Istri Gadaian Lingga

Istri Gadaian Lingga
70. Kartu As Jenie


__ADS_3

π‘±π’‚π’π’‹π’Šπ’Œπ’‚π’ π’‚π’Œπ’– π’“π’Šπ’π’…π’– π’Žπ’†π’”π’Œπ’Š π’•π’‚π’Œ π’ƒπ’†π’“π’•π’†π’Žπ’–


π‘±π’‚π’π’‹π’Šπ’Œπ’‚π’ π’‚π’Œπ’– π‘ͺπ’Šπ’π’•π’‚ π’Žπ’†π’”π’Œπ’Š π’Œπ’‚π’…π’‚π’π’ˆ π’Œπ’†π’„π’†π’˜π’‚


𝑩𝒆𝒍𝒂𝒋𝒂𝒓 π’…π’‚π’“π’Š 𝒔𝒆𝒏𝒋𝒂, π’Žπ’†π’”π’Œπ’Š π’…π’‚π’•π’‚π’π’ˆ π’•π’Šπ’ƒπ’‚-π’•π’Šπ’ƒπ’‚ 𝒅𝒂𝒏 π’‘π’†π’“π’ˆπ’Š π’Žπ’†π’π’Šπ’π’ˆπ’ˆπ’‚π’π’Œπ’‚π’ π’Œπ’†π’„π’†π’˜π’‚, π‘΅π’‚π’Žπ’–π’ π’Šπ’‚ π’ƒπ’†π’“π’‹π’‚π’π’‹π’Š π’‚π’Œπ’‚π’ π’Œπ’†π’Žπ’ƒπ’‚π’π’Š π’†π’”π’π’Œ π’‰π’‚π’“π’Š π’…π’†π’π’ˆπ’‚π’ π’˜π’‚π’“π’π’‚ 𝒔𝒆𝒏𝒂𝒅𝒂.


Β 


π‘΅π’Š 𝑹


Β 


Kilau Jingga melukis di langit yang semula biru, sayup angin menjatuhkan beberapa dedaunan kering. Wanita itu, menikmati indah nya pemandangan senja dari balkon kamar dan sesekali menyesap susu hangat yang di buat khusus untuk diri nya.


"Ayo masuk sayang, angin mulai dingin." Ajak pria yang sedang memegang pundak istri nya.


Alin tersenyum, dengan manja ia membentangkan kedua tangan nya minta gendong. Dengan senang hati Lingga menggendong istri nya.


Semenjak hamil, Alin menjadi pribadi yang sangat manja kepada semua orang terutama suami dan kakak nya.


Β "Sebenar nya aku sangat berterima kasih pada mu mas." Ujar Alin.


"Untuk?" Tanya Lingga sambil menautkan kedua alis nya.


"Meski dulu kita tak saling kenal dan cinta bahkan kamu memberi ku luka, tapi melalui jalan mu aku bisa menemukan keluarga ku yang sesungguhnya." Tutur Alin menatap lekat wajah suami nya.

__ADS_1


Lingga mencium ke dua punggung tangan istri nya "Maafkan aku yang pernah memberi mu luka dan kecewa yang tak akan pernah kamu lupakan sepanjang garis hidup."


"Aku mencintai mu mas sejak kamu mengucapkan ijab qobul, sejak saat itu lah ku tautkan hidup ku hanya untuk mu."


"Terimakasih sudah mencintai ku, sekali lagi maafkan aku yang bodoh ini."


Lingga menarik Alin ke dalam pelukan nya, memberikan rasa hangat di hati yang sempat kecewa.


Mentari memberi warna di pagi hari, menandakan semua orang akan bersiap dengan semua kesibukan masing-masing.


Zian, pria itu pagi sekali sudah berada di kantor milik nya "Katakan." Pinta Zian pada Akmal.


"Kita sudah memegang kartu As wanita itu tuan." Ucap nya.


"Jelaskan." Perintah Zian.


"Jangan panggil dia nona, sebutan itu tidak pantas untuk nya."


Akmal mengangguk tanda mengerti kemudian melanjutkan pembicaraan nya "Dia adalah penyebab kematian saudara kembar nya yang bernama Junika." Jelas Akmal kemudian di potong Zian.


Zian sedikit kaget saat mendengar nama saudara kembar Jenie "Jadi mereka punya anak kembar?"


"Iya tuan, kematian Junika di rekayasa dalam sebuah perampokan serta pembunuhan dan sampai sekarang kasus nya di tutup."


" Dari mana kamu mendapatkan informasi ini?"

__ADS_1


" Dari anak buah Jenie yang membunuh langsung Junika bahkan Hendra dan Ratih pun tidak pernah tahu semua ini perbuatan anak kandung nya sendiri."


"Apa ada bukti nya?"


Akmal kemudian memberikan bukti yang ia dapat, beberapa lembar foto dan bukti transaksi antara Jenie dan pembunuh bayaran nya.


"Ada bukti lain?" Tanya Zian kembali.


Akmal memberikan sebuah rekaman yang memperlihatkan Jenie berada di tempat kejadian.


"Siapa yang merekam ini." Tanya Zian penasaran.


"Salah satu anak buah pembunuh itu, dan rekaman itu bertujuan untuk mengeruk uang Jenie dan tuan tahu sendiri kalau Hendra bangkrut ya di sebab kan oleh anak nya sendiri."


Zian tersenyum puas dengan hasil kerja Akmal.


"Tapi tuan, untuk mendapatkan informasi dan semua bukti, saya membayar mahal harga nya."


"Tidak masalah, tujuan ku cuma satu membuat Hendra dan Ratih mengakui perbuatan mereka dan merasakan bagaimana sakit nya kehilangan keluarga."


"Tapi, apa yang membuat Jenie tega menghabisi saudara kembar nya sendiri?"


"Saya tidak tahu tuan."


"Aku bahkan baru tahu kalau mereka punya anak kembar.

__ADS_1


Akmal sebenar nya merasa iba melihat keadaan keluarga bos nya, dengan janji dalam hati Akmal akan membantu Zian menuntaskan semua masalah dari masa lalu nya.


Β 


__ADS_2