
PM Lee lb 2 Selang pp0Jill waktu, selama 5 tahun terakhir ini.. Ya selama itu pula bintang masih betah menjabat sebagai asistennya Mutia.
" Kamu nggak bosen apa? Carilah identitas kamu sendiri, jangan takut gagal. " Sesuatu yang selalu Mutia ucapkan saat bertemu dengan bintang.
Di situlah membuat bintang menjauhkan dirinya untuk sementara dia menyibukkan diri di kantor Daulay. Berkutat dari satu meeting hingga pertemuan antara pemilik perusahaan lainnya kepada perusahaan lainnya.
Membuat dirinya sedikit tidak memikirkan Mutia yang selalu menolaknya. Hanya karena umur dengan jarak 3 tahun di antara mereka.
Saat dia asyik mengerjakan sesuatu. Terusik dengan nada dering dari ponselnya.
- Genggamlah tanganku .. "
" Siapa yang menelpon? "
Mengangkat tanpa mengecek.
" Ya. Halo mbak? "
" Mbak mbak.. Sejak kapan ayah mu ini menjadi mbak mbak.. " Dengan menaruh tangannya di pinggang. Meluapkan emosinya pada sang anak di sana. Tak perduli jika ada warganya yang lewat.
Sehingga di tegur oleh tetangga.
" Pak.. Sabar sabar.. Jangan marah-marah. "
" Iya pak.. Sabar. "
__ADS_1
Menutup speaker handphone nya agar tidak terdengar oleh bintang.
" Siapa yang lagi marah-marah to Bu ibu.. La wong saya cuma meluapkan apa Yanga dan dipikiran saya kok. Bukannya mau marah-marah. "
" Iya lah. Kalau begitu silahkan di lanjut pak lurah, kami permisi dulu mau ke pasar. "
" Iya ya ya.. Silahkan.. Eh kalian mau kemana? "
Satu orang ibu-ibu menoleh dan menjawab.
" Pasar pak lurah, mau ngabuburit sambil cari makanan buat bukaan nanti. "
" Bu Saodah.. Bisa kemari? Saya mau nitip lumpia goreng dan bakso ya.. "
" Siap pak lurah. "
Di sebrang sana.
: Gawat.. Ternyata ayah.. Bagaimana aku bisa menjelaskannya. Lalu, kenapa tiba-tiba suaranya hilang? Tadi aja suaranya seperti orang mau menelan orang hidup-hidup.
" Hallo ayah.. Ayah... "
" Ya ya ya.. Hallo. Lagi apa kamu? Apakah sibuk sekali hingga satu Minggu tidak mengabari ayah? "
" Eh nggak yah.. Bintang memang sibuk benaran bukan bohong kok. Maaf yah.. Bukannya.. "
__ADS_1
" Ya ya ya sudahlah. Ayah cuma ingin memberi tahu kamu kalau Minggu depan ayah meminta kamu untuk pulang dulu ke kampung. "
" Hah.. Ada acara apa yah? Nggak biasanya.. "
" Ada hal yang sangat serius yang harus ayah sampaikan kepada kamu. "
Ayah bintang menceritakan semuanya.
Kedatangan mama nya yang ntah dengan tujuan apa hingga membuat ayah bintang kaget.
Flashback.
Tok tok tok...
Dengan ketukan yang cukup keras.
" Mas.. Buka ! "
" Duh siapa sih yang bertamu pagi-pagi buta. Apa nggak nyadar ini waktunya tidur tiduran setelah makan sahur. Hoam... "
" His.. Mana sih ini orang. Jangan-jangan masih molor kaya dulu-dulu harus di kasih bau ketek dulu baru bangun. "
Mama bintang membicarakan tuan rumah tanpa melihat kearah pintu yang nampak sudah terbuka. " Haccuh.. Hacccuh . Berhenti! Berhenti bicara yang tidak-tidak. Jangan membuatku bersin. Katakan saja langsung di depan orangnya jangan beraninya belakang "
" Duduklah dulu mas. "
__ADS_1
: Aneh... Ada yang aneh. Tidak ada yang beres sepertinya disini.
Merasakan sesuatu pada diri mantan istrinya yang nampak berbeda dari pertama ia temui.