Genggam Tanganku Sayang Selamanya

Genggam Tanganku Sayang Selamanya
84. Keluarga Bahagia


__ADS_3

Angel kemudian berbisik kepada Steven dan Bryan untuk menyusun rencana agar bisa membuat Mario kembali bahagia.


" Tapi mama, aku takut kalau nanti papa tidak suka dengan apa yang akan kita lakukan!" ucap Steven sambil menundukkan kepalanya.


Angel kemudian mencium kening Steven dengan lembut. Bryan yang ingin juga dicium oleh ibunya langsung mendekati Angel dan menyodorkan keningnya ke hadapan sang ibu yang sudah sangat lama dia rindukan.


Dengan senang hati Angel langsung mencium kening Bryan dan memeluk kedua putranya yang sudah membuat hidupnya kembali berwarna.


Mario yang tengah melihat adegan langka itu langsung memotret mereka menggunakan ponselnya. Mengabadikan momen bahagia keluarga kecilnya yang terjadi antara istrinya dan kedua anaknya.


Saat Mario sedang memperhatikan foto yang dia ambil tadi, tiba-tiba saja aplikasi hijaunya menampilkan beberapa pesan dari nomor yang sudah dia kenal.


" Aku ingin bertemu denganmu. Karena ada hal yang sangat penting yang ingin aku bicarakan denganmu. Ini tentang rahasia kamu, tentang kemarin malam antara kau dan Rossa. Datanglah segera ke Hotel Grand Abdullah. Aku akan menunggumu di sana!" Mario membaca pesan itu berulang kali dan mencoba mengetahui nomor siapa yang telah mengirimkan pesan itu kepadanya.


Mario mencoba untuk mengabaikan pesan itu tetapi hatinya tergelitik untuk mengetahui apa yang akan disampaikan oleh orang tersebut.


" Katakan saja di sini apa yang kau inginkan aku tidak punya waktu untuk bertemu denganmu!" ucap Mario membalas pesan tersebut kemudian dia menatap kembali Angel dan ke dua putranya yang sedang bermain dengan begitu seru.


" Datang saja ke hotel itu! Maka kau akan mengetahui semuanya!" akan tetapi Mario yang sudah memiliki trauma dengan pesan dari orang yang tidak dia kenal. Mario sudah tidak mau lagi peduli dengan pesan tersebut. Dia kemudian langsung memblokir nomor itu dan langsung menonaktifkan ponselnya.


Mario berusaha untuk bersikap wajar. Bagaimanapun dia tidak mau kalau sampai Angel curiga dengan apa yang terjadi kepada dirinya saat ini.


" Aku harus segera bercerita kepada Angel tentang kejadian malam itu. Kalau tidak, aku akan terus dihantui dengan rasa bersalah. Pasti akan ada seseorang yang akan dengan tidak tahu malu memanfaatkan kelemahanku itu untuk mengancamku!" ucap Mario bermonolog dengan dirinya sendiri.


Mario terus memperhatikan orang-orang yang penting di dalam hidupnya.

__ADS_1


Melihat senyum Angel dan kedua putranya membuat Mario sangat bahagia.


" Aku tidak akan pernah membiarkan kebahagiaan keluargaku hancur begitu saja. Hanya karena perbuatan Rossa kepadaku. Aku akan segera mengatakan kepada Angel yang sejujurnya apa yang terjadi pada malam itu! Aku tidak mau orang lain yang duluan mengatakan kepadanya sehingga dia tidak akan pernah memaafkanmu!" Mario sudah bertekad bulat untuk mengatakan semua hanya kepada Angel.


Mario kemudian bangkit dari duduknya dan mendekati Angel serta Bryan dan Stevan yang masih aktif bermain mandi bola.


" Sayang! Ayo kita pulang sekarang. Sebentar lagi sudah mau malam. Kita harus sudah sampai di rumah sebelum maghrib! Kasihan si kembar kalau terlalu lama berada di luar!" ucap Mario sambil tersenyum melihat Bryan dan Steven yang sudah mulai merasa nyaman dengan istrinya.


Tiba-tiba saja Steven memeluk kaki Mario dan meminta untuk digendong oleh ayahnya.


