Istri Simpanan Tuan Arga

Istri Simpanan Tuan Arga
Arga kecelakaan


__ADS_3

Di depan rumah sakit tepatnya di lobby rumah sakit. Seseorang sedang melihat sekeliling rumah sakit.


'' Bagus. Lumayan sunyi, aku akan melancarkan aksi ku.''


Lalu seseorang itu, ralat orang suruhan Abdi pun langsung memotong kabel pedal rem mobil milik Arga.


Lelaki itu tersenyum kecut, saat tau kerjaan bakal berhasil. ''Lumayan bisa buat main judi.'' Ucap lelaki itu sambil melihat sebuah tang yang sedang dia pegang.


Lalu dengan cepat dirinya kabur dari sana, tanpa ada satu orangpun yang mencurigainya.


Disaat kepergian lelaki itu. Arga juga telah tiba di depan lobby rumah sakit. Tanpa ada rasa curiga, Arga langsung masuk ke dalam mobil itu. Lalu mobil itu langsung meluncur untuk membelah jalanan di kita ini.


Arga memacu adrenalin dengan meninggikan gas mobilnya. Dia ingin masalah ini akan siap dalam hari ini juga.


''Aku harus bisa terlepas dari penjara kelicikan Defi dan Rio.'' Gumam Arga.


Kondisi alam saat ini tidak bersahabat dengan Arga. Nampak awan hitam telah berkerumun di atas langit dan angin yang cukup kencang, hingga sampah plastik maupun dedaunan bertebaran dimana-mana.


Dari langit sudah mulai turun rintikan hujan sampai akhirnya rintikan itu berubah menjadi air hujan yang sangat deras, hingga mampu membuat jalanan tampak kabur dan jalanan yang di lewati Arga saat ini sangat lah licin tidak seperti sebelum hujan tadi.

__ADS_1


'' Ya ampun hujannya deras banget, bagaimana aku bisa melihat kejalan?'' Gumam Arga.


Di simpang perempatan jalan, terlihat sebuah truk tangki BBM yang melaju dengan kecepatan yang lumayan tinggi dan di saat bersamaan Arga juga berbelok ke arah perempatan jalan itu dan berlawanan arah dengan truk tangki itu, saat ini Arga tidak menyadari keberadaan jalan ini, karena derasnya hujan yang mampu membikin jarak pandang Arga tampak kabur.


Dan di saat bersamaan mobil Arga dan truk itu saling berhantaman dengan sangat kuat, kejadian itu mampu menimbulkan suara yang sangat keras. Tak di sangka kecelakaan pun terjadi.


Baik mobil Arga maupun truk itu tidak ada yang selamat. Mobil dan truk itu sudah rusak parah.


'' Andini aku mencintaimu.'' Kalimat terakhir itu yang Arga ucapkan dan akhirnya dia menutup matanya.


Saat hujan mereda. Semua orang mulai menghampiri TKP dan beberapa polisi sudah menyelidiki terjadinya kecelakaan ini.


'' Tolong. Tolong saya.'' Teriak Arga.


'' Pak disini ada orang pak.'' Lapor warga.


Polisi mulai menghampiri mobil Arga dan langsung mengecek kondisi Arga dan benar saja Arga berada di dalam situ dengan kepala yang berlumuran darah dan banyak goresan luka yang memenuhi wajahnya.


'' Pak. Apa bapak bisa mendengar suara saya?'' Tanya polisi memastikan.

__ADS_1


'' Tolong saya pak.'' Hanya kalimat itu yang mampu dia ucapkan setelah itu Arga langsung tak sadarkan diri.


Suara sirine ambulan sudah terdengar dan warga langsung mengangkat Arga yang sudah di temukan di tumpukan runtuhan cap-cap mobil dan truk itu.


Mereka langsung mengangkat tubuh Arga dan memindahkannya ke dalam brankar dan tak lupa juga jasad sopir di tidurkan juga di brankar. Jasad itu akan di otopsi.


Mobil ambulans berjalan beriringan dengan satu mobil ambulans yang lain di dalam kedua mobil itu terdapat dua manusia yang sudah tak bernyawa satu kritis dan yang satunya sudah tak bernyawa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di rumah sakit Andini telah terbangun dari tidurnya karena dirinya sedang bermimpi buruk. Dia sedang bermimpi Arga pergi meninggalkannya sendirian di dunia ini.


'' Tante, om. Aku mimpi mas Arga pergi ninggalin kita semua tan.'' Tangis Andini pecah di dalam pelukan sang mama mertua.


'' Itu tidak mungkin sayang. Sudah-sudah kamu tidak usah pikirin Arga lagi, sekarang kamu fokus sama kesehatan kamu dulu ya nak.'' Winda menyemangati Andini.


bersambung....


jangan lupa vote dan hadiahnya ya gaes 😊

__ADS_1


__ADS_2