
Kelas lebih sedikit di sore hari. Saat selesai, Archa mengajaknya untuk bermain ke luar atau berbelanja, tetapi Valerie menolak dengan halus saat memikirkan kedua pria besar dan kecil di rumah.
"Bukan hanya penampilanmu, tetapi aku merasa kepribadianmu pun berubah. Sebelumnya, kamu sangat senang jika aku mengajakmu untuk bermain karena kamu tidak ingin pulang menemui Victor. Tetapi sekarang? Kamu ingin pulang lebih awal. Benar-benar melenceng dari sikapmu sebelumnya," ujar Archa heran.
Archa memalingkan muka ke arah Rea dan menyikutnya. "Bagaimana menurutmu?"
Rea tertegun sebentar dan mengangguk ragu. "Tetapi ... Valerie memiliki sebuah keluarga, dan kehidupannya berbeda dengan kita."
Valerie terkekeh pelan. "Ya, itu benar. Aku miliki keluarga sekarang, dan aku bukan wanita lajang lagi sehingga bebas bermain keluar rumah. Oleh karena itu, aku harus pulang saat ini."
Valerie melambaikan tangan. "Selamat tinggal." Mereka membalas lambaiannya dengan senyuman lebar. Valerie memasuki mobil.
__ADS_1
Saat kembali ke dalam kediaman Spare, Valeri melewati villa dan melihat Javier berjalan keluar rumah dengan tergesa-gesa. Ekspresinya sangat serius, alis dan keningnya berkerut, dia melewatinya dengan cepat.
Valerie merasa kepo. Ia melihat pengurus rumah tangga yang sama-sama bergegas keluar rumah. Ia menghentikannya dan bertanya. "Apa yang terjadi?"
Pengurus rumah tangga itu selalu di panggil paman Jai. Ia yang selalu tenang, tetapi pada saat ini keringat membasahi pelipisnya. "Ada masalah dengan Nyonya Nuella."
"Apa itu?"
Valerie terkejut. "Oh ... baiklah, terima kasih. Paman bisa kembali bekerja."
Paman Jai langsung pergi setelah membungkuk hormat. Valeri ingat tentang ini, dan itu adalah plot penting dalam novel. Untuk membuat adegan film lebih realistis, direktur kru Nuella memilih tempat yang jauh di pegunungan dan hutan. Ada sebuah desa di sana sehingga mereka khawatir tentang tempat tinggal atau makanan. Penduduk cukup antusias, tetapi mereka tidak banyak berhubungan dengan orang-orang yang melakukan syuting atau kru itu sendiri.
__ADS_1
Hanya saja, Nuella menemukan banyak wanita di sana di perdagangkan. Di antaranya ada seorang figuran wanita bernama Qiara yang di culik dari tempat jauh dan dijual kepada seorang pria di desa yang memiliki gangguan jiwa. Qiara memiliki kehidupan yang menyedihkan, sampai di mana ia bertemu dengan sang protagonis wanita--Nuella.
Qiara meminta bantuan Nuella untuk membantunya melarikan diri dari desa. Nuella, yang sudah terlahir kembali dan pernah memiliki kehidupan yang sama-sama menyedihkan, membantu Qiara dan melanggar larangan sutradara untuk tidak berbuat sembarangan.
Setelah itu, mereka malah di temukan penduduk desa, dan mereka bentrok dengan para kru. Orang yang merupakan pria yang membeli wanita, kehilangan jstrinya--Qiara dan menangkap Nuella. Ia berkata bahwa Nuella telah membuat istrinya kabur, maka dari itu Nuella sendiri harus menjadi istrinya. Nuella di ikat di kamar pria itu.
Para kru merasa tidak berdaya. Mereka tidak bisa membantu Nuella karena perbuatannya sendiri. Mereka hanya bisa menelepon polisi. Javier yang menerima berita itu langsung segera bergegas.
Valerie mengingat dengan jelas. Karena masalah ini, Javier hampir kehilangan nyawanya untuk menyelamatkan Nuella Tetapi setelah itu, hubungan mereka lebih memanas dan semakin melengket. Seperti yang di jelaskan di novel, cinta kedua protagonis ini membuat banyak orang iri.
Valerie berbalik dan berjalan menuju rumah di belakang villa. Bahkan jika ia tahu bahwa mereka dalam bahaya, ia sama sekali tidak peduli. Itu tidak ada hubungannya dengan ia. Selain itu, keduanya memiliki aura protagonis, dan Javier tidak bisa mati begitulah saja.
__ADS_1