Istri Gadaian Lingga

Istri Gadaian Lingga
99. Lamaran Jimmy


__ADS_3

Pagi ini Zian, Andra dan Lingga juga istri nya sedang sibuk mempersiapkan acara lamaran Jimmy dan Astri. Jimmy yang ikut membantu merasa puas dengan hasil yang di buat sahabat nya. Jimmy tak memberi tahu Astri bahwa ia akan melamar nya malam ini. Bahkan dengan sengaja Zian memberi libur untuk wanita yang sebentar lagi akan menjadi istri sahabat nya itu. Bahkan Alin mempersilahkan secara gratis restoran mewah nya di gunakan Jimmy.



"Gimana Jimm?" tanya Alin.


"Luar biasa, terimakasih semua nya terimakasih banyak." ucap Jimmy senang.


Mereka akhir nya pulang, semua orang sibuk sibuk mempercantik diri dan mempertampan diri untuk menghadiri acara lamaran Jimmy.


Menjelang malam, keluarga Lingga beserta orang tua nya sudah hadir di resto Ananta tempat Jimmy lamaran.


Begitu juga dengan Zian, pria itu memboyong istri, mertua dan adik ipar juga tak lupa kedua anak kembar nya. Keluarga Astri yang di jemput terlebih dahulu merasa kagum akan tempat yang belum pernah mereka kunjungi.


Tak lupa Keluarga Jimmy dan Andra juga datang untuk menghadiri acara lamaran Jimmy. Semua orang telah berada di tempat acara, mereka terus saja mengejek Andra yang masih jomblo sementara ke tiga sahabat nya sudah memiliki pasangan masing-masing. Andra tak mengambil hati ledekan itu, menurut nya sendiri itu adalah pilihan. Bukan hanya Andra, Akmal asisten pribadi Zian juga tak luput dari candaan mereka.

__ADS_1


"Kita bertiga jomblo gak masalah, karena jomblo itu menyenangkan." ucap Raka adik Melly dan jelas di benarkan oleh Andra dan Akmal.


Tak betapa lama, Jimmy dan Astri akhir nya tiba, Astri terperangah melihat resto tempat ia bekerja berubah menjadi secantik ini. Bahkan mata wanita itu nyaris keluar saat melihat semua keluarga nya ada di situ.


Tanpa basa-basi, Jimmy langsung berlutut dan menyodorkan cincin berlian ke arah Astri. Lagi-lagi Astri di buat gugup dan malu oleh Jimmy.


"Mau kah kau menikah dengan ku?" tanya Jimmy dengan wajah serius. Lelaki tampan itu bahkan tak terlihat canggung atau malu sedikit pun.


Astri menatap ke semua orang, wanita itu kaku tak bisa menjawab pertanyaan Jimmy.


Astri tersenyum kikuk lalu mengiyakan ucapan Jimmy, "Iya aku mau." ucap nya lirih.


"Terimakasih," ucap Jimmy lalu memasangan cincin ke jari manis Astri.


Ketegangan selesai, semua orang menikmati jamuan pesta malam ini, keluarga Anggara dan Nugraha menyambut hangat semua tamu begitu juga keluarga Jimmy dan Andra.

__ADS_1


Mereka memang lah keluarga terpandang, namun mereka tak pernah memandang status jika bergaul dengan siapa pun.


"Nikah nya kapan?" tanya Zian.


"Secepat nya, kalau perlu satu minggu lagi." jawab Jimmy.


"Lo gila ya, mempersiapkan pernikahan mana bisa dalam waktu satu minggu." sambung Andra.


"Kalian ini seperti gak tahu Jimmy aja, gue bisa tebak jika dia sudah mempersiapkan semua nya." ujar Lingga menebak, Jimmy hanya terkekeh membenarkan ucapan sahabat nya itu.


Astri, wanita itu sudah Akrab dengan Alin dan Melly, meski sedikit malu karena masa lalu namun ia sangat bersyukur jika kedua wanita tak mempermasalahkan perbuatan Astri yang dulu.


Malam semakin larut, semua tamu masih betah menikmati jamuan malam ini. Lingga yang menggendong Arsen yang sudah tertidur sangat senang menjahili anak nya itu.


Sedangkan kedua anak Zian sudah tidur nyenyak di baby stroller yang sengaja mereka bawa.

__ADS_1


Mereka lelah, Lingga dan Alin juga Zian dan Melly memilih pulang terlebih dahulu. menyisakan para orang tua yang sibuk membahas masa muda mereka.


__ADS_2