Istri Simpanan Tuan Arga

Istri Simpanan Tuan Arga
Nganu-nganu ( part dua)


__ADS_3

Arga mulai melepaskan pakaian Andin dan yang tertinggal hanya pakaian dalam Andin saja.


Arga tidak ingin terburu-buru untuk langsung memasukkan belut nya ke dalam lubang lembah Andini. Arga dengan senang memainkan gunung kembar yang sudah ber-eraksi sejak pertama di sentuh.


Arga langsung berdiri dan mengukung Andin dan menatap matanya yang sayu penuh gairah, Andin hanya tersenyum kecil melihat tatapan Arga.


Arga langsung mencium bibir Andin dan *******-nya, Andin yang paham langsung membuka mulutnya sedikit, Arga langsung memasukkan lidahnya dan bermain di dalam mulut Andin serta mereka sesekali beradu lidah.


Tak tahan lagi, Arga langsung memasukkan belut nya kedalam lubang lembah milik Andini dan sesekali menggoyