Istri Simpanan Tuan Arga

Istri Simpanan Tuan Arga
bab 44


__ADS_3

' Selamat pagi bos. Saya ada informasi terbaru, bahwa mbak Defi dan mas Rio akan melakukan rencana untuk membongkar rahasia bos dan mbak Andin. Mereka sudah menyiapkan rencana itu dari kemarin dan akan mereka mainkan nanti setelah mbak Defi ke kantor bos. Berikut isi percakapan mbak Defi dan mas Rio.' Satu pesan berhasil di baca oleh Arga. Arga akan mengikuti alur rencana yang sudah di siapkan oleh kedua siluman manusia jadi-jadian itu.


'' Baiklah. Tolong kamu kumpulkan semua bukti yang sudah kamu temukan dan segera kirim ke saya.'' Arga membalas pesan.


'' Kalian ingin aku yang seolah-olah mengkhianati cinta Defi. Pintar sekali permainan kalian, baiklah aku akan ikuti permainan kalian.'' Gumam Arga.


Setelah selesai bertempur tadi, Andini langsung ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Tapi hingga sekarang mereka belum juga keluar dari kamar mandi.


Takut terjadi yang tidak-tidak, Arga langsung menghampiri kamar mandi dan langsung mengetuk pintunya.


'' Ndin. Kamu tidak pa-pa?'' Tanya Arga dengan nada sedikit panik.


'' Mas tolongin aku mas. Aww, perutku sakit banget.'' Ringis Andin.


Arga yang mendengar suara Andini, tanpa aba-aba dia langsung mendobrak pintu kamar mandi setelah terbuka, nampak jelas Andin yang sedang memegangi perutnya, sambil bersandar di dinding kamar mandi itu.


Arga langsung menggendong Andini dan langsung membawanya menuju ke rumah sakit. Saat dia sedang memasuki lift, para karyawannya banyak yang berbisik-bisik.


Tak bisa di pungkiri, raut wajah Arga begitu cemas, saat melihat Andini seperti ini. Ini semua karena dirinya, kenapa dia tidak bisa menahan hasratnya.' Batin Arga.

__ADS_1


Ting!


Suara lift dan pintu pun terbuka. Arga langsung keluar dengan langkah kaki yang tergesa-gesa, mengingat Andini meringis kesakitan.


'' Sabarlah, Ndin, aku akan membawa mu ke rumah sakit.'' Gumam Arga, sambil mengecup kening Andini. Hal itu di lihat oleh para karyawan dan termasuk oleh seseorang yang sudah berada di depan pintu masuk kantor Arga.


'' Mas Arga.'' Panggil seseorang itu dengan wajah yang begitu shock.


Arga langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut. Nampak Defi berada tepat di depannya.


'' Kamu kenapa gendong Andini?'' Tanya Defi dengan raut wajah yang dibuat campur aduk, antara terkejut heran dan senang.


' Kenapa harus sekarang?' Batin Arga.


Dengan cepat Defi langsung memegang lengan Arga, agar dia mau menghentikan langkahnya.


'' Jelaskan padaku. Kenapa kamu menggendong dia?'' Defi menunjuk ke arah Andini.


'' Kamu tidak lihat. Andini sekarang butuh pertolongan, awas Defi, jangan pancing aku untuk marah.'' Geram Arga.

__ADS_1


Plak!


Defi langsung menampar pipi Arga dan mampu membuatnya tertoleh ke samping akibat tamparan itu. Andini langsung turun dari gendongan Arga dan mengumpulkan sisa tenaganya untuk bisa berdiri.


Aktivitas Andini, tak luput dari pandangan Defi. Tanpa aba-aba, Defi langsung mendorong bahu Andini dan menatapnya dengan tatapan tajam.


'' Kenapa kamu bisa di gendong suamiku? Hah? Jawab aku, Andin. Atau jangan-jangan kalian ada main di belakang aku?'' tebak Defi dengan emosi tertahan, padahal ekspresi itu hanya berpura-pura saja.


Andini masih diam. Dia bingung harus menjawab apa dan diamnya Andini, membuat Defi tambah marah.


Saat dia hendak mendorong bahu Andini, aksinya langsung di cegah oleh Arga. Dengan sigap Arga langsung menarik Andini ke dalam dekapannya.


'' Jangan pernah sakiti istriku.'' Marah Arga.


Ada sakit yang menjalar di dalam relung hatinya, tapi dia harus bisa bermain dengan otak dan tidak boleh bermain dengan hati. Karena itu akan membuatnya lemah.


'' Istri?''


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa like dan hadiahnya ya gaes 😊💗


__ADS_2