Istri Simpanan Tuan Arga

Istri Simpanan Tuan Arga
bab 22


__ADS_3

Karena keasyikan tertawa, Meraka sampai melupakan waktu yang sudah malam dan waktu itu untuk makan malam.


Hingga suara keroncongan perut Arga itu terdengar di telinga mereka, lalu mereka tiba-tiba terdiam sejenak, lalu tertawa kembali.


'' Ah. Sangking lucunya, sampai aku lupa, kalau kita belum makan malam.'' Ucap Andini lalu beranjak dari sofa menuju dapur untuk memasak makan malam.


Andin hanya memasak nasi goreng, masakan yang simpel dan banyak para peminatnya.


Bebarapa menit bertempur dengan alat dapur, akhirnya masakan Andin selesai juga.



Andin langsung menghidangkan di meja makan setelah selesai. Andin berniat memanggil Arga untuk makan malam.


'' Mas, ayo makan. Aku sudah masak. '' Ajak Andin.


Arga pun mengikuti Andin ke arah meja makan, untuk makan malam


'' Kamu bikin nasi goreng?'' Tanya Arga.


' Iya. Ini itu namanya nasi goreng ceria, mas.'' Kata Andini antusias.

__ADS_1


'' Loh. kenapa di bilang ceria?'' Tanya Arga heran.


'' Karena.... gatau. Hehehehe. '' Cengir Andin, Arga hanya memutar bola matanya malas.


Akhirnya mereka makan malam dan sambil berbincang-bincang. Ntahlah kebersamaan ini begitu indah dan mungkin ini tak akan lama, karena Andin tau Arga bukanlah lelaki seutuhnya untuk dirinya. Ya Andini menyadari itu...


Selesai makan malam, Andini langsung membereskan piring-piring kotor dan merapikan meja makan.


Nampak di ruang tamu, Arga sedang menonton televisi, Andin berinisiatif untuk membuat teh dan cemilan.


'' Bikin cemilan apa ya? Haa.. Pisang goreng.'' Kata Andini girang.


'' Yey.. akhirnya pisangnya gorengnya udah siap. Ini tinggal di kasih susu sama meesis.'' Gumam Andini lalu mulai mendesain pisang goreng itu sesuai yang dia mau.


'' Selesai.'' Ucapnya lalu di bawanya ke depan bersama teh hangat. Sangat cocok sekali dengan malam yang dingin.


'' Mas, ini ada pisang goreng sama teh. Di makan mas mumpung masih anget.'' Kata Andini yang sudah duduk di samping Arga.


Arga melihat sekilas pisang goreng itu, betapa terkejutnya dia melihat tampilan pisang goreng yang sangat rapi persis ada di iklan-iklan susu di televisi. Sangat sayang untuk dicuil apalagi untuk di makan.


'' Kenapa ini cantik sekali, jadi tidak tega untuk memakannya.'' Ucap Arga.

__ADS_1


'' Makan aja lah, mas. Ini untuk kamu.'' Andini mengambil satu pisang lalu menyodorkan ke mulut Arga. Arga dengan senang hati menerima itu.


'' Emm, ini enak sekali.'' Puji Arga, Andini hanya tersenyum mendengar pujian dari Arga.


'' Kamu suka, mas? '' Tanya Andini.


Arga mengangguk tanda 'iya' senyum manis terbit di bibir ranum Andin. Lalu mereka memakan pisang goreng dan sesekali bercanda ria, Wahhh... sudah seperti pengantin baru yang berbahagia... Tapi ntah sampai kapan kebahagiaan itu hinggap di diri mereka.


' Aku tidak pernah sebahagia ini, disaat aku dan Defi berdua. Aku bagaikan seorang diri, tak ada pembicaraan hangat dan canda tawa seperti ini. ' Batin Arga.


'' Kamu gak pulang, mas?'' Tanya Andini.


'' Tidak. '' Balas Arga. Lalu dia melanjutkan memakan pisang goreng tersebut.


'' Loh, kenapa? Nanti mbak Defi nyariin kamu, mas.'' Ujar Andini.


'' Dia tidak mungkin menyariku, Ndin. Tak usah lah kamu memikirkannya, Aku mau kita hari ini Quality Time, berdua saja tanpa gangguan siapapun.'' tegas Arga. Andin hanya menurut saja.


'' Saat ini, pasti dia sedang sibuk dengan sahabatnya. Sampai-sampai, dia lupa kalau sudah memiliki suami. '' Lanjut Arga. Andin yang bingung harus menjawab apa, akhirnya Andini memutuskan untuk diam saja.


bersambung......

__ADS_1


__ADS_2