Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
105. Ketemu


__ADS_3

Angel yang sudah bangun dari pengaruh obat tidur. Angel butuh istirahat yang cukup setelah mengalami hari yang sangat berat baginya. Setelah dia masuk ke dalam ruangan ICU dan mendapatkan penanganan serius dari dokter setelah dia jatuh dari atas tangga.


" Sayang akhirnya aku bangun juga!" ucap Mario merasa sangat senang melihat Angel yang tersenyum kepadanya.


" Bagaimana kabarmu sayang? Hm? Kenapa wajahmu tampak begitu pucat?" tanya Angel dengan suara terbata-bata.


Mario tersenyum melihat istrinya yang begitu perhatian terhadapnya. Padahal dia sendiri saat ini dalam keadaan sangat kritis.


" Aku baik-baik saja Sayang. Kau tidak usah khawatirkan aku. Aku lebih baik saja sayang! Sekarang kau pikirkan kesehatanmu agar bisa segera kembali ke rumah dan berkumpul dengan si kembar kembali!" ucap Mario sambil mencium telapak tangan Angel yang sangat dia rindukan.


Sudah dua hari Angel berada di rumah sakit dan benar-benar sudah membuat Mario sangat ketakutan. Karena anak mereka dalam kandungan Angel sekarang sangat lemah kondisi nya setelah jatuh dari tangga.


Dengan sangat ekstra hati-hati dokter sampai sekarang masih terus memantau kondisi ibu dan anak.


" Sayang, apa kau ingin makan sesuatu? Katakanlah padaku aku akan mencarinya untukmu!" ucap Mario dengan senyum penuh kebahagiaan.


Mario sudah berjanji kepada dirinya sendiri. Bahwa dia akan membayar hutang masa lalunya. Ketika Angel mengandung si kembar dulu. Saat Angel melarikan diri darinya. Dia akan menjadi suami siaga yang selalu memenuhi semua kebutuhan Angel dan mendampinginya pada kehamilan yang kedua kali ini.


Walaupun di hati Mario benar-benar sangat ketakutan sekarang. Bagaimana kalau sampai Angel mengetahui kalau dirinya pernah tidur satu kali dengan Rossa? Walaupun itu karena terjebak oleh ibu dan anak itu yang sangat terobsesi untuk menjadikannya sebagai suami dari Rossa.


' Ya Tuhan! Tolong kau lindungi rumah tangga kami berdua. Tolong berikanlah kebahagiaan kepada kami. Jangan sampai ombak dan badai itu kembali menghancurkan rumah tangga kami yang saat ini sedang kami bangun kembali setelah porak poranda di masa lalu!' doa Mario di dalam hatinya sambil terus menatap wajah Angel yang masih terlihat pucat dan tidak bersemangat.


Angel terus memperhatikan wajah suaminya yang tampak murung dia tahu kalau saat ini Mario sedang menyembunyikan sesuatu.


" Ada apa sayang?" tanya Angel yang terus menatap mata Mario yang sejak tadi berusaha untuk menghindarinya.

__ADS_1


Mario mengerjapkan matanya berkali-kali. Dia berusaha untuk mengusir air mata yang berusaha untuk menerobos keluar dari pertahanannya yang hampir jebol.


Sungguh menyembunyikan sesuatu dari orang yang kita cintai itu adalah sesuatu yang sangat menyiksa dan saat ini Mario sedang merasakan itu.


Di saat Angel dan Mario sedang berusaha untuk berkomunikasi tentang perasaan masing-masing. Tiba-tiba saja Rossa masuk ke dalam ruangan itu dengan senyumnya yang sangat memuakkan.


Mario sangat terkejut melihat Rossa yang begitu percaya diri duduk di sampingnya dan merangkul pundaknya.


" Halo sayang apa kabarmu?" tanya Angel yang kemudian berusaha untuk mencium Mario tetapi Mario langsung menghindar dan bangkit dari tempat duduknya.


Angel hanya bisa mengernyitkan keningnya melihat kelakuan Rosaa yang pernah menjadi saudara tirinya yang benar-benar tidak tahu malu karena berani menggoda suaminya di depan matanya.


" Ya ampun kok galak sekali Mario! Rupanya kau lupa saat kita bercinta malam itu huh? Kau begitu ____" kata-kata Rossa langsung dibungkam oleh tangan Mario yang langsung menariknya keluar dari ruangan Angel.


