Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
46. Mario Bucin kah?


__ADS_3

Angel berusaha untuk melepaskan dirinya dari Mario yang sejak tadi terus menggenggam tangannya seakan tidak mau melepaskannya.


" Kita sudah berada di mobil. Apakah kau tidak bisa melepaskan tanganku?" tanya Angel kepada Mario yang hanya tersenyum kepadanya.


" Kau tahu sayang? Menggenggam tanganmu adalah suatu kesenangan untukku! aku berjanji kalau aku akan selalu menggenggam tanganmu sampai kapan pun!" ucap Mario sambil mencium telapak tangan Angel yang sejak tadi berada di dalam genggaman tangannya.


Angel tersipu malu mendapatkan perlakuan yang begitu manis dari seorang Mario Dirgantara.


" Apa kau sudah siap untuk meninggalkan kehidupan casanovamu sayang? Kasihan loh para penggemarmu pasti banyak yang bersedih karena kehilangan laki-laki tampan sepertimu!" ucap Angel sambil menatap kepada Mario yang langsung membelalakkan matanya.


Angel tertawa melihat ekspresi Mario yang seperti tak berdosa.


Track rekor seorang Mario Dirgantara sebagai seorang casanove penggila wanita cantik dan **** bukanlah sesuatu yang menjadi rahasia umum di kalangan para kaum hedonis ibu kota.


Di mana ada Mario di situ akan ada pesta dengan puluhan wanita cantik yang akan dia sewa untuk menyenangkan para teman-temannya yang hadir dalam pestanya.


Akan tetapi kehidupan seperti itu sudah jauh ditinggalkan oleh Mario Dirgantara. Setelah dia mengenal cinta terhadap seorang Angel Bagaskara yang telah menawan hatinya dengan cinta dan juga ketulusannya.


" Sejak dulu aku sudah meninggalkan kehidupan itu dan sekarang hidupku hanya fokus kepadamu! Apa kau tahu aku hampir gila ketika kau dulu selalu menyebut nama Dion ketika bersamaku! Aku tidak tahu kalau dia adalah adikmu. Tetapi sungguh, gara-gara kehadiran Dion sudah menyadarkanku betapa aku sangat mencintaimu!" ucap Mario sambil menatap tajam kepada Angel yang sejak tadi terus saja menatapnya dengan penuh kekaguman.


Jantung Angel yang berdebar sejak tadi, karena mendapatkan banyak cinta dan perhatian dari seorang Mario.


' Kalau lama-lama aku dekat dengannya. Aku pasti akan benar-benar jatuh cinta kepadanya. Sementara aku sampai sekarang belum yakin kalau dia benar-benar mencintaiku!' batin Angel berusaha untuk melepaskan tangannya dari genggaman Mario.


Mario tanpa kecewa karena wanita yang dia cintai sepertinya belum merasa yakin akan ketulusan cintanya.


" Percayalah sedikit demi sedikit kau akan mencintaiku. Aku yakin dengan performa diriku sendiri bahwa aku pasti bisa membuatmu jatuh cinta!" ucap Mario sambil mengucapkan kening Angel.


Setelah mereka sampai di apartemen Angel, Angel pun kemudian masuk ke dalam apartemennya. Ketika dia melihat Mario yang mengikutinya dia pun kemudian membalikkan tubuhnya dan menatap tunangannya dengan intens.

__ADS_1


" Kenapa kau tidak pulang ke apartemenmu?" protes Angel ketika dia melihat Mario yang sudah mulai membuka sepatu dan jasnya.


" Aku sudah lelah jadi aku akan memutuskan untuk tidur di apartemenmu!" ucap Mario yang kemudian langsung masuk ke dalam kamar Angel.


Angel yang terkejut melihat kelakuan Mario yang seakan sudah menganggap bahwa apartemennya sebagai rumahnya sendiri.


" Kau ini apa-apaan sih? Kenapa jadi setiap hari tidur di sini sih? Nanti orang-orang akan berpikir macam-macam dengan kita berdua!" protes Angel merasa tidak senang kalau sampai Mario benar-benar tidur di apartemennya lagi.


Mario langsung masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya dia benar-benar mengacuhkan segala protes yang diajukan oleh Angel kepadanya.


" Ih dia benar-benar menjengkelkan! Kenapa dia jadi senang tinggal di sini?" sejak Mario sering mengunjungi apartemen Angel, Dion malbi memilih untuk tinggal di Mansion utama apalagi sekarang kedua orang tuanya sudah ada di sana.


Kedua orang tuanya selalu saja melarang Dion untuk mengganggu mereka berdua. Sehingga selalu dimarahin kalau Dion mau berkunjung ke apartemen sang kakak.


" Mereka tuh belum menikah Mah. Kenapa mereka sudah berkumpul seperti itu? Mau dikemanakan muka keluarga kita kalau sampai kakakku hamil luar nikah?" ucap Dion merasa jengkel melihat kedua orang tuanya yang seperti membebaskan Mario untuk dekat dengan kakaknya.


