
Catherine menatap Deka yang sejak tadi terus saja menundukkan kepalanya dan tidak berani menatap dirinya.
Sungguh di dalam hati Deka. Dia merasa sangat malu karena sudah memberikan luka di dalam hati Catherine dengan tidak berani untuk mengajak wanita yang dia cintai untuk bertemu dengan keluarga besarnya dan menunjukkan keseriusannya dalam hubungan mereka berdua.
" Apa kau tahu apa kesalahan kamu?" tanya Delia menata putranya dengan lekat.
" Maafkan saya Cath. Saat itu pikiran saya memang masih kekanak-kanakan. Saya benar-benar tidak berani untuk menghadapi kedua orang tua saya. Saya takut status mu sebagai seorang janda tidak diterima oleh kedua orang tuaku Aku merasa ragu dan bimbang untuk melangkah lebih jauh lagi!" ucap Deka jujur dengan semua yang dia rasakan kepada Catherine yang tampak kesulitan untuk bernafas karena mendengarkan penjelasan dari Deka.
" Kak, Ayah kita kalau dilihat dari dekat dia jauh lebih tampan ya? Padahal ketika kemarin Kakak meretas akun media sosialnya. Semua foto yang dia unggah tidak terlalu tampan. Bahkan cewek-cewek seksi yang selalu menghubungi akun benar-benar sangat menyedihkan!" ucap Cello berbisik di telinga Axel yang duduk tidak terlalu jauh dari DK yang sejak tadi terus berusaha mencuri dengar pembicaraan kedua bocah yang sangat tampan itu.
' Wah Aku tidak menyangka. Kalau kedua anakku begitu hebat. Mereka masih kecil, tapu dia sudah bisa meretas akun media sosial ayahnya sendiri!' bathin Deka ketika dia mengetahui bahwa ternyata pelaku yang telah berani meretas akun media sosialnya ternyata adalah putranya sendiri yang baru berusia beberapa tahun saja. Bahkan sekolah saja masih TK. Deka sangat malu karena kegiatan dirinya di media sosial telah diketahui oleh putranya yang sangat cerdas dan jenius.
Sementara itu semua keluarga besar sedang merencanakan untuk pernikahan Catherine dan Deka. Karena bagaimanapun mereka tidak bisa membiarkan si kembar hidup tanpa keluarga yang lengkap.
" Tunggu dulu! Aku ingin bicara secara pribadi dengan Deka. Aku ingin tahu. Apakah dia memang menginginkan pernikahan ini ataukah hanya sebatas kewajiban saja tentang si kembar?" tanya Catherine benar-benar merasa harus memperjelas semuanya agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari.
" Silakan kalian berbicara di luar saja. Kami di sini akan mengatur pernikahan kalian berdua. Karena aku tidak akan membiarkan cucukuhidup tanpa orang tua yang lengkap!" ucap kaisar yang begitu excited ketika dia mengetahui bahwa dirinya telah menjadi seorang kakek dan memiliki cucu yang begitu tampan dan cantik seperti Axel dan Cello.
__ADS_1
" Catherine selama ini tidak pernah memberitahukan kepada kami. Siapa ayah dari si kembar. Oleh karena itu kami sangat marah kepadanya. Karena tidak mau terbuka tentang ayah kandung si kembar!" ucap ibunya Catherine sambil menundukkan kepalanya bagaimanapun dia merasa malu terhadap dirinya sendiri karena ketika Catherine hamil dirinya tidak mendukung putri, akan tetapi malah meninggalkan Catherine dengan bebannya sendiri.
Pada saat kehamilan Catherine. Bisa di katakan hampir semua keluarga menjauhinya dan tidak ada yang mendukungnya. Tidak terkecuali Mario dan Angel yang merasa kecewa kepada adiknya.
Berkali-kali Angel meminta kepada Catherine untuk jujur kepadanya. Tentang identitas ayah dari si kembar. Tetapi Catherine tetap keukeuh untuk menutup mulutnya dan tidak mau memberitahukan tentang identitas ayah si kembar. Sehingga membuat Angel merasa bahwa dia tidak dipercaya oleh adik iparnya.