Angel menjadi bingung sendiri melihat kelakuan dua orang yang sekarang sudah pergi meninggalkan ruangannya.


Sementara itu di luar tampak Mario yang sedang menetap tajam kepada Rossa.


" Dengar ya Rossa! Jangan sekali-kali kau mencoba-coba untuk mengatakan hal yang tidak-tidak di depan istriku! Atau aku akan menghancurkan karirmu di dunia entertain!" ancam Mario dengan mencekik leher Rossa yang wajahnya sampai memerah karena sesak nafas.


" Mario Apa kau gila sekarang? Aku saat ini sedang hamil anakmu! Apa kau ingin membunuhku huh. Kurang ajara! Cepat lepaskan tanganmu dari leher aku. Sakit Mario!!!" ujar Rossa dengan suara keras dan terbata-bata, yang sengaja Rossa lakukan agar Angel di dalam kamarnya bisa mendengar apa yang dia katakan.


Mario yang sudah kehabisan kesabarannya, dia langsung melemparkan tubuh Rossa bahkan sampai mencium lantai rumah sakit.


" Aku rasa di sini yang gila adalah kamu Rosa. Karena kau yang tidak pernah mengaca kepada dirimu sendiri!" ucap Mario yang kemudian meninggalkan Rossa dalam kesedihannya karena tidak dianggap sama sekali oleh Mario.

__ADS_1


Rossa bangkit dari jatuhnya. Menatap nanar kepada Mario yang kembali masuk ke ruangan Angel dengan mata berapi-api.


Ketika Rosa hendak masuk ke dalam ruangan itu ternyata pintunya telah dikunci oleh Mario.


" Buka pintunya Mario! Dasar sialan! Setelah kau membuat aku hamil sekarang kau mau lepas tanggung jawab gitu aja huh?" teriak Rossa di luar kamar perawatan Angel.


Angel yang sejak tadi mendengarkan percakapan Mario dan Rossa dia hanya menatap suaminya dengan tatapan bingung dan penuh pertanyaan.


Mario berusaha untuk menggenggam telapak tangan istrinya. Mario hendak menjelaskan masalah yang sebenarnya sedang terjadi antara dirinya dengan Rossa.


Akan tetapi Angel langsung menarik telapak tangannya dan membuang mukanya ke area samping dan tidak mau melihat Mario.


Mario merasa hatinya benar-benar sakit mendapatkan penolakan dari sang istri.


" Aku bisa menjelaskan semuanya padamu sayang. Aku mohon! Tolong jangan kau percaya dengan apapun yang dikatakan oleh Rossa!" ucap Mario masih tidak menyerah untuk membujuk Angel agar mau mendengarkan penjelasannya.


Akan tetapi Angel yang saat ini kondisinya belum terlalu Fit setelah masuk ICU, dia syock ketika mendapatkan kabar berita yang begitu mengejutkan. Berita itu membuat dia terasa begitu sesak nafasnya.


Mario sangat ketakutan melihat Angel yang seperti kesulitan bernafas. Mario langsung keluar dari ruangan Angel dan mencari dokter untuk bisa memeriksa istrinya.


Rossa yang berada di luar ruangan melihat Angel yang saat ini begitu menderita dia pun masuk ke dalam ruangan itu dengan penuh kebahagiaan yang terlihat di matanya.


" Cepatlah kau mati Angel! Karena aku akan segera menggantikan posisimu sebagai istri Mario Dirgantara yang terhormat! Hahaha! Kau harus tahu Angel, kalau saat ini aku sedang mengandung anaknya Mario!" ucap Rossa sambil menarik tangan Angel dan menaruhnya di di atas perutnya yang masih terlihat rata dan ramping.


Angel yang saat ini sedang sesak nafasnya. Dia hanya terus menatap wajah Rossa, tidak percaya sama sekali dengan semua kata-kata Rossa. Angel menatap Rossa dengan mata berkaca-kaca sambil terus menggelengkan kepalanya, seakan menolak fakta yang disodorkan oleh Rossa di hadapannya.

__ADS_1


Saat dokter dan Mario masuk ke dalam ruangan Angel. Rossa pun kemudian mundur dan membiarkan mereka untuk memberikan pertolongan kepada Angel.


__ADS_2