Istri Simpanan Tuan Arga

Istri Simpanan Tuan Arga
Menjumpai Pak Abdi


__ADS_3

Mobil Arga telah tiba di depan kontrakan Andini. Lalu Andini keluar dan disusul oleh Arga, tetapi dia tidak masuk kedalam kontrakan, mengingat ada beberapa pekerjaan yang harus dia kerjakan.


'' Maaf, aku tidak bisa menemani mu malam ini. Karena aku masih banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan.'' Kata Arga sambil mengecup kening Andini.


'' Helm, tidak masalah, mas. Kau selesaikan dulu kerjaanmu.'' Balas Andin.


Andini pun masuk ke dalam rumah dan Arga pun pergi menuju sebuah apartemen yang sudah di buat janji oleh Arga, untuk menemui seseorang.


'' Tara. Mbak pulang.'' Kata Andini sambil mencari-cari keberadaan Tara yang tidak ada di kamarnya.


'' Aku di dapur, Mbak.'' Teriak Tara.


Andini pun menghampiri Tara, nampak dia sedang membuat makanan Korea, takoyaki saschet yang siap saji.


'' Lagi ngapain, dek?'' Tanya Arga.


'' Ini, mbak. Aku buat yang lagi viral itu Lo Mbak.'' Jawab Tara.


'' Takoyaki? '' Tanya Andini saat melihat isi wajan yang dimasak Tara.

__ADS_1


'' He'em. Ini itu selalu lewat di Fyp Tik tok. karena penasaran yaudah aku beli. Mbak mau?'' Tara menawarkan makanan siap saji itu.


Andini menganggukan kepalanya. '' Boleh. Nanti kamu taruh jadi di meja makan, Mbak mau mandi dulu.''


Di tempat lain. Arga sedang memasuki sebuah apartemen seseorang dan langsung menuju ke kamar milik seseorang itu.


Tok! Tok! Tok!


Lalu seseorang yang ada di dalam kamar itu, membuka pintu.


'' pak Arga?'' Gumam Seseorang itu.


'' Selamat sore, pak. Bisa kita berbicara sebentar?'' Tanya Arga.


Lalu mereka berjalan beriringan menuju kafe cempaka, yang tepatnya berada di depan Apartemen seseorang itu.


Mereka langsung memesan minuman dan Arga langsung berbicara kepada dirinya.


'' Saya mau langsung ke intinya aja, Pak. Apa benar bapak, ayah kandungnya Andini dan Tara?'' Tanya Arga to the points.

__ADS_1


pak Abdi kelihatan gugup. Dia bingung harus menjawab apa. '' pak Arga jangan asal bicara. Gak mungkin saya, Ayah kandung Andini." Bantah Abdi.


'' Saya sudah tau semua. Menurut biodata, pak Abdi. pak Abdi memiliki dua putri yang bapak terlantar'kan begitu saja.'' Kata Arga mencoba menahan emosi yang hampir meledak.


'' Ti-tidak. Itu tidak benar.'' Marah pak Abdi.


'' Kalau tidak benar, kenapa bapak harus semarah ini?'' Tanya Arga santai. Abdi yang di tanya seperti itu, langsung salah tingkah.


'' Sudah lah pak. Bapak pasti sudah tau, hubungan saya dan Andini, benarkan?'' Tanya Arga santai.


'' Tidak. Saya tidak tau hubungan antara pak Arga dan Andin. Maaf, saya harus pergi, karena ada urusan mendadak.'' Abdi bergegas pergi dari hadapan Arga.


'' Ayah yang sangat kejam, ya bapak. Tega menghancurkan kebahagiaan anaknya. Apa tidak cukup dulu, bapak menelantarkan anaknya waktu kecil dan masih bayi? Hingga mereka dewasa pun. Ingin bapak, hancurkan juga kebahagiaan mereka?'' Abdi yang dibelakang Arga, menggenggam erat tangan-nya yang tanpa sadar meneteskan air matanya.


Lalu Abdi berbalik pada Arga dan dia langsung menatap tajam ke arah Arga. '' Itu bukan urusanmu. Urusi saja urusanmu, jangan pernah sekalipun kamu ikut campur dalam urusan saya.'' Kata Abdi yang menatap tajam ke arah Arga, begitu juga Arga yang menatap Abdi tak kalah tajamnya.


'' Itu akan menjadi urusan, saya. Karena Andini adalah istri saya dan Tara adik ipar saya, mereka keluarga saya yang tak akan saya biarkan, seseorang untuk menyakiti mereka, sekalipun ayah kandungnya sendiri. '' tekan Arga.


'' Okelah. Saya rasa, berbicara dengan anda membuat saya membuang waktu berharga saya. Saya ingatkan sekali lagi. Jangan sekali-kali, bapak mengganggu kehidupan istri dan adik ipar, saya.'' Ancam Arga, lalu dia pergi meninggalkan Abdi yang sedang berdiri mematung mencerna setiap perkataan yang di lontarkan Arga kepada dirinya.

__ADS_1


bersambung....


jangan lupa vote dan hadiahnya ya gaes


__ADS_2