Istri Simpanan Tuan Arga

Istri Simpanan Tuan Arga
bab 14


__ADS_3

Seminggu sudah mereka liburan, sekarang mereka ingin kembali ke Jakarta.


'' Kamu sudah siap?'' Tanya Arga, Andini hanya mengangguk.


Dan mereka keluar dari vila tersebut lalu meninggalkan tempat liburan yang penuh wisata itu.


🐐🐐🐐🐐🐐


Beberapa jam kemudian akhirnya mereka sampai di ruma. Andin langsung membongkar isi koper miliknya dan Arga, Andin langsung memilah-milah baju kotor untuk di cuci nanti.


'' Sudah lah, baru juga beberapa menit sampai, istirahat lah dulu, Din.'' Ujar Arga.


'' Iya, Mas.'' Balas Andin, ia langsung meletakkan pakaian itu lalu mendekati Arga yang sedang duduk di sofa.


'' Kamu tidak boleh capek-capek, biar cepet dia datengnya nanti.'' Kata Arga, sambil mengelus-elus perutnya.


'' Iya, Mas. '' Ucap Andin.


Arga langsung tiduran di paha Andin, sambil memainkan ponselnya. Arga mengecek email masuk di ponselnya itu. Dia langsung membuka satu persatu.


Saat lagi seru-serunya berselancar di ponselnya, tiba-tiba saja pesan masuk dari sekretaris pribadinya yang absrud.


'Gimana, pak bos? lancar gak liburan nya' begitulah isi pesannya, yang malas untuk Arga balas.


Revan tak ingin menyerah dia lagi-lagi mengirim pesan yang bisa di bilang isi pesannya sangat konyol.


'Ops. Sombong amat pak bos, lagi gak mau di ganggu ya?'' Begitulah isi pesan dari Revan.


' Pak bos, bales dongg.'


'Sombong amat!'


'Pak bos.'

__ADS_1


' Pak bos.'


' bos.'


Pesan itu masuk ke dalam ponsel Arga dan itu menimbulkan bunyi yang cukup nyaring.


Ting!


'' Apa sih maunya?'' Geram Arga. Andin mengerutkan keningnya, kenapa Arga kesal?'Pikir Andin.


'' Kenapa mas?'' Tanya Andin penasaran.


'' Ini si Revan ganggu aja.'' Kesal Arga. dia memperlihatkan ponselnya kepada Andin, yang beberapa Chet konyol ada di dalam ponsel itu.


Andin menanggapi itu dengan kekehan lucu. Arga memanyunkan bibirnya kesal dengan Andin, kenapa dia malah tertawa?


''Kenapa kamu ketawa?'' Tanya Arga.


'' Gapapa mas, Kak Revan itu lucu juga ya orangnya'' Ucap Andin.


'' Hmm, baiklah mas.'' Ucap Andini mengalah.


'' Minggir bentar mas.'' Kata Andin sambil mengangkat kepala Arga dari paha Andin.


'' Mau kemana? Udah enak gini juga.'' Gerutu Arga.


'' Laper, mau masak.'' Ucap Andin yang meninggalkan Arga dengan omelan nya itu.


Andin membuka kulkas, dan tidak mendapati sayura atau ikan-ikanan di sana.


Bingung sendiri ingin memasak apa, sampai akhirnya pandangannya tertuju pada rak mie instan dan telur yang sudah tinggal dua.


Akhirnya Andin memutuskan untuk memasak mie instan aja,daripada perutnya sama sekali tidak terisi.

__ADS_1


Wangi mie instan menyeruak sampai ke indra penciuman Arga, Arga langsung menuju dapur karena mencium bau yang sangat lezat, yang mampu membikin perutnya jadi keroncongan.


'' Kamu masak apa, Din?'' Tanya Arga yang tiba-tiba saja sudah berada di belakang Andini.


'' Astagfirullah!'' Kaget Andin, untung saja mie yang sedang dia pegang tidak jatuh.


'' Kamu ngagetin aja sih, mas.'' Kesal Andini.


'' Kamu masak mie instan?'' Tanya Arga.


'' He'emm, abisnya gak ada makanan lain. Aku belum belanja.'' Kata Andin yang langsung menyodorkan sebuah mangkuk berisi mie yang di masak Andin tadi.


'' Tapi ini tidak bagus untuk lambung, Din.'' Ujar Arga.


'' Tak apalah mas, hanya sesekali tidak membuat lambung rusak.'' Andin berlalu dari hadapan Arga langsung menuju meja makan dan memakan mie instan tadi.


Arga pun membuntuti Andini dan duduk juga di meja makan, sambil memakan mie. Enak juga mie-nya.' Batin Arga, dia langsung menyeruput mie-nya hingga tandas tak bersisa.


'' Kita tidak boleh memakan ini terlalu sering, nanti sore Aku akan menemani Kamu belanja keperluan rumah.'' Ujar Arga.


'' Hmmm, baiklah.'' Balas Andini, dia langsung menghabiskan mie-nya itu, yang mumpung masih panas.


Revan Aditya Pratama



udah cocok belum visual-nya Revan ni?


jangan lupa komen yaa😊😁


bersambung.........


jangan lupa like dan kembang mawar nya ya,😁

__ADS_1


see you next time 😊


__ADS_2