
Perkataan bintang membuatnya sadar.
" Hahaha.. Mbak memang cantik dari dulu.. "
Mencoba menetralkan kegugupannya yang tak boleh di ketahui bintang saat ini. Dan Mutia pun langsung duduk.
" Ada perlu apa kamu kemari? Di desa sudah tidak ada tempat untuk menerima karyawan lulusan SMA seperti kamu? "
" Eh bukan begitu mbak.. Cuma pengen cari yang beda. Kata Ayah sih disuruh nerusin jabatannya sebagai kepala kampung. Cuma.. Itukan terlalu berat mbak kalau saat ini saja bintang belum punya pengalaman yang paten. "
: Alasan sebenarnya aku.. Hanya ingin melihat wajah mu lagi mbak... Ntah apa ada magnet diantara kita hingga wajah mbak selalu terbayang di kalbu.
" Oh.. Mau cari pekerjaan seperti apa? Mbak lihat kamu pandai dalam hal meneliti. Apa kamu mau menjadi asistennya mbak? Soalnya mbak kemarin baru punya sekertaris aja. Ada sih si Chika, cuma... Dia kan perempuan, kalau di ajak kemana-kemana nggak ada yang jadi pengawal sementara. Hihihi.. "
" Apa saja mba.. Boleh mbak.. Kalau memang mbak nggak keberatan saya mau menjadi asisten mbak. "
Tanpa menunggu jawaban yang sangat lama bintang yang memang berencana mendekati Mutia setelah tahu dari bidan Tasya kalau Mutia tidak jadi rujuk dengan mantan suaminya.
__ADS_1
Flashback.
" Bi... Bi.. Assalamualaikum.. Bi.. "
" Siapa sih pagi-pagi sudah bertamu saja. Apa nggak ada pekerjaan lain. "
" Bi.. "
" Ada apa... "
" Wa'alaikumsalam bi. Bi.. Bagaimana keadaan mbak Lista? "
" Keadaan? Kenapa kamu bertanya tentangnya? Apa hubungannya denganku. " Mulai senewen karena masalah ini tidur paginya harus terganggu.
" Bi.. Saya benaran bertanya.. " Dengan wajah yang garing sangat kering menakutkan jika lama-lama di tatap.
" Eh mana aku tahu.. Kemarin aku dapat kabar dari Dewa, kalau dia tidak jadi berbalikkan dengan mantan suaminya. Itupun kalau kabar itu benar? Memangnya ada apa sih? Jangan kepo sama masalah rumah tangga orang. Kamu itu masih muda, masa iya suka sama janda. "
__ADS_1
" Janda, biarlah janda bi. Kalau sudah nyangsang di hati bintang akan sulit di ambil. Kalau di paksa jika menjadi layangan pasti akan sobek terkena ranting-ranting pohon. Kalau begitu saya permisi dulu bi. Terima kasih informasinya. "
Bintang pulang dengan rasa bahagia dan ragu.
: Jika benar mbak Lista atau Mutia itu tidak jadi berbalikkan dengan suaminya.. Apakah ini yang di namakan kalau sudah jodoh pasti tidak kemana. Biar kau janda tetap ku suka, biar kau tua tak masalah bagiku. Yang penting kesetiaan.
Belum apa-apa bintang sudah berkhayal, pikirannya terbang bak burung merpati yang lupa di tutup sangkarnya. " Bintang.. Kamu dari mna pagi-pagi begini? " Tanya sang ayah.
Tak menjawab pertanyaan dari sang ayah sekaligus orang pertama yang berani mengacuhkan kepala kampung.
: Apa yang sedang dia pikirkan? Kenapa di tanya seperti orang linglung saja... Jangan-jangan benaran ke sambet gitu kaya acara-acara di tv.
" Bi... Bi.. Ya Allah Gusti.. Putra kesayangan hamba kenapa ini.. Kok malah jadi kaya orang kurang berapa persen begini. "
Menggoyangkan bahu anaknya dan saat itupun bintang tersadar. " Apa sih yah.. Bintang tidak sedang kesambet atau apalah itu namanya. "
" Tapi kenapa kamu malah berdiam di ayunan begini? Kamu nggak tahu, jin itu berada di mana-mana tahu.. "
__ADS_1