
Arga dan Andin. Akhirnya memutuskan untuk singgah ke apotik lain. Karena setau Andin, di tempat apotik pertama habis stok.
Kali ini yang turun Andini, agar tidak lama seperti Arga di apotik sebelumnya. Saat menunggu Andini. Arga kembali teringat pada pesan yang dikirim oleh orang suruhannya. Arga langsung meluncur ke aplikasi warna hijaunya, nampak orang suruhannya, mengirim sebuah bukti Defi yang berbentuk file dan apa ini? Sebuah video? Video apaan?' batu Arga. Lalu Arga membuka video itu dan menonton serta mendengar apa yang terjadi di dalam video itu, tanpa terlewatkan.
Isi video( ' Kamu harus bisa mengambil aset-aset berharga milik Arga. Biar nanti aku yang akan mengalihkan namanya, menjadi nama-mu. Tugas Kamu adalah, Bagaimana caranya agar kamu bisa mendapatkan tanda tangannya, paham?' Tanya Rio. Lalu Defi pun mengangguk. ' Oke. Aku gak sabar menunggu besok' ujar Defi.) Begitulah isi pesannya.
Arga menggenggam tangan nya erat. Dia begitu emosi, saat mendengar setiap kata yang diucapkan manusia jadi-jadian ini.
'' Berani-beraninya kalian ingin merebut aset-asetku? Dasar ular, tidak tau di untung, hah. Bodoh, aku terlalu bodoh baik kepada manusia jadi-jadian seperti mereka.'' Geram Arga.
'' Apa yang aku lakukan tidak setimpal dengan hasil yang kudapat. Aku tak akan tinggal diam, lihat saja siapa yang menang dan siapa yang kalah. Aku akan mengikuti arah main kalian.'' Ucap Arga sambil mengontrol emosi nya.
Lalu Arga menscroll pesan-pesan itu dan terdapat foto Defi sedang bermesraan dengan selingkuhannya, siapa lagi kalau bukan Rio? Arga memandangi wajah Defi di layar ponselnya. Senyum manis terukir di wajahnya, wajah yang selalu membuat Arga candu. Tapi tidak sekarang, rasa itu hilang begitu saja, ntah kemana hilangnya.
__ADS_1
'' Kamu telah membuang waktuku, Def. Aku rela menyusulmu hingga ke negeri Cina, tapi apa yang aku dapat? Hanya penghianatan. Dan lebih parahnya lagi. Kalian sudah bersekongkol untuk menjebak aku dan Andini, yang jelas-jelas, adik kandungnya selingkuhan mu, sendiri.'' Gumam Arga.
Ya.. Arga menyempatkan membaca sebuah pesan dan video yang berisi, hal yang menyakitkan untuk semua orang ya merasakannya. Gimana tidak? Ternyata, Andini dan Arga menikah bukan karena murni kecelakaan. Tetapi karena adanya campur tangan manusia, yaitu Defi dan Rio. Mereka sudah mengemas rapi rencana mereka, untuk bisa menjebak Arga dan Andin.
Isi video( 'Semua rencana sudah kita kerjakan mulai dari menjebak Andin dan Mas Arga dan besoklah puncak kemenangan kita, sayang. Kita akan menjadi orang yang sangat kaya'' kata Defi sambil tertawa. Rio menanggapi hal itu juga dengan tertawa jahat.)
Andin yang waktu itu kerja, karena jam kerjanya sudah selesai. Andin pun bergegas untuk pulang, karena takut kelamaan, kasihan adiknya menunggu di rumah. Seperti biasa. Andini kalau pulang, selalu di bonceng oleh rekan kerjanya yang satu arah dengan dirinya yang hanya beda gang saja.
Saat sudah sampai di depan gang. Andini berjalan sekitar dua kilometer dari gang menuju rumahnya. Begitulah setiap harinya. Dia harus berjalan kaki menuju rumahnya dan itung-itung sekalian olahraga.
Tepat di pinggir jalan gang, terdapat sebuah gudang kosong tempat penyimpanan barang-barang milik juragan tanah di rumahnya. Saat hendak melewati gudang itu. Andini tak sengaja mendengar suara seorang wanita yang sedang minta pertolongan, sama seperti Arga. Akan tetapi suara yang di dengar Arga adalah suara Andini yang sudah lebih dulu dikunci dari luar.
Lalu Andini mendekati pintu gudang itu dan siapa sangka dia malah tersungkur akibat dorongan yang sangat keras pada tubuhnya.
__ADS_1
Lalu pintu itu terkunci dengan sendirinya. Andini menjerit-jerit meminta pertolongan, berharap ada yang menolongnya. Tapi hasilnya nihil.
Arga terus mengamati video percakapan mereka yang baru saja di kirim orang suruhannya.
" Tega sekali kalian. Aku tidak akan membiarkan kalian bahagia." Geram Arga.
Lalu dia memasukan ponselnya ke dalam saku jas-nya, karena Andini sudah mendekat ke arah mobil dan masuk ke dalam.
" Sudah?" Tanya Arga. Andini menjawab dengan anggukan kepala. Lalu mereka pergi dari area apotik.
' Kalian sudah mengganggu ketenangan ku. Tunggu lah pembalasanku, akan ku pastikan, kalian akan mendapatkan balasan yang setimpal atas perbuatan kalian.' Batin Arga.
Begitu jahatnya mereka, hanya karena harta. Defi dan Rio sudah di butakan oleh harta. Harta seseorang yang baik dan memperlakukan mereka layaknya seorang istimewa dengan mereka, tapi apa balasan dari mereka, hanya penghianatan, sekali lagi hanya penghianatan.
__ADS_1
bersambung..
jangan lupa vote dan hadiahnya ya gaes🐱