Istri Jelek Dari Pria Buta

Istri Jelek Dari Pria Buta
Part 10


__ADS_3

"Nyonya."


Sapaan sopan para pelayan hanya diangguki santai oleh Valerie. Mereka tengah bergosip ria, tentu saja agak gugup dan bingung dengan kedatangan Valeri yang tiba-tiba.


"Siapkan bahan untuk membuat kue," perintah Valerie membuat mereka tertegun.


Namun setelah beberapa detik, salah satu pelayan segera mengangguk. "Se-gera, Nyonya."


Hari ini Valerie berniat membuat kue untuk menyenangkan Victor. Ia sangat tahu bahwa Victor menyukai makanann manis yang berjenis kue. Nama kue itu sesuai dengan namanya sendiri, yaitu Victoria sponge. kue khas inggris yang di lengkapi selai dan krim stroberi.


Valerie merasa sangat beruntung ia pernah belajar membuat kue ini dulu, karena ia sama-sama menyukainya. Jadi, saat ini ia bisa langsung membuatnya untuk suaminya itu.


Langkah kaki membuat atensi semua orang tertuju pada sumber suara, termasuk Valerie. Wajah Valerie tenang saat melihat siapa itu. Namun, diam-diam para pelayan menantikan makian buruk Valerile.


Langkah kaki itu tidak lain adalah Nuella yang turun dari lantai atas. Para pelayan sering menyaksikan bagaimana sarkasnya Valerie setiap bertemu dengan Nuella.


Dalam pandangan para pelayan, Valerie selalu cemburu pada Nuella. Seluruh orang di kediaman Spare tahu bahwa Nuella memiliki temperamen baik dan lembut, di tambah dia sangat cantik. Sebaliknya dengan Valerie, penampilan dan wajahnya lebih jelek dari para pelayan sendiri. Di tambah dengan fakta bahwa Valerie sangat temperamental. Kedatangannya ke kediaman Spare sebagai istri Victor menjadi lelucon semua orang.


Menurut mereka, wanita inilah yang cocok dengan pria buruk itu tidak lain Victor.


Seorang pria buta yang cacat dan pemarah, seorang wanita jelek, bodoh, pasangan itu sangat kontras dengan Javier-Nuella yang tampan dan cantik.


"Tolong siapkan mobil kepada sopir. Aku akan keluar nanti." Suara Nuella mengalun lembut dengan mata tertuju pada salah-satu pelayan.

__ADS_1


Saat ia menoleh ke arah samping, Nuella terkejut mendapati Valerie, namun dengan cepat ia tersenyum ramah dan menyapanya.


Nuella sudah menunggu kesarkasan Valerie terhadapnya, tanpa di duga, dia mengangguk membalas sapaannya dengan ekspresi tenang. Kejutan di hatinya tak terkendali. Yang paling mengejutkan adalah Valerie terlihat lebih kurus dari saat terakhir ia bertemu dengannya. Ada sedikit ketidaknyaman yang menyelundup ke hatinya.


Senyum Nuella di permukaan sama sekali tidak berubah. "Akhir-akhir ini, aku tidak melihatmu makan bersama kami. Kenapa? Apakah ada masalah?"


Sebelumnya, Nuella merasa sangat marah dan kesal ketika mengetahui bahwa Valerie memberi obat kepada Javier saat itu, namun setelahnya ia besyukur karena insiden itu hubungannya dengan Javier berkembang pesat.


Walaupun Nuella selalu merasa bersalah kepadanya karena menjadi jembatan untuk balas dendamnya, namun entah kenapa, di sisi lain ia selalu menganggap Valerie musuhnya. Walaupun ia sudah mendapatkan semuanya yang di inginkannya, namun ia selalu waspada terhadap Valerie.


Ia sangat takut Valerie akan menghalangi jalannya dan merebut Javier kembali. Namun, saat melihat penampilannya yang sangat jauh di bawahnya, ia selalu merasa lebih baik. Saat ini, ia melihat perubahan Valerie. Tubuhnya lebih kurus, kulitnya yang gelap menjadi sedikit lebih cerah, jerawat di wajahnya agak berkurang, semua perubahannya membuat hatinya yang tenang menjadi goyah tak terkendali.


