Istri Gadaian Lingga

Istri Gadaian Lingga
58.Apa Sudah Gol?


__ADS_3

Alin dan Lingga sudah sampai di kediaman Anggara, wajah lelah nampak terlihat dari pasangan suami istri yang baru saja pulang berlibur itu.


Mayang dan Angga menyambut kedua anak nya dengan perasaan sukacita "Bagaimana?" Tanya Mayang penasaran.


"Apa nya?" Tanya balik Lingga yang baru saja menjatuhkan bobot tubuh nya di sofa.


"Apa sudah berhasil?" Ujar Mayang.


Alin dan Lingga saling tatap tak mengerti "Apa sih mah?" Tanya Lingga yang mulai kesal.


"Apa sudah gol ? Begitu maksud mamah mu." Sambung Angga.


Lingga tertawa terbahak-bahak seolah mulai mengerti maksud dari kedua orang tua nya " Waaah jangan di tanya pah mah, Lingga sudah menggolkan nya berapa kali." Ujar nya sambil tertawa.


Alin hanya menatap bergantian ketiga orang yang sedang tertawa di hadapan nya sekarang, karena ia tidak mengerti maksud dari omongan mertua juga suami nya.


"Sayang kamu kenapa?" Tanya Lingga saat melihat istri nya bengong.


"Sejak kapan kamu suka bola mas? Mamah juga." Tanya Alin sehingga menambah pecah tawa Lingga juga orang tua nya.


"Sudah lah Lingga, gak perlu di jelaskan sama istri mu nanti dia malu." Ucap Mayang.


Tiba-tiba, pak Asnan supir pribadi keluarga Anggara masuk dengan membawa banyak bungkusan.

__ADS_1


"Apa semua itu Asnan?" Tanya Mayang.


"Oleh-oleh yang di bawa nona Alin dan den Lingga." Jawab Asnan.


Mayang dan Angga melotot, sedangkan Lingga hanya tersenyum melihat reaksi orang tuanya.


"Ini semua oleh-oleh buat mamah dan papah juga kak Zian dan Melly juga ibu dan adik nya, tidak lupa juga Andra dan Jimmy sisa nya buat para pembantu." Jelas Alin.


"Astaga nak." Ucap Mayang menggelengkan kepala nya " Di rumah ini kan cuma ada 8 pembantu. koj beli sebanyak ini?"


"Yaaaa....pembantu di rumah kakak juga." Ucap Alin tanpa berdosa.


Mayang dan Angga hanya bisa mengiyakan ucapan menantu nya itu. Setelah memebagikan oleh-oleh, Alin dan Lingga langsung beristirahat.


"Sayang kamu masih capek besok aja ke rumah kakak mu." Ujar Lingga sambil menyuap makanan nya.


"Aku mau nya malam ini mas, lagian aku rindu sama kakak."


Lagi-lagi Lingga hanya menurut dengan omongan istri nya, setelah selesai makan malam Alin dan Lingga langsung pergi ke rumah Zian.


Sesampai nya di kediaman keluarga Nugraha, Alin berlenggang masuk dengan tangan kosong, sedangkan Lingga, pria itu membawa beberapa paper bag.


Alin dan suami nya ikut bergabung di ruang keluarga sambil membagikan satu persatu paper bag yang di bawa suami nya.

__ADS_1


"Terimakasih." Ucap Marwah dan Raka bersamaan.


"Nak Alin kok repot-repot bawain oleh-oleh buat ibu sama Raka?" Ujar Marwah sembari tersenyum.


"Ibu adalah bagian dari keluarga ini jadi gak usah sungka -sungkan." Ucap Alin dengan senyum indah nya.


"Gimana?" Tanya Zian.


"Kurang lama kak liburan nya kakak kan gak pernah ajak Alin liburan." Jawab nya dengan cemberut.


"Tenang sayang nanti suami mu ini yang akan mengajak mu kemana pun kamu mau." Sambung Lingga.


"Kak Zian dan Melly kok gak bulan madu?"


"Kakak mu sibuk Lin, lagian sekarang resto lagi ramai-ramai nya." Ujar Melly.


Saat sedang asik mengobrol, tiba-tiba mereka di kejutkan dengan kedatangan dua orang yang membuat Zian merubah raut wajah nya menjadi dingin bahkan aura kemarahan dan kebencian nampak jelas dari wajah nya.


*****Hi......para pembaca ku dapat salam dari Author Ni R ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜ katanya jangan lupa Like Rate Coment dan Vote.


Mohon maaf apabila banyak typo dalam penulisan maklum saja otor hanya manusia biasa suka khilaf kalau lagi gabut๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


Terimakasih sudah mampir untuk membaca Terimakasih juga untuk Like Rate Vote dan Coment nya, Jujur aja kadang otor ngakak dengan coment para readers๐Ÿ™๐Ÿ™*******

__ADS_1


Terimakasih juga untuk orang yang selalu mensupport otor๐Ÿ™๐Ÿ™ Sahabat terbaik di dunia halu otor๐Ÿ™๐Ÿ™**


__ADS_2