
Saat tiba di kamar mendadak keadaan menjadi canggung dan Andin langsung berlalu ke ruang ganti untuk mengganti pakaiannya, setelah selesai gantian Arga yang mengganti pakaiannya.
Saat Arga keluar dari ruang ganti. Arga sudah mendapati Andin duduk di tepi ranjang yang menggunakan pakaian yang terlalu minim bahan, sehingga nampak lekuk tubuhnya yang indah.
' Kenapa aku jadi canggung begini?'' Batin Arga.
Dia harus bisa mengkondisikan hatinya yang tiba-tiba saja berdebar kencang, apakah sudah saatnya.' Pikir Arga.
'' Kenapa kamu berpakaian seperti itu?'' Tanya Arga heran, biasanya dia selalu berpakaian tertutup jika di rumah, tapi sekarang dia berpakaian terlalu terbuka.
'' Di lemari cuman ada baju ginian semua, tuan dan ini yang menurut Anda saya tertutup. karena ada blezernya. '' Kata Andini malu-malu kucing.
'' Ayo kita tidur.'' Ajak Arga kikuk.
''Iy-iya, tuan.'' Gugup Andin.
Namun saat ingin tidur, Arga merasa ada yang bergerak-gerak di bawah perutnya.
' Apa aku ter*ngsaangg?' Batin Arga yang mulai gelisah.
Andini menyadari kegelisahan yang terjadi di diri Arga. Dia mencoba untuk bertanya.
'' Tuan kenapa?'' Tanya Andini.
'' Saya menginginkanmu,'' Jawab Arga dengan tatapan kabut.
'' Hah?'' Bingung Andin.
''Saya ingin meminta hak saya, Andin, apakah kamu sudah siap?'' Tanya Arga dengan tatapan bergairah.
" Emm, anu. Saya takut, tuan." Gugup Andin.
" Kamu takut kenapa? Saya gak akan main kasar kok." Bujuk Arga.
"Mau, ya?" Bujuknya lagi, akhirnya Andini mengangguk pasrah, mau bagaimana pun Arga adalah suaminya, dia tidak mau berdosa karena menolak ajakan suaminya itu.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Andini. Arga langsung menggencarkan aksinya yang mulai mencumbu bibir Andin yang selama ini ia tahan-tahan untuk merasakannya.
"Emm!" Lenguh Andin tertahan.
Sudah puas dengan bibir ranum Andin, Arga langsung merembet ke leher jenjang Andin dan meninggalkan beberapa bekas kismark di leher Andin.
Andin langsung mengejang saat Arga menghisap lehernya." Ahh, geli tuan." desah Andin.
__ADS_1
" Emmm." Arga hanya membalas ******* Andin dengan lenguhan.
Arga terus mencumbu setiap lekuk Andin, dari leher turun ke gunung kembar milik Andin.
Arga terus bermain di area gunung kembar Andin. Mulai dari meremas hingga menghisapnya, rasa nikmat itu sudah tak terbendung lagi di mulut Andin, dia langsung mengeluarkan suara indahnya yang bikin Arga tambah bersemangat untuk menjamah tubuhnya.
" Ahhh, geli, tuan." Desah Andin, sambil mencekram pundak Arga.
'' Sudah siap?'' Tanya Arga, Andin hanya mengangguk.
Arga langsung melepaskan pakaian yang menutupi tubuh Andin dan berganti dia untuk melepaskan pakaiannya sendiri, Andin di buat terkejut dengan melihat adik kecil suaminya yang sudah berdiri tegak bak seperti orang berwibawa.
Andin menelan ludah nya dengan kasar, dia mendadak jadi takut, Arga menyadari perubahan raut wajah Andin dia langsung menenangkan istri keduanya itu.
Dia harus mendapatkan nya malam ini juga, karena dia sudah menahan hasratnya selama ini dengan Andin dia tidak mau malam ini gagal.
'' jangan takut, oke.'' Bujuk Arga.
Mereka langsung mempersatukan tubuh mereka dengan posisi Andin di bawah kukungan tubuh Arga.
'' Ahh, sakit tuan.'' Andin semakin kuat mencekram pundak Arga.
