Istri Simpanan Tuan Arga

Istri Simpanan Tuan Arga
bab 26


__ADS_3

Saat sudah berada di ruangan Arga. Andin segera masuk dan benar saja dia mendapati Defi dengan Arga yang sedang bermesraan.


'' Maaf, pak. Saya tidak tau, kalau bapak sedang bermesraan dengan mbak Defi.'' kata Andini menunduk.


'' Saya yang harus-nya minta maaf sama kamu. Oh iya, tolong kamu telepon Revan, soalnya berkas-berkas saya ada sama dia. Suruh dia bawa kemari dan tolong kamu cek, apa Saya hari ini ada jadwal meeting atau tidak.'' Ucap Arga.


Andini langsung mengerjakan tugas yang di berikan oleh Arga. Mulai dari menelepon Revan untuk mengirim berkas-berkas.


'' Selamat pagi, pak Revan.'' Sapa Andin.


' Pagi. Ini Andin kan?' Tanya Revan dari seberang telepon.


'' Iya pak. Pak, bapak di suruh pak Arga, untuk membawakan berkas yang Bapak bawa waktu itu, pak.'' Kata Andin.


' Ck. Udah jadi mantan bos pun masih nyusahin, etdah.'' Dumel Revan.


' Okelah, nanti saya akan kesana. Bilang sama mantan bos, saat kesamaan dua puluh menit lagi.' Ucap Revan, lalu mematikan ponselnya.


Andin langsung beralih ke arah Arga dan menyampaikan apa yang di bilang Revan, bahwa dua puluh menit lagi Revan akan membawakan berkas yang di minta Arga.


'' Kalau begitu, saya permisi ya pak. saya mau lihat jadwal Bapak hari ini.'' Ucap Andin berlalu pergi.

__ADS_1


' Huft, aku harus kuat. Kamu tidak boleh lemah, hanya melihat mereka bermesraan.' Batin Andin yang menyemangati diri nya sendiri.


Lalu Andin menuju ke meja kerjanya dan membuka laci untuk mengambil buku note yang berisi jadwal Arga hari ini.


Saat sedang membaca jadwal Arga, tiba-tiba saja ada pesan masuk ke dalam ponselnya.


Mas Arga{ Andin, nanti makan siang di kafe dekat sini. Kamu jangan ke kantin dulu}


Andin{ Oke. Nanti aku usahain}


Lalu Andin mematikan ponselnya dan masuk ke ruangan Arga, untuk memberi tahu bahwa jadwalnya hari ini tidak begitu padat, hanya ada pertemuan satu kali saja dengan klien.


Tok!


Tok!


Tok!


'' Maaf, pak. Hari ini jadwal bapak tidak terlalu padat, hanya ada pertemuan dengan salah satu Klien dari perusahaan Abdijaya, pak. Untuk selebihnya jadwal Bapak kosong.'' Kata Andini, sambil meneliti buku Note itu.


'' Oke, kamu boleh keluar. Nanti kalau saya ada perlu saya akan memanggil mu.'' Ujar Arga, lalu Andin pergi dari hadapannya.

__ADS_1


'' Def. Kamu pulang saja, aku tidak bisa konsentrasi untuk bekerja jika kamu di sini.''


'' Kamu ih. Aku tuh kangen tau.'' Ucapnya manja. Dulu ketika Defi sudah berbicara dengan nada manja, Arga sangat-sangat menyukai itu. Ntah sekarang, dia begitu enek ketika melihat wajah Defi.


'' Kamu pulang aja, nanti sore kan aku pulang.'' Ucap Arga.


'' Baiklah. Tapi aku minta uang dong, buat shopping. Udah lama juga gak shopping ke mall.'' Arga langsung membuka dompetnya dan memberikan kartu kredit untuk di pergunakan oleh Defi, dia ingin Defi cepat pergi dari hadapannya, karena dia sudah sangat eneg jika lama-lama bersama Defi.


'' Makasih, mas. Kalau begitu aku pulang dulu ya.'' Ucap Defi, lalu mengecup pipi Arga. setelah itu dia langsung keluar dengan wajah sumringah.


Pipi yang bekas di kecup Defi, langsung Arga lap pake tissue. Ada rasa geli, saat Defi mencium-nya.


'' Hah, bilang aja kalau mau ingin minta uang. Banyak banget cerita, bilang kangen.'' Gerutu Arga, Arga lalu menghubungi nomor seseorang.


'' Halo, tolong kamu ikutin dia. Dia sudah keluar dan katanya ingin berbelanja di mall, segera kamu ikutin mumpung masih di area kantor.'' Perintah Arga pada sambungan telepon.


' Baik, pak.' Kata seseorang itu.


klik'


Arga langsung mematikan ponselnya. '' Akan aku bongkar kebusukan mu, tunggu saja tanggal mainnya. Kalian pikir, kalian udah pintar. '' Ucap Arga sambil tersenyum misterius.

__ADS_1


jangan lupa vote sama kembang nya ya


__ADS_2