Istri Jelek Dari Pria Buta

Istri Jelek Dari Pria Buta
Part 54


__ADS_3

Di sebuah tempat tidur besar, Victor terbangun oleh ringisan kesakitan. Dagunya di gelitik oleh sesuatu yang lembut.


Saat membuka mata, sebuah kepala mengusap-usap lengannya seolah mencari kenyamanan.


"Bangun."


Victor menepuk wajah Valerie tanpa belas kasihan menimbulkan suara samar. Sentuhan halus dan elastis membuatnya meringankan kekuatan. Valerie membuka mata dan menatap Victor dengan linglung. Ia tertegun sejenak.


"Apakah kamu bermimpi buruk?" tanya Victor.


"Ti-dak ...." Valerie menggelengkan kepala. Ia menutupi perutnya dan kemudian menyadari bahwa perutnya sakit.


Jelas Victor pun menyadari ketidaknormalan tersebut. Ia hanya merasa celananya basah, dan wajah tanpa ekspresinya tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata.


Valerie sangat terkejut bahwa tamunya telah tiba, dan ia tidak menduga akan datang di tengah malam. Selain itu, ia mengenakkan baju tidur selutut. Sekarang, tempat tidur abu-abu itu basah oleh noda darah yang cukup banyak, bahkan celana Victor sekalipun.


Meskipun celana Victor berwarna hitam dan terlihat tidak jelas, tetap saja masih bisa terlihat walaupun samar-samar.


Wajah putih Valerie memerah dalam sekejap, dan ia sangat malu sampai mati.


"Vic-tor ...." Valerie ingin menjelaskan sesuatu, tetapi ia langsung terkejut saat melihat pria itu menyentuh piyamanya yang ternoda.

__ADS_1


Ujung jarinya menyentuh sentuhan basah dan lengket. Victor mengerutkan kening, lalu ia meletakkan ujung jarinya di depan hidung dan mengendus. "Darah?"


Warna merah menyebar ke seluruh wajah Valerie, leher, bahkan ujung telinganya. Ia menggigit bibirnya erat-erat karena rasa malu. Valerie tidak sabar untuk mengubur kepalanya di tempat tidur.


Valerie menutupi perutnya yang sakit. Matanya gemetar. Ia berkata dengan suara rendah. "Ma-afkan aku. Aku tidak tahu tamu bulananku akan datang tiba-tiba. Kamu melepaskan dan ganti pakaianmu nanti, aku akan mencucinya."


Dengan begitu banyak darah, Valerie tidak mungkin membiarkan pelayan yang mencucinya.


Victor menyeka darah di ujung jarinya dengan santai. "Mengapa kamu meringis kesakitan?"


Wajah Valerie panas lagi. "Aku merasakan sakit perut selama periode menstruasi ku."


Victor mengerutkan kening dan bertanya serius. "Apakah aku perlu mengirimmu ke rumah sakit?"


"Tidak, tidak. Aku tidak perlu ke rumah sakit. Aku hanya akan meminum air hangat," balas Valerie buru-buru. Rasa sakit menstruasi sangat biasa di kalangan wanita dan tidak memerlukan dokter.


Wajah Valerie yang memerah karena malu langsung memucat karena rasa sakit. Ia menutupi perutnya dan hanya ingin bangun dari tempat tidur untuk ke kamar mandi. Tetapi tidak menduga saat bergerak, perutnya semakin sakit.


Valerie tersentak dan meringis. "Hiss ...."


Dari tubuh sebelumnya, Valeria merasa tubuh ini sangat tidak tahan akan rasa sakit. Valerie merasa sangat sakit sehingga air mata menetes di ujung matanya.

__ADS_1


Victor tidak terburu-buru mengganti pakaian. Mendengar Valerie terkesiap, wajah Victor berkerut. "Sakit?"


Mengapa wanita ini harus menderita rasa sakit seperti itu? Benar-benar tidak adil. Victor melingkarkan kedua tangannya di dada. "Minta tolonglah padaku."


"... hah?" sahut Valerie linglung.


"Minta tolong padaku agar aku membawamu dari tempat tidur."


"Tolong ...." Karena rasa sakitnya, ia sama sekali tidak fokus dan berkata asal dan langsung.


"Huh, apakah kamu meminta bantuan? Tidak ada ketulusan." Victor mengangkat dagunya.


Valerie mengulurkan tangan dan menarik ujung piyama Victor. Suaranya sangat lembut. "Victor, aku kesakitan. Tolong, peluk aku menuju kamar mandi. Bisakah?"


Victor mengangkat alis seraya tersenyum. "Tentu saja. Lagi pula aku tidak bisa menolak permohonanmu."


***


Sakit hati bgt, aku udah nulis hampir 2k kata, tapi gk sengaja ke hapus semua. jadi aku nulis ulang dan Cuma up kurang dari 1k kata:'(


mau nangis, tapi puasa:v jadi nanti aja nangisnya pas buka, itu jga kalo masih ingat. maaf ya, awalnya mau up banyak, tapi jadinya cuma se gini. Apalagi butuh waktu lebih dari sejam kalo nulis 1k kata juga.

__ADS_1


__ADS_2