'' Bentar lagi nikmat, kamu tahan sebentar ya.'' Rayu Arga dia langsung mengayunkan tubuhnya.
Dua jam mereka bertempur, akhirnya mereka selesai juga.
'' Ahhh.'' Desah Arga yang di iringi masuknya air susu adik kecilnya Arga kedalam rahim Andini.
Arga berharap ini akan menjadi benih cinta Arga dan Andini. Arga sudah lama menantikan kehadiran sang malaikat kecil.
Defi tidak bisa memberikan-nya seorang malaikat kecil, bukan tidak bisa tapi lebih tepatnya tidak mau. Defi tidak ingin tubuhnya menjadi jelek makanya sampai sekarang pun dia tidak ingin memiliki seorang anak.
'' Terimakasih Andin.'' Ucap Arga di sela-sela nafasnya yang tersengal-sengal akibat pertempuran mereka barusan.
Ucapan Arga hanya di balas dengan senyuman tipis dari Andin, bagaimana pun Andin tidak bisa menyesali perbuatannya, karena dia juga menikmatinya.
'' Mudah-mudahan cepet di tiup malaikat kecil disini.'' Ucap Arga, sambil mengelus-elus perut Andin yang penuh peluh.
'' Memangnya, tuan ingin punya anak dari saya?'' Tanya Andin.
'' Kenapa tidak? Saya sudah lama menanti kehadiran itu.'' Ujarnya.
'' Hmm, semoga saja keinginan Tuan segera terkabul.'' Ucap Andin.
__ADS_1
'' Kalau ingin segera cepat terkabul, maka harus sering-sering bikin Din. '' Ujar genit Arga, ntahlah sudah banyak perubahan yang terjadi di diri Arga, semenjak dia mengenal Andini Kusuma Pratiwi.
Akhirnya mereka memutuskan untuk tidur, karena waktu sudah menunjukkan larut malam.
Mereka tidur dengan berpelukan, dengan tubuh polos mereka yang di tutupi dengan selimut.
🐐🐐🐐🐐🐐🐐
pagi pun tiba, pasangan yang baru meneguk kenikmatan semalam belum juga membuka matanya, sampai akhirnya Andin yang pertama terbangun.
Saat ingatan nya berputar pada kejadian semalam, dia merasa malu sendiri. Andin langsung membersihkan tubuhnya yang habis berperang semalam.
Saat dia menyibak selimut yang menutupi seluruh tubuhnya, dia begitu terkejut karena banyaknya tato-tato di tubuh Andin.
Andin langsung menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut dan beranjak dari kasur, saat hendak ingin berdiri tiba-tiba saja Andini oleng dan terjatuh, yang menimbulkan suara, yang membangun kan Arga.
Buk!
'' Aduhh. '' Ringis Andini
'' Loh. Kamu sudah bangun?'' Tanya Arga langsung membantu Andini berdiri dan mendudukkan di kasur.
'' Perih tuan.'' adu Andini.
'' Memang begitu rasanya, saat pertama-tama nyoba.'' Jawab Andini.
'' Kamu mau kemana tadi?'' Tanya Arga lembut, sambil membelai pipi Andin lalu mengecup nya.
'' Saya ingin mandi tuan, tubuh saya lengket-lengket. '' Keluh Andini yang di tanggapi kekehan kecil oleh Arga.
'' Sepertinya semalam saya terlalu bersemangat.'' kata Arga di sela-sela kekehannya.
Tanpa aba-aba Arga langsung menggendong tubuh Andin ke dalam kamar mandi.
Dan terjadi lagi mereka pagi ini sama-sama meneguk rasa nikmat itu di kamar mandi...
bersambung......
Pokok'e bab ini khusus malam pertama Andin & Arga.
Ayoo dongg, jangan jadi pembaca gelap, setelah aku kasih bab yang menegangkan seperti ini, sampe-sampe pikiran ku ikut traveling 😂
Minimal like, favorit,vote atau kembangnya kek🤣 gatau diri banget aku yaa😀.
__ADS_1
Dah lah sampe jumpa sama baby Arga & Andin. Babayy😊