Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
35. Bertemu Rossa


__ADS_3

Angel yang sedang janjian dengan Dion di sebuah Mall dia merasa terkejut ketika melihat Rossa yang sedang berbelanja dengan ibu tirinya.


" Kenapa dunia sempit ini kemana-mana aku harus selalu melihat dua makhluk aneh itu!" ucap Angel merasa kesal.


Akan tetapi jiwa kepo Angel yang ingin mengetahui apa yang sedang direncanakan oleh kedua orang yang waktu kecil selalu menyakitinya itu, akhirnya menarik dirinya untuk terus mendengarkan apa yang sedang dibicarakan oleh mereka berdua.


" Pokoknya Mah, kita tidak boleh gagal untuk rencana perjodohanku dengan Mario! Cobalah Mama bicara dengan papa. Bukankah papa dan ayahnya Mario itu dulu sahabat baik? Rossa yakin kalau Papa pasti bisa mengusahakan tentang Perjodohan itu!" ucap Rossa merajut kepada ibunya.


Tampak Andien mulai frustasi dengan keinginan putrinya yang selalu mendesaknya untuk memastikan masalah perjodohan putrinya dengan Mario.


" Nantilah! Kalau Papa mau kembali dari Jogja pasti Mama akan membicarakan hal ini dengannya!" Ucap Andien akhirnya menyerah dengan keinginan putrinya yang selalu saja harus dikabulkan.


Mendengar mereka berdua membicarakan tentang ayahnya, seketika Angel merasa rindu dengan sang ayah yang sudah lama tidak pernah dia temui.


" Kapan Ayahku akan kembali dari Jogja?" akhirnya Angel merasa tidak tahan lagi untuk bersembunyi dari mereka. Karena dia benar-benar ingin mengetahui keberadaan ayahnya saat ini


Andien dan Rossa mengurutkan keningnya mendengarkan pertanyaan dari wanita asing yang tidak pernah dia tahu sebelumnya.


" Mah! Bukankah dia adalah wanita yang waktu itu di kafe?" tanya Rossa sambil menatap kepada ibunya.


Andien tampak memperhatikan Angel dari atas rambut hingga ujung kakinya.


" Ayah siapa yang kau maksud?" tanya Andin merasa bingung karena dia tidak merasa mengenal perempuan yang saat ini berdiri di hadapannya dengan tatapan penuh kebencian terhadap dirinya.


" Tentu saja Ayahku! Ayah Zainal, di mana dia sekarang?" tanya Angel dengan suara datar.


Andien dan Rossa tampak terkejut ketika mendengarkan pengakuan dari wanita yang saat ini berdiri di hadapannya ternyata adalah Maria yang sudah lama menghilang dari kehidupan mereka.


" Maria? Apakah betul kau adalah Maria?" tanya Rossa merasa heran dan juga bingung melihat penampilan Mariah yang sekarang benar-benar sangat luar biasa di matanya.

__ADS_1


" Panggil namaku Angel! Karena aku tidak suka dipanggil Maria oleh kalian. Nama itu hanya mengingatkan pada masa burukku ketika dibully dan selalu diperlakukan jahat oleh kalian berdua!" ucap Angel dengan penuh amarah.


" Tampaknya kau sudah menjadi orang yang berhasil, makanya kau sudah berani untuk mengatakan hal kasar terhadap kami berdua!" ucap Andien tersenyum sinis kepada Angel yang selama ini selalu dia rendahkan.


Angel sama sekali tidak memperhatikan dan tidak memperdulikan apa yang dikatakan oleh Andien kepadanya. Karena saat ini di dalam kepalanya hanya ingin bertemu dengan ayahnya. Setelah hampir lebih dari 10 tahun tidak pernah bertemu dengan ayahnya.


" Cepat katakan di mana ayahku!" ucap Angel lagi dengan nada lebih keras.


Tampak Andien tertawa terbahak-bahak melihat emosi yang diperlihatkan oleh Angel kepada mereka.


" Kau tahu? Segalak apapun kau pada kami berdua, bagi kami kau hanyalah seorang Maria kecil yang hidupnya hanya ada di bawah telapak kaki kami!" ucap Andien dengan tertawa dan mengejek kepada Angel.


" Di mana ayahku sekarang? Tidak usah kau berbasa-basi!" ucap Angel dengan sengit.


" Ayah yang mana yang kau maksud Maria? Bukankah kau sudah meninggalkan kami sangat lama? Itu artinya kau sudah tidak pernah menganggap lagi Ayah Zainal sebagai ayahmu! Dia sekarang adalah milikku dan aku tidak akan pernah membiarkan Ayah Zainal untuk mengenalmu lagi. Apalagi kami sudah berhasil untuk membuat Ayah Zainal tidak mau mengenalmu lagi. Jadi sebaiknya Kau Pergilah jauh-jauh dari kami dan jangan pernah lagi mendekati Ayah Zainal!" ucap Rossa dengan wajah penuh kebencian kepada Angel.


" Aku tidak tahu kenapa sejak dulu kau selalu menginginkan segala hal yang kumiliki. Aku hanya ingin bertemu dengan ayahku. Kenapa kalian mempersulitnya?" tanya Angel dengan suara yang tersekat di tenggorokannya.


" Dengar ya! Kami tidak akan pernah membiarkan Ayah Zainal untuk bertemu denganmu lagi. Jadi kau lupakanlah tentang dia dan jadilah anak yatim piatu di atas dunia ini. Kok itu anak nakal Maria. Makanya Ayah dan ibumu tidak ingin memperdulikanmu lagi!" Ucap Rossa sambil terus tertawa terbahak-bahak yang kemudian meninggalkan Angel dalam amarahnya yang luar biasa.


