Istri Gadaian Lingga

Istri Gadaian Lingga
13.Tapi kapan?


__ADS_3

Di rumah orang tua Lingga dan ia hanya bisa duduk dengan lesu, Mayang yang mengetahui pernyataan dari anak nya itu sangat murka kemarahan meluap-luap sedangkan Angga papah Lingga hanya bisa menenangkan kemarahan istri nya itu ia tidak menyangka anak nya akan berbuat sekejam itu.


"Jadi bagaimana kamu bisa menemukan Alin?" tanya Mayang yang menatap tajam putra nya itu.


"Lingga udah berusaha membujuk Jimmy tapi dia tetap saja mengunci mulut nya." Jawab Lingga pelan.


"Bagaimana bisa Alin itu adik kandung Zian?" tanya Angga yang masih penasaran.


"Entahlah pah ...tapi Zian dan Jimmy udah ngasih bukti kalau Alin adik kandung Zian."


"Papah sangat yakin akan susah bagi mu untuk ketemu Alin dan papah yakin Zian pasti akan memisahkan hubungan kalian."


"Pah..jangan bicara seperti itu." Bentak istrinya.


"Mah...papah juga kenal siapa Zian kita mengenalnya dari kecil anak itu sangat susah bahkan untuk bekerja sama dengan nya pun sangat susah."


Lingga hanya mengusap wajah dengan kasar.

__ADS_1


"Mamah sudah bilang dama kamu Lingga jaga Alin dia anak yang baik tapi ternyata kamu menyiksa seprti ini tidak sebanding dengan uang 50 juta itu."Mayang kembali meluapkan amarah nya.


Lingga kemudian melangkah pergi tanpa menghiraukan kedua orang tuanya. Sekali lagi ia menemui Jimmy berharap Jimmy memberitahu keberadaan Alin dan Zian.


Mobil sport berwarna merah itu baru saja tiba di depan rumah sakit, tampang acak-acakan namun tidak menghilangkan ketampanan nya dengan langkah kaki cepat Lingga menuju ke ruangan Jimmy tanpa mengetuk pintu Lingga langsung masuk saja.


"Lingga..." Ucap Jimmy yang terkejut " Apa pertanyaan lo masih sama? kalau masih sama pulang lah."


"Jimmy...gue mohon Jimmy...kasih tahu di mana Alin?" tanya Lingga frustasi.


"Berhentilah mencari nya kalau sudah waktu itu tiba dia akan pulang sendiri."


" Entah...gue rasa Zian akan menyembunyikan adik nya itu begitu lama dan kemungkinan Zian tidak akan membiarkan lo mendekati Alin lagi."


" Seharus nya lo memberi gue semangat bukan nya menambah pikiran gue." ucap Lingga kesal.


"Ini kesalahan lo...dan lo harus siap dengan konsekuensi nya, gue mungkin tidak mengenal Alin tapi gue yakin hati nya terluka begitu dalam dan sebenarnya ingin sekali gue nonjok lo." Ucap Jimmy yang mulai kesal juga.

__ADS_1


"Kenapa jadi lo yang ingin nonjok gue." tanya Lingga tidak terima.


"Perkataan lo kepada Alin sangat menyakitkan Ling...lo gak sadar bahkan Zian yang menceritakan nya ke gue aja gue ikut emosi keterlaluan lo, setan mana sih yang ngerasuki diri lo? perasaan Lo laki-laki yang baik dan menghargai wanita bahkan lo rela di khianati Alana berulang kali?"


Lingga hanya diam ucapan Jimmy benar setan mana yang merasuki nya?


Dengan perasaan kacau Lingga pergi meninggalkan Jimmy, pikiran nya buntu saat ini.


Lingga pulang menuju rumah nya masuk kedalam kamar Alin duduk di samping tempat tidur Alin karena semenjak menyesali perbuatan nya Lingga tiap malam tidur di kamar Alin, entah kenapa ia sangat rindu dengan suara lembut Alin perhatian Alin dan perlakuan Alin terhadap nya yang dulu ia sia-siakan.


Lingga hanya menatap foto pernikahan nya karena hanya foto itu yang ia miliki saat ini. Membaca buku diary Alin berulang kali membuat hati Lingga semakin merasa bersalah, sesekali ia menampar pipi nya sendiri.


Tiga bulan kepergian Alin membuat Lingga semakin tak terurus bahkan pekerjaan di kantor saja papah nya yang menghandle.


Sedangkan Alin sudah kembali sehat dan sekarang ia melanjutkan pendidikan nya yang sempat terputus. Alin dulu nya adalah mahasiswa di salah satu universitas di kota S namun kuliah nya terhenti semenjak menikah dengan Lingga.


Dan Zian sudah satu bulan ia kembali ke Indonesia bahkan hampir setiap hari Lingga datang ke perusahaan Zian hanya untuk mengetahui keberadaan Alin, namun bukan nya jawaban yang ia dapat terkadang sebuah pukulan mendarat di tubuh Lingga.Kadang juga Lingga harus rela di seret keluar oleh security Zian.

__ADS_1


Saat ini persahabatan Zian dan Lingga benar-benar kacau bahkan Jimmy saja tidak bisa membantu mereka. Sebenarnya ada perasaan bersalah di hati Jimmy melihat ke adaan Lingga sekarang tapi mau bagaimana lagi ia sangat berkomitmen kepada janji nya apalagi ia seorang dokter.


Sedangkan Alana perempuan buaya itu tidak henti-hentinya mengejar Lingga bahkan sekali pun Lingga berbuat kasar pada nya. Bagi Alana Lingga adalah sumber uang nya tidak mungkin ia membuang Lingga begitu saja.


__ADS_2