Dian mengerutkan keningnya ketika di basement dia melihat mobil milik Mario sudah terparkir cantik di sebelah mobil Angel.


" Pria brengsek itu benar-benar sudah menjadikan apartemen kakakku sebagai rumah keduanya!" ucap Dion merasa kesal dan jengkel ketika dia mengetahui bahwa Mario sekarang sedang ada di apartemen kakaknya.


Dengan langkah terburu-buru Dion pun langsung naik ke lantai atas di mana unit sang kakak berada.


" Aku harus mengawasi mereka berdua jangan sampai mereka melakukan hal-hal yang akan disesali kemudian hari!" ucap Dion melangkahkan kakinya semakin lebar.


Dion langsung membuka apartemen kakaknya dan dia terkejut ketika melihat Mario yang saat ini sedang berada di ruang tamu sedang menonton televisi sementara sang Kakak sedang memasak di dapur.


" Kenapa malam-malam begini kau berada di apartemen kakakku?" tanya Dion dengan menatap sinis kepada Mario yang seperti santai saja menanggapinya.


" Memangnya kenapa dia itu kan tunanganku sebentar lagi dia akan menjadi istriku! Apa Kau keberatan dengan statusku?" tanya Mario tanpa melirik sekilas pun kepada Dion.

__ADS_1


Dion yang merasa sangat kesal terhadap Mario dia pun kemudian menarik tangan Mario untuk keluar dari apartemen kakaknya.


" Pulanglah jangan kau merusak nama kakakku dengan kelakuan burukmu itu! lokal ingin selalu berdekatan dengan kakakku segala kau persiapkan pernikahan kalian maka aku tidak akan mengatakan apapun lagi ketika melihatmu berada di sini!" ucap Dion dengan menatap tajam kepada Mario yang terbelalak matanya melihat kekasaran Dion terhadapnya.


" Sudahlah Dion. Biarkan saja dia mau melakukan apa. Kau suruh dia untuk tidur di kamarmu. Aku mau istirahat dulu. Oh ya Mario. Makanannya sudah siap di meja makan kalau kau ingin makan-makan lah!" ucap Angel meninggalkan mereka berdua yang tampak sedang bersitegang.


" Apa kau tidak mau makan? Makanlah bersama kami bukankah kau juga lapar?" tanya Mario menarik tangan Angel yang sudah siap masuk ke dalam kamarnya.


" Aku sudah kehilangan selera makan hanya dengan melihat kalian berantem seperti itu!" ucap Angel kemudian dia menutup pintu kamarnya dan menguncinya dari dalam.


Mario yang melihat Angel yang masuk ke dalam kamar tanpa menyentuh makanannya dia pun kemudian menatap tajam kepada Dion dan merasa kesal kepadanya.


" Apakah kau senang melihat kakakmu tidur dengan kelaparan? Ckckckc! Oh itu mengatakan kalau kau sayang terhadap kakakmu tetapi kau tidak memperdulikan dia!" ucap Mario yang akhirnya mengambil jas dan juga barang-barangnya kemudian dia pun meninggalkan apartemen Angel dengan hati mendongkol kepada Dion.


" Dia yang salah sudah membuatku marah karena selalu mau menginap di sini. Kenapa malah dia yang memarahiku benar-benar orang aneh!" ucap Dion merasa kesal melihat kelakuan Mario yang sangat kekanakan menurutnya.


Mario meninggalkan apartemen kakaknya di handphone kemudian langsung mengunci apartemen tersebut dan dia pun masuk ke kamarnya sendiri.


" Aku harus menyusun strategi untuk membuat Dion meninggalkan kakakku! Bagaimanapun aku tidak bisa membiarkan kakakku menikah dengan seorang Casanova seperti dia. Seorang playboy yang pasti banyak kekasihnya di luar sana! Track rekor seorang Mario Dirgantara bukanlah main-main di dunia malam!" ucap Dion sambil menatap tajam kepada Mario yang saat ini sudah meninggalkan apartemennya dari kaca jendela kamarnya yang langsung bisa melihat basement apartemen.


Dian merasa lega karena Mario sekarang sudah meninggalkan apartemen kakaknya.


Kemudian membaringkan tubuhnya di atas ranjang miliknya.


Sejak kedatangan kedua orang tuanya ke Indonesia dia memang lebih banyak menghabiskan waktunya di kediaman utama Karena dia sudah lelah mendengarkan ocehan kedua orang tuanya yang selalu memintanya untuk datang ke sana.


Dion sebagai putra satu-satunya di keluarga Bagaskara Memang digadang-gadang sebagai pewaris Bagaskara Group.


" Aku harap kalaupun benar Mario menikah dengan kakakku maka dia rela untuk meninggalkan kehidupan malamnya dan juga para fansnya yang saya yakin tidaklah sedikit!" ucap Dion sesaat sebelum matanya benar-benar terpejam.

__ADS_1


__ADS_2