Mendengarkan semua perkataan Andien dan juga Rossa membuat darah Angel mendidih seketika.


' Kurang ajar sekali mereka! mereka tidak mengizinkanku untuk bertemu dengan ayahku sendiri. Berani sekali mereka merendahkanku. Kita lihat saja, aku pasti akan membalaskan semua sakit hatiku dengan merampas apa yang sangat kau inginkan Rossa!" tiba-tiba semangat juang di dalam diri Angel yang kemarin sempat pudar karena merasa tidak senang dengan Mario akhirnya kembali full.


" Aku tidak peduli seberapa menyebalkannya Mario. Tapu yang jelas, aku harus membuat dia menjadi milikku! Sehingga Rossa tidak akan pernah bisa mendapatkannya!" amarah dan dendam di hati Angel seketika membuat semangatnya semakin menggebu.


Angel kemudian menelpon Mario dan mengajaknya untuk bertemu.


" Kau di mana sekarang? Cepat temuilah Aku di apartemenku. Aku ingin bicara denganmu!" tanpa menunggu jawaban dari Mario Angel langsung menutup panggilan telepon tersebut dan dia langsung pergi dari cafe untuk segera pulang ke apartemennya.

__ADS_1


Sementara itu Mario yang masih berada di kantornya masih bingung dengan apa yang dikatakan oleh Angel kepadanya.


" Benar-benar wanita yang aneh! Dia pikir aku ini apa sih? Pria yang bisa datang dan pergi kalau dia menginginkannya? Sungguh lancang! Tetapi ini adalah kesempatan yang bagus ketika Angel yang mulai datang untuk mencariku. Bukankah itu artinya dia sudah mulai menerimaku di dalam kehidupannya?" tanya Mario kepada dirinya sendiri.


Mario kemudian langsung membereskan meja kerjanya dan bersiap untuk pergi ke apartemen Angel untuk memenuhi undangan wanita pujaannya.


" Aku harus segera datang ke sana. Jangan sampai nanti Angel merasa marah kemudian membatalkan pertemuan kami berdua!" dengan sigap dan cekatan Mario langsung pergi meninggalkan kantornya dia tidak memperdulikan sama sekali ketika Surya memanggilnya dari kejauhan.


" Mau pergi ke mana anak itu? Kenapa begitu buru-buru sih? Padahal aku hanya ingin menyampaikan tentang undangan makan malam dari keluarga Bagaskara ke kediaman utama mereka!" ucap Surya merasa bingung dengan putranya sesuka hatinya.


" Biarlah aku tinggalkan pesan saja untuknya!" Surya pun kemudian mengetikkan pesan untuk putranya tentang undangan keluarga Bagaskara yang kebetulan sedang berada di Indonesia.


" Datanglah malam ini ke kediaman keluarga Bagaskara. Kami menunggumu di sana. Kita mendapatkan undangan makan malam untuk bertemu dengan keluarga besar mereka!"


Setelah mengetikkan pesan tersebut, Surya pun langsung mengirimkannya untuk sang Putra yang saat ini masih fokus menyetir karena dia ingin segera sampai ke apartemen Angel.


" Semoga saja Mario mau dan bersedia untuk dijodohkan dengan Angel Bagaskara. Sehingga perusahaan kami akan semakin kuat dan kokoh merajai bisnis di dunia ini!" ucap Surya merasa sangat senang dengan ide tentang perjodohan itu yang diberikan oleh Tasya kepadanya tadi siang.


Entah kenapa Tasya menginginkan Perjodohan putrinya bersama dengan Mario. Hal itu benar-benar masih misterius bagi Surya Dirgantara.


Surya tidak mengetahui tentang usaha dari Andien yang sedang mendekati istrinya untuk bisa menjodohkan Mario dengan Rossa.


Akan tetapi Tasya yang mendapatkan informasi dari ibunya Mario, tentang keinginan Andien untuk menjodohkan Mario dengan Rossa.


Akhirnya Tasya langsung mengambil langkah seribu yaitu dengan memutuskan untuk menjodohkan Mario dengan putrinya. Apalagi Tasya sudah mendapatkan laporan dari Dion tentang Mario yang mencintai putrinya.


Tasya langsung menghubungi Surya dan menanyakan pendapatnya tentang hubungan Mario dan Angel yang sudah dilaporkan oleh Dion kepadanya.


Awalnya Surya merasa terheran kenapa Tasya sampai menghubunginya langsung untuk membicarakan perihal Perjodohan antara Mario dan Angel.

__ADS_1


" Mereka berdua saling mencintai. Bukankah lebih bagus kalau kita sebagai orang tuanya harus mendukung mereka untuk bisa saling menyayangi dalam sebuah ikatan pernikahan yang sah?" ucap Tasya berusaha membujuk ayahnya Mario agar setuju dengan rencana pernikahan mereka yang sudah dia susun dengan sedemikian rapi.


Pikiran Tasya sama persis dengan apa yang ada di kepala Angel. Tasya tidak akan membiarkan Rosa dan Andien mendapatkan apa yang mereka inginkan yaitu menjadi bagian dari keluarga Mario Dirgantara yang terkenal dan juga seorang billioner di Indonesia karena memiliki banyak sekali ladang bisnis yang bisa dijadikan ladang uang bagi keluarga mereka.


__ADS_2