"Tidak ada," jawab Valerie dengan senyuman tipis. Ia mengamati Nuella dengan tatapan tenang. Lalu tertawa konyol. "Tidak ada masalah apapun yang membuatku tidak makan bersama kalian lagi. Aku hanya ingin makan bersama suamiku. Rasanya tidak masuk akal, aku berlari ke sini untuk makan bersama, namun aku meninggalkannya sendirian begitu saja di rumah."


Nuella, sebagai pemeran utama wanita terlihat bersinar, cantik tentu saja. Suaranya lembut, kulitnya putih, penampilannya seperti boneka. Bahkan karakternya baik, optimis, dan pekerja keras.


Valerie awalnya tidak menganggap Nuella sejahat itu, namun melalui ingatan Valerie asli, ia menjadi tahu bagaimana sikap aslinya.


Valerie tidak akan membalas kembali apa yang sudah Nuella lakukan kepada Valerie asli sebelumnya, namun jika Nuella berulah lagi padanya, pada dirinya sendiri sebagai Valerie si model terkenal, ia akan membalasnya berkali lipat.


Nuella mengenakan gaun selutut putih dengan corak bunga merah muda di roknya, pinggangnya ramping, rambutnya di urai hingga tersebar ke bahu dan punggungnya, sangat anggun seperti peri dan terlihat polos. Lihatlah ia sebagai antagonis jelek dan gemuk, tidak heran Javier--pemeran utama begitu muak padanya.


Valerie ingat, hubungan pertunangannya dengan Javier sebelumnya baik-baik saja. Valerie asli juga tidak lebih baik dari Nuella yang cantik. Namun setelah Nuella datang, semuanya seolah berbelok ke jalur yang salah. Valerie tidak tahu trik apa yang Nuella lakukan kepada Valerie asli yang membuatnya jelek dan gendut, karena ingatan tentang itu agak kabur. Namun yang pasti, tunangannya--Javier berangsur-angsur menjauhinya dan tertarik kepada Nuella.

__ADS_1


Semakin lama, Valerie asli semakin mengejar Javier untuk kembali padanya. Dia sama sekali tidak mengurus penampilannya yang semakin buruk, namun Javier semakin muak. Padahal, Valerie asli sudah lama bersamanya. Malah pernah menjadi teman masa kecil.


Nuella berulang kali di buat terkejut oleh Valerie saat ini. Sepertinya ada yang salah. Kenapa ia merasa Valerie sangat berbeda dari sebelumnya? Auranya pun berbeda. Walaupun penampilannya masih agak jelek, namun tak ayal sikapnya sangat elegan. Sangat berbeda Valerie yang sangat bar-bar dan arogan sebelumnya.


Apalagi, Valerie berkata ingin makan bersama suaminya.. Victor? Sejak kapan dia mengakui pria itu sebagai suaminya? Kepeduliannya bukanlah kepura-puraan pada kata-kata terakhir.


Nuella tahu seberapa gila Valerie mengejar Javier, namun saat ini dia dengan ringan berkata seperti itu? Ada apa dengannya?


Valerie mengamati ekspresi Nuella. Sebelumnya dia terlihat tenang dan sangat pintar menyembunyikan ekspresinya, namun setelah mengatakan itu, ekspresi terkejutnya tidak bisa di sembunyikan lagi.


"Kenapa? Terkejut?" Valerie mengangkat alis.


Nuella menghindari pandangan Valerie dengan tidak nyaman. Dengan cepat ia tersenyum dan menggeleng.


"Nyonya, mobilnya sudah siap," ucap seorang pelayan yang baru datang.


Nuella mengangguk. Lalu ia menoleh lagi ke arah Nuella dengan senyuman lembut. "Valerie, aku akan segera mengikuti audisi, jadi aku pergi dahulu."


Valerie mengangguk. "Oke."


Di dalam novel, Nuella berkarir sebagai aktris. Ia sangat suka akting. Jadi tidak salah, akting lah yang ia gunakan dalam kehidupan aslinya, karena ia sangat pintar dalam itu. Ia sangat pintar berekspresi dan menyembunyikan sesuatu di dalam hatinya.


Sebagai pemain film, Nuella cukup populer. Namun yang membuat Javier semakin kagum padanya, karena Nuella tidak mengandalkan Javier untuk kesuksesannya. Ia menggunakan kerja kerasnya sendiri.

__ADS_1


Memerhatikan Nuella yang sudah pergi, Valerie acuh tak acuh. Bahan kue sudah di siapkan, lalu ia mengenakan celemek dan mulai membuat kue.


Para pelayan tercengang melihat itu.


__ADS_2