada Angel. OMG! Bisa hancur reputasiku di hadapan gadis ini!' doa Mario di dalam hatinya.
" Hai Angel kita bertemu lagi!" ucap Catherine sambil tersenyum senang dan melambaikan tangannya ke arah Angel yang tampak terkejut mendengar suaranya.
" Hai Cate ternyata tempat duduk kita berseberangan!" ucap Angel merasa senang karena ternyata ada orang yang dia kenali di dalam pesawat.
" Ya tampaknya kita berjodoh!" ucap Katherine sambil tersenyum ke arah kakaknya yang sedang menatapnya dengan tajam.
Saat ini Mario benar-benar sedang khawatir. Kalau sampai adiknya benar-benar melakukan ancamannya yang tadi dia katakan.
Jantung Mario berdebar saat kencang. Ketika melihat Angel yang tampak berbincang dengan adiknya dengan begitu akrab. Angel tampak melewati dirinya dan menganggap dirinya seakan makhluk tak kasat mata.
__ADS_1
' Ya ampun sungguh lancang sekali! Bagaimana mungkin ada seorang gadis seperti dia yang sangat tidak tahu diri! Dia bahkan tidak mempedulikanku yang ada di sebelahnya. Dia malah asik berbicara dengan gadis bengal itu! Apa dia pikir aku ini makhluk halus yang tidak terlihat?' batin Mario merasa tersinggung harga dirinya karena dianggap tidak ada oleh Angel yang duduk tepat di sebelah kanannya.
" Hmmmmm!" Mario berdehem berkali-kali untuk mengalihkan perhatian Angel yang sejak tadi sibuk berbicara dengan adiknya.
" Ya sudah Angel. Silahkan kau berbicaralah dengan tetangga tampanmu. Tampaknya dia merasa cemburu karena kau lebih tertarik berbicara denganku! Gadis cantik nan imut!" ucap Catherine sambil memeletkan lidahnya kepada Mario yang langsung melotot ke arahnya saking kesalnya melihat kelakuan adiknya yang sangat menyebalkan di matanya.
" Apakah kau kenal dengan Catherine? Kenapa sejak tadi aku melihat kalian seperti berinteraksi?" tanya Angel sambil melirik sekilas ke arah Mario yang berusaha untuk menghindari tatapan Angel.
" Tidak! Aku tidak mengenal gadis bengal itu!" ucap Mario sambil menatap sinis kepada Catherine yang saat ini sedang melotot ke arahnya. Adiknya itu tampaknya merasa kesal karena tidak diakui oleh sang kakak tercinta.
" Baiklah aku sangat mengantuk. Bangunkan aku ketika pesawat sudah mendarat di Indonesia!" ucap Angel akhirnya memutuskan untuk tidur dan istirahat saja. Daripada dia harus bercakap-cakap dengan orang asing yang tidak terlalu dia kenali.
" Hmmm!" ucap Mario yang langsung memijat pelipisnya yang tiba-tiba terasa sakit dan berdenyut.
Sekilas Mario melirik ke arah adiknya dengan tatapan membunuh dan membuat Catherine merasa gugup di buatnya.
Karena malas mendengarkan ocehan adiknya Mario pun kemudian memilih untuk tidur seperti Angel.
Tanpa mereka sadari Angel Saat ini tertidur di dalam dekapan Mario. Mereka berdua terlelap karena sama-sama lelah menjalani penerbangan yang panjang.
Ketika mendengarkan pengumuman dari pramugari bahwa pesawat sudah mendarat di Bandara Soekarno Hatta, tampak Angel yang mulai mengerjakan matanya.
Angel tersentak ketika mendapatkan dirinya ternyata tidur dipelukan Mario.
__ADS_1
Tampak Catherine yang tersenyum ke arah Angel. Sehingga membuat Angel menjadi tersipu malu. Pipinya sampai merona. Angel merasa sangat malu karena tertangkap basah oleh Catherine tidur dipelukan seorang laki-laki asing.
" Ya ampun! Kok bisa aku tidur di pelukan Dia sih? Ini sangat memalukan!" rutuk Angel sampai menutup wajahnya dengan topi yang tadi dia simpan di handbag miliknya. Angel sudah bersiap untuk meninggalkan Mario yang tampak masih terlelaki dan tidur.
Setelah Angel keluar dari pesawat. Tampak Catherine mulai membangunkan kakaknya yang tampak begitu kelelahan.
" Kak ayo cepat bangun! Kita sudah sampai di Jakarta!" ucap Catherine sambil berusaha mengguncangkan bahu kakaknya yang auto melek. Tampak Mario yang menoleh ke samping kanannya. Dia terkejut ketika mendapatkan Angel yang sudah tidak ada di sana lagi.
" Angel sudah turun duluan Kak! Tampaknya dia merasa malu karena tertangkap basah olehku sudah tidur dalam pelukanmu!" ucap Catherine menggoda sang kakak yang tampak tidak mengerti dengan apa yang dia katakan.
" Sudah ayo kita turun dulu Kak! Kasihan penumpang yang lain pasti mereka juga ingin segera bertemu dengan keluarganya!" ucap Katherine ketika dia melihat kebelakangnya tanpa penumpang lain sedang mengantri untuk keluar dari pesawat.
Mario kemudian mengambil koper kecil miliknya dan juga milik sang adik. Kemudian berjalan beriringan dengan adiknya yang terus menggoda dirinya sehingga membuat Mario merasa kesal dibuatnya.
" Kamu kenapa sih dari tadi menggoda Kakak terus? Memangnya apa yang sudah dilakukan Angel sehingga membuatmu begitu senang?" tanya Mario dengan raut wajah ngantuknya dan penasaran dengan ekspresi yang adik yang terus saja membuat dia ingin menjitak kepala adiknya yang sejak tadi terus tersenyum menebarkan rasa penasaran di hatinya.
" Kakak Lihatlah ini!" ucap Catherine sambil menyodorkan ponselnya kepada Mario.
Mata Mario auto melotot ketika dia mendapatkan dirinya yang memeluk Angel dengan erat ketika mereka berdua tidur di dalam pesawat.
" Kau gadis gila! Bisa-bisanya kau mengambil foto seperti ini!" Mario berniat untuk menghapus foto itu tetapi Catherine dengan sigap langsung merebut handphonenya dari tangan Mario yang sudah malu setengah mati.
' Ya ampun! Bagaimana mungkin aku bisa memeluk dia seperti itu di pertemuan pertama kami? Ya Tuhan! Gadis bengal itu benar-benar suka bikin masalah! Akan gawat kalau Angel melihat foto itu. Jangan-jangan Angel nanti akan berpikir bahwa aku benar-benar laki-laki mesum yang suka mengambil kesempatan dalam kesempitan!' batin Mario merasa frustasi ketika dia melihat adiknya yang malahan tersenyum dan melenggangkan kakinya dengan penuh kebahagiaan, nyaris tanpa merasa berdosa sama sekali.
__ADS_1
' Awas saja gadis bengal itu. Kalau sampai berani-beraninya dia menunjukkan foto itu kepada Angel!' ancam Mario di dalam hatinya ketika adiknya yang sudah meninggalkan dia karena takut dengan ancaman sang kakak yang menebarkan Aura pembunuh@n di antara mereka berdua.
Kakak beradik itu memang kalau bertemu selalu saja terlihat tidak akur. Tetapi semua orang tahu bahwa mereka berdua saling menyayangi satu sama lain.