HATI YANG MENYIMPAN LUKA

HATI YANG MENYIMPAN LUKA
Bab 30


__ADS_3

Tiga hari sudah Aditiya berada di luar negri untuk memyelesaikan masalah perusahan sebenarnya ia tidak perlu repot-repot untuk datang kesalah satu cabangnya, Aldi juga bisa menyelsaikannya tapi karna ia ingin menjauh dengan istrinya sekarang.


Aditiya bigung dengan perasaannya, apa yang sebenarnya ia lakukan sekarang kenapa ia harus menjauh dari istrinya dan apa sebenarnya ia rasakan terhadap istrinya apakah ia betul menikahi zahirah karna kasihan atau ia sudah jatuh hati dengan istrinya tapi kenapa secepat ini.


Aditiya takut untuk mencintai karna ia pernah jatuh ketika ia sedang sayang-sayangnya, tapi tiba-tiba perempuan itu pergi meninggalkan tanpa sebab. Mulai saat itu ia benci namanya ikatan cinta, apalagi kedua orang tuanya bercerai karna ibunya selingkuh dengan laki-laki berengsek.


Aditiya tidak mengingginkan namanya ikatan pernikahan tapi apa sekarang ia lakukan, ia menikahi seorang hanya karna ia kasihan. Ini tidak masuk akal baginya.


"Tuan " panggil Aldi sedikit keras karna sudah dua kali ia memanggil Aditiya tapi tidak ada jawaban.


Aditya moneleh "Ada apa "


"Sampai kapan kita disini" sudah dari kemarin masalah perusahaan selesai tapi kenapa Aditiya masih betah ditinggal dinegri orang, ini bukan sifat tuannya. Aditiya seperti menghindari sesuatu.


"Mungkin akhir bulan" Aditiya menjawab asal

__ADS_1


Aldi membulatkan matanya tidak percaya "Kan sudah pasti ada tuannya ini sembunyikan " yakin Aldi di dalam hatinya "Tapi kak " mode ngambek Aldi muncul


"Hahaha" Aditiya tertawa " kenapa kamu tidak mau tinggal lama-lama diluar negri padahal pekerjaanmu kebanyakkan di negri orang"


"Aku malas kak" jawab singkat "Jadi kapan kita pulang dan saya dengar kalau teman istri anda sudah memulai membaik dan sekitar dua hari lagi ia boleh diperbolehkan pulang" Aldi memberitahu Adtiya karna ia mendapatkan kabar dari dokter Henri


"Hari ini kita pulang, sebenarnya saya sudah mau pulang dari kemarin tapi saya ingin menjahilmu jadi aku tunda kepulangan kita " Aditiya tersenyum licik kearah Aldi. Aldi melihat hanya memutar bola matanya malas.


" kau siap kepulangan kita "


Jika Aldi didepan semua orang bersifat dingin dan menggerikan tapi tidak dengan Aditiya ia bisa berubah menjadi mahluk seperti anak-anak layaknya adik kakak.


Dirumah sakit Ningsih sedang duduk bersandar


"Kenapa saya merasa kalau Zahirah menyembunyi sesuatu dariku ya tapi apa ya setiap saya tanya Zahirah hanya tersenyum dan berkata tidak ada ningsih semuanya baik-baik saja " batin Ningsih

__ADS_1


Ningsih sedang asyik melamun tidak meyadari ada orang masuk.


Sampai Ningsih menyadari kalau seseorang duduk disampingnya "Astaga" Ningsih memegang dadanya yang merasa kaget dan bertambah kaget ketika ia mengetahui siapa didepannya.


"Anda siapa? " tanya Ningsih acuh


"Aaya aditiya " jawab Aditiya dengan singkat, Aditiya sengaja langsung kerumah sakit karna ia ingin melihat istrinya entahlah ia merasakan rindu atau apalah namanya yang penting ia ingin melihat istrinya.


"Seluruh kota ini mengetahui kalau anda itu Aditiya Kusuma Wijaya siapa tidak kenal anda " dalam hati Ningsih kesal


"Mau apa anda kesini? " tanya lagi Ningsih


"Menjengukmu" jawab asal Aditiya "kemana temanmu yang selalu menemanimu" tanya Aditiya


"Dia bukan urusan anda " jawab Ningsih kesal apa sih urusan seorang Aditiya datang kesini tapi tidak papa hitung-hitung mengobati mataku yang mulai bosan dengan keadaan rumah sakit ini

__ADS_1


Ningsih sebenarnya merasa senang karna ada seseorang yang menjenguknya apalagi Aditiya yang menjenguknya laki-laki, yang ia klaim menjadi imannya kelak. Jangan ditanya bagaimana senang Ningsih ia menganggap kalau ini adalah takdir Tuhan mempertemukan mereka berdua tapi ia tidak tau juga takdir bagaimana yang akan datang kepada dirinya kelak.


__ADS_2