Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
21. Nasibkah??


__ADS_3

Angel keluar dari bandara dengan santai dan bahagia. Sekarang dia sedang menunggu Dion untuk menjemputnya.


Dion datang ke Indonesia menggunakan jet pribadi milik keluarganya. Sehingga dia sampai duluan dan menjanjikan kepada Angel untuk menjemputnya di bandara.


" Ke mana ini bocah bengal itu? Tadi bilangnya mau menjemputku, malahan tidak datang-datang juga!" ucap Angel sambil melihat jam di ponselnya.


Sementara itu dari kejauhan Catherine tampak melambaikan tangannya kepada Angel. Mario yang melihat Angel yang sedang menunggu jemputan, tampak memerah wajahnya. Karena dia malu ketika mengingat kejadian di pesawat ketika dirinya memeluk Angel yang sedang tidur.


" Awas kalau kau bicara macam-macam kepada Gadis itu. Lihat saja, Aku tidak akan mengampunimu!" ancam Mario sambil mencekal tangan pun adiknya dengan keras.


Catherine sampai meringis dibuatnya dan dia mengerucutkan bibirnya karena merasa jengkel kepada sang kakak.


" Iya bawel! Aku tidak akan ngomong apapun sama Angel. Lagi pula Angel tahu kok kalau kalian tadi tidur di pesawat berpelukan. Kan dia bangun duluan daripada kakak!" ucapkan sambil memeletkan lidahnya kepada sang kakak yang langsung terkejut mendengarnya.


" Apa itu benar Catherine?" tanya Mario merasa terkejut.


Catherine langsung mendekati Angel,dia tengah berusaha untuk menghindari sang kakak yang pasti akan melakukan sesuatu kepadanya.


" Halo Angel. Kita bertemu lagi di sini. Nasib kah?" tanya Catherine sambil tersenyum kepada Angel yang tidak mengerti dengan perkataannya.


Tampak Angel menggelengkan kepalanya karena tidak paham dengan apa yang dikatakan oleh Catherine.


" Iya kata orang kalau kita bertemu tiga kali tanpa disengaja itu yang disebut dengan nasib ataupun takdir!" ucap Kathryn sambil menyengir di hadapan Angel yang hanya bisa tersenyum mendengar perkataannya.


" Oh ya perkenalkan dia adalah Kakakku yang paling tampan sejagad raya, namanya Mario Dirgantara!" Ucap Catherine dengan penuh kebanggaan kepada Angel.


Melihat Mario berada di hadapannya sambil menyodorkan telapak tangannya, tiba-tiba saja Angel merasa sangat malu. Ketika dia mengingat kembali kejadian di pesawat ketika dirinya tidur di dalam dekapan Mario.


Pipi Angel sampai memerah sehingga membuatnya tampak begitu cantik alami.

__ADS_1


" Perkenalkan namaku Mario Dirgantara!" ucap Mario sambil tersenyum kepada Angel.


" Angelina!" ucap Angel dengan tersipu malu.


" Nama yang cantik secantik orangnya!" ucap Mario tampak terpesona dengan Angel sehingga dia melupakan untuk melepaskan genggaman tangannya dari Angel.


" Hmmmm, ehem!" tampak Catherine yang berdehem berkali-kali untuk menyadarkan dua insan yang sedang terpesona pada pandangan yang kesekian kalinya. Sejak pertemuan mereka pertama kali di pesawat.


" Maafkan Aku!" WhatsApp Mario sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal kemudian dia pun melepaskan gendongan tangannya dari Angel.


" Baiklah aku pulang dulu ya? Itu, jemputanku sudah datang. Senang berkenalan dengan kalian!" ucap Angel berpamitan kepada kakak beradik yang rupawan itu.


Mario mengerutkan keningnya ketika dia melihat seorang pria tampan mendekati Angel dan mencium pipinya di hadapan dirinya. Mario merasa ada semacam gelagat aneh di dalam hatinya ketika melihat keintiman tersebut di antara Angel dan pria tampan itu.


" Udah nggak usah cemburu kakaku sayang! Kalau Kakak memang naksir sama Angel tinggal samperin aja! Laki-laki Tampan itu biarkan aku yang akan membereskannya." ucap Catherine menawarkan jasa kepada kakaknya yang sepertinya merasa cemburu melihat kedekatan Angel dan Dion.


