Hanya Istri Bayangan.

Hanya Istri Bayangan.
H I B 65.


__ADS_3

Tak di sangka tak di ngana, perasaan perempuan memang begitu rumit jika menyangkut dengan sebuah kata *rasa*.


Air bening mengaliri cekungan di wajah yang tak lagi muda.


" Ibu.. Ibu jangan nangis Bu. Mutia benaran tidak apa-apa Bu. Ibu.. " Mutia menjatuhkan dengkulnya dan mendekap ibunda tercintanya.


Tiada maksud hati Mutia untuk melukainya. Mutia hanya tidak ingin ibunya yang sudah sangat tua baginya harus menanggung segala keluh kesah yang ada. Ada rasa yang tidak enak mengganjal, tapi ia juga tidak bisa menolak keinginan ibunya. Mau tidak mau ia akan menceritakan dari awal.


" Baiklah Bu, jika ibu menginginkannya. Mutia akan bercerita. "


Setelah mendengar penuturan panjang kali lebar sang putri. A'yunina tertegun... Iya tidak menyangka bahwa putra satu-satunya yang ia bawa sebab rasa kasihan itu mampu melukai hati putrinya lagi.


" Mutia, maafin ibu.. "


A'yunina merasa bersalah, dengan menggenggam tangan sang anak Mutia dengan sedikit meremas agar ia bisa kuat dengan kenyataan.


" Ibu.. Ibu tidak salah apa-apa dalam hal ini. Allah akan tahu, Allah akan mendengar keluh kesah setiap hambanya Bu. Allah tidak akan tinggal diam. Jika nanti, pada akhirnya Mutia tidak bisa bersama mas Arman... Ibu jangan marah ya... Sebab, Allah pernah berjanji... "


Janji Allah SWT Kepada Umat Islam



Janji akan surga



Janji Allah SWT pertama ditujukan bagi orang yang bertakwa. Allah menjanjikan surga seluas langit dan bumi dalam QS. Ali Imran ayat 133,


۞ وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ


Artinya: "Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa."



Janji disempurnakan pahala



Berikutnya adalah janji Allah SWT dalam menyempurnakan pahala bagi mereka mengamalkan segala perintah Allah, serta meninggalkan semua larangan-Nya. Allah berfirman,


وَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ


Artinya: "Dan adapun orang yang beriman dan melakukan kebajikan, maka Dia akan memberikan pahala kepada mereka dengan sempurna. Dan Allah tidak menyukai orang zalim." (QS Ali Imran: 57).


detikNews


Home

__ADS_1


Berita


Jabodetabek


Jawa Timur


Internasional


detikX


Kolom


Blak blakan


Pro Kontra


Infografis


Foto


Video


Hoax Or Not


Suara Pembaca


Jawa Barat


Makassar


Medan


Indeks


detikNews


Berita


Janji Allah SWT Kepada Umat Islam, Ini Dalilnya dalam Al Quran


Rahma Indina Harbani - detikNews


Jumat, 27 Agu 2021 06:01 WIB


BAGIKAN


Komentar

__ADS_1


ilustrasi anak berdoa


Foto: iStock


Jakarta - Janji Allah SWT pada umat Islam terdapat dalam ayat-ayatNya yang mulia. Janji-janji bersifat duniawi dan ukhrawi ini ditujukan bagi hambaNya yang beriman dan beramal sholeh.


Harapan dari Allah SWT inilah yang sangat dinanti-nantikan hambaNya. Sebab Allah adalah sebaik-baiknya pembuat janji dan mustahil mengingkari janji-Nya. Apa sajakah janji-janji Allah tersebut?


Baca juga:


Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Sholat Dhuha, Pembuka Rizki Setiap Hari


Berikut beberapa janji Allah SWT kepada umat Islam yang berhasil dirangkum detikcom,


Janji Allah SWT Kepada Umat Islam



Janji akan surga



Janji Allah SWT pertama ditujukan bagi orang yang bertakwa. Allah menjanjikan surga seluas langit dan bumi dalam QS. Ali Imran ayat 133,


۞ وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ


Artinya: "Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa."



Janji disempurnakan pahala



Berikutnya adalah janji Allah SWT dalam menyempurnakan pahala bagi mereka mengamalkan segala perintah Allah, serta meninggalkan semua larangan-Nya. Allah berfirman,


وَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ


Artinya: "Dan adapun orang yang beriman dan melakukan kebajikan, maka Dia akan memberikan pahala kepada mereka dengan sempurna. Dan Allah tidak menyukai orang zalim." (QS Ali Imran: 57).



Janji tambahan nikmat



Dalam ayat ini, Allah SWT mengingatkan hamba-Nya untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah dilimpahkan-Nya. Dengan bersyukur, Dia menjanjikan tambahan nikmat kepada hamba-Nya

__ADS_1


وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ


Artinya: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." (QS Ibrahim: 7).


__ADS_2