Tetapi Angel dan Mario tetap mengawasi Catherine dan keponakan mereka. Mario bahkan selalu waspada dan juga Siaga untuk menolong Catherine di manapun dia berada.
Mario bahkan secara khusus menyewa seseorang untuk selalu menemani catering tanpa sepengetahuan adiknya.
Orang sewan Mario itu menyamar menjadi tetangga Catherine yang selalu membantu Catherine dalam setiap kesulitan.
" Kamu yakin kalau kita akan menikah?" tanya Catherine dengan suara gemetar dan menatap Deka yang masih menundukkan kepalanya. Malu dan takut saat ini lebih mendominasi perasaan dekat terhadap wanita yang saat ini sedang menatapnya dengan penuh kerinduan.
Yah Catherine mengakui kalau dia sangat merindukan Deka. Karena laki-laki itulah yang pernah menyentuh perasaan cinta yang ada di dalam hatinya. Hingga dia bisa melupakan semua kesulitan yang pernah dihadapi ketika dahulu dirinya menikah dengan Dion.
" Aku mencintaimu Catherine. Tetapi aku memang mengakui. Kalau aku terlalu pengecut untuk mewujudkan cinta kita berdua menuju pelaminan. Maafkan aku! aku mohon untuk kamu mau memberikan kesempatan kedua untukku. Catherine will you marry me?" tiba-tiba saja Deka bersujud di bawah kaki Catherine dan menyodorkan sebuah cincin di hadapannya.
__ADS_1
Wajah Catherine tampak berderai air mata. Karena merasa haru. Akhirnya setelah bertahun-tahun lamanya perjuangannya membuahkan hasil.
" Catherine! Jawablah sayang. Apakah kau mau menikah denganku?" tanya Deka dengan raut wajah yang begitu memelas dan penuh pengharapan.
" Kau tahu? Butuh keberanian yang sangat besar untuk aku bisa melangkahkan kakiku kemarin untuk menemuimu dan juga kedua orang. Apalagi selama semalam suntuk aku harus diintrogasi oleh kedua orang tuaku mengenai dirimu dan juga anak kita!" ucap Deka dengan suara parau.
Catherine hanya mendengarkan apa yang dikatakan oleh DK Karena sejujurnya dia ingin mengetahui apakah laki-laki yang ada di hadapannya benar-benar serius ingin menjadikan dia sebagai pelabuhan terakhir hidupnya. Ataukah hanya karena merasa bertanggung jawab saja dengan si kembar yang saat ini sudah besar dan membutuhkan sosok seorang ayah.
" Apakah kau benar-benar mencintaiku?" tanya Catherine masih meragu. Apakah dia akan menerima Deka ataukah tidak.
" Kenapa kau berpikir bahwa aku tidak mencintaimu? Justru karena aku sangat mencintaimu. Oleh karena itu waktu itu aku lebih memilih untuk meninggalkanmu. Karena aku tidak mau kau merasa tidak diterima di dalam keluarga aku. Tapi ternyata, semua itu hanyalah ketakutan saja dan semuanya tidak terbukti sama sekali. Aku sangat bodoh ya? Karena telah melewatkan masa-masa terindah saat dirimu sedang mengandung buah cinta kita berdua!" ucap Deka tampak sedih sekali.
Catherine kemudian membangkitkan tubuh Deka yang saat ini sedang bersimpuh di kakinya dan meminta untuk menikah dengannya.
" Maafkan aku___" belum selesai Catherine bicara Deka langsung saja memeluk Catherine dengan air mata berlinang di pipi.
" Tidak Cath! Aku mohon sayang. Aku mohon mari kita menikah demi masa depan kita dan juga demi si kembar yang pasti saat ini mereka membutuhkan ayahnya juga!" ucap Deka berusaha untuk membujuk catering agar tidak menolak lamarannya.
__ADS_1
Deka benar-benar tidak akan sanggup kalau sampai Catherine menolak dirinya dia pasti akan sangat terpukul sekali hatinya.