Setiap orang yang melihat mereka berdua, pasti akan berpikir kalau mereka adalah sepasang kekasih yang begitu mesra.


Apalagi melihat Lion yang memeluk pinggang Angel dengan begitu nyaman.


" Lihatlah pandangan mereka yang merasa cemburu dengan kita berdua!" ucap Dion dengan penuh kebanggaan ketika dia mendapatkan tatapan penuh cemburu dari laki-laki di sekitar mereka yang melihatnya memeluk Angel dengan posesif.


" Hentikan omong kosongmu! Ayo cepat aku sudah sangat lapar sekali dan ingin tidur di ranjang!" ucap Angel sambil mempercepat langkah kakinya menuju mobil Pajero berwarna biru yang dibawa oleh Dion.


" Kau bisa tidur di ranjangku sesuka hatimu!" ucap Dion sambil mencium pipi Angel dengan mesra.


Jelas orang yang tidak mengenal mereka pasti akan berpikir bahwa mereka adalah pasangan kekasih yang sedang kasmaran. Tidak terkecuali dengan Mario yang sejak tadi terus memperhatikan interaksi keduanya. Karena dia saat ini berjalan tidak jauh jaraknya dengan Angel dan Dion.


" Wih! Tunggangannya keren kak. Tampaknya dia bukan orang yang sembarangan. Kakak pasti akan menemui kesulitan untuk bersaing dengan laki-laki itu." ucap Catherine ketika melihat Dion yang membukakan pintu mobil untuk Angel dan Angel tampak tersenyum kepada Dion dengan begitu manis.

__ADS_1


Perasaan cemburu di dalam hati Mario tampak terlihat begitu nyata. Apalagi ketika dia dengan jelas mendengar percakapan antara Angel dan Dion tentang ranjang dan sebagainya. Hal itu benar-benar membuat hati Mario sangat panas karena terbakar api cemburu.


" Mana sopir kita? Kenapa lama sekali untuk menjemput? Apa kau sudah menghubunginya lagi?" ucap Mario dengan suara ketus dan kesal. Karena saat ini perasaan yang sedang tidak baik-baik saja.


" Dia sudah dalam perjalanan tadi aku sudah menghubunginya!" ucap Catherine sambil duduk di kursi yang dekat dengan parkiran mobil agar bisa melihat kedatangan sopir mereka untuk menjemput keduanya.


" Cepatlah! Kenapa lama sekali? Kita jadi tidak bisa mengikuti mereka berdua!" ucap Mario dengan frustasi ketika dia melihat mobil milik Dion sudah meninggalkan pelataran parkiran milik bandara.


Ketika melihat sebuah taksi melintas di hadapannya Dion langsung memberhentikan mobil tersebut.


" Jemputan kita sebentar lagi datang Kak! Kau mau pergi ke mana?" tanya Catherine merasa terkejut karena dia ditinggalkan oleh kakaknya.


Karena terburu-buru ingin mengikuti mobil milik Dion, Mario sampai tidak sempat mengucapkan apapun kepada adiknya.


Sementara itu Catherine merasa jengkel sekali dengan kelakuan kakaknya yang pergi begitu saja meninggalkan dia. Karena kakaknya pergi begitu saja dan meninggalkan koper-koper mereka yang banyak di bersama dirinya sekarang.


Tampak Catherine misuh-misuh dengan kelakuan Sang kakak yang telah melindasnya.


Mario yang saat ini sudah berada di dalam taksi. Dia memerintahkan kepada Sopir itu untuk mengikuti mobil Pajero yang dikendarai oleh Dion bersama Angel.


" Tolong untuk mengikuti mobil itu jangan sampai ketinggalan!" perintah Mario kepada sang supir yang langsung mengangguk.


Mario bisa melihat interaksi antara Angel dan Dion di dalam mobilnya karena jarak mobil mereka tidak terlalu jauh.


Apalagi Dion yang membuka kap mobilnya sehingga terbuka dan menampakkan wajah mereka seutuhnya dan bisa diperhatikan oleh Mario dari belakang.


Hati Mario meradang karena melihat interaksi keduanya yang begitu Intens dan intim.


" Apakah anda sedang mengikuti kekasih Anda yang berselingkuh?" tanya sang sopir sambil melirik sekilas kepada Mario yang tampak sedang menggenggam telapak tangannya hingga buku-buku jarinya memutih sangking kerasnya.

__ADS_1


__ADS_2