" Papa! Kami ingin pulang ke Mansion dan kami akan tinggal denganmu mulai hari ini!" ucap Steven sambil mencium pipi Mario sehingga membuat Mario menjadi sangat bahagia dan tanpa dia sadari dia tersenyum begitu manis.


Angel tersenyum melihat senyum Mario yang mulai kembali setelah mendapatkan penerimaan dari putranya.


Tidak ada kebahagiaan yang melebihi itu bagi Mario maupun Angel.


Steven diangkat oleh Mario, sementara Bryan yang tidak mau kalah dengan saudaranya mulai manjat ke punggung sang ayah dan dengan begitu nyaman berada di gendongan ayahnya.


Kebahagiaan keluarga kecil mereka terus diperhatikan oleh Sulis dari kejauhan hatinya sangat panas dan sangat iri melihat Mario yang begitu bahagia bersama Angel.


" Lihatlah Angel! Aku tidak akan pernah membiarkanmu memiliki Mario untuk selamanya. Karena dia hanya boleh menjadi milikku!" ucap Sulis mengepalkan Kedua telapak tangannya.


Sulis terus ngikuti kemanapun mobil Mario pergi. Karena dia ingin mengetahui alamat Mario saat ini.


Setelah mengetahui alamat Mario, Sulis akan memiliki banyak rencana untuk dapat segera menghancurkan rumah tangga Mario dan Angel. Perasaan cinta Sulis untuk Mario terlalu besar. Dia tidak rela melihat Mario bahagia dengan wanita lain. Karena baginya kebahagiaan itu haruslah bersamanya.

__ADS_1


Begitu sampai di mansion Mario langsung mengangkat Steven yang tertidur di dalam pelukan Angel.


" Biar aku mengangkatnya ke dalam! Tidak usah dibangunkan sayang. Kasihan mereka! Pasti sangat lelah setelah bermain seharian tadi!" ucap Mario sambil mengelus wajah Angel yang langsung mengangguk dan menyetujui perkataan Mario.


Sementara itu di luar pintu gerbang, Sulis yang memperhatikan semua kemesraan antara Mario dan Angel. Hatinya benar-benar panas dan merasa iri. Karena Mario dulu tidak pernah selembut ini kepadanya.


Sulis pun merasa terkejut karena ternyata Mario memiliki sisi lembut seperti itu terhadap Angel dan juga kedua putranya.


Selama ini Sulis berpikir bahwa Mario tidak suka dengan anak kecil dan juga tidak suka Status pernikahan. Oleh karena itu, Mario tidak pernah mengijinkan dia untuk hamil. Walaupun mereka sudah berhubungan lebih dari 2 tahun dalam hubungan tanpa status.


Sulis tidak tahu bahwa Mario adalah tipe laki-laki yang akan memberikan segalanya kepada wanita yang dia cintai.


Selama kebersamaannya bersama Sulis, Mario hanya menganggap itu sebagai having fun, tidak lebih. Lagipula Mario selalu memberikan uang setelah mereka berhubungan badan dan Mario menganggap itu sudah selesai tanpa memiliki tendensi apapun dalam hubungan mereka berdua.


Hanya perasaan Sulis yang menganggap bahwa hubunganny dengan Mario adalah hal yang serius dan dia merasa bahwa Mario juga mencintainya selama itu.


Sulis tidak tahu bahwa Mario melakukan semua itu kepada semua wanita yang pernah hadir dalam hidupnya. Karena Mario tidak pernah mau menyakiti hati wanita yang menginginkannya.


Perilaku hidup dan kebiasaan Mario berubah setelah dia bertemu dengan Angel. Ketika dia mulai tahu artinya cinta seperti apa.


Mario bahkan rela kehilangan semua ambisinya untuk bisa menguasai perusahaan keluarga Angel.


Setelah pernikahannya dengan Angel, Mario sudah mengembalikan semua saham-saham keluarga Bagaskara kepada Bayu dan Dion.


Akan tetapi Dion yang masih belum sadar bahwa dia mencintai Catherine masih saja melakukan sesuatu yang membuat Catherine semakin membencinya.

__ADS_1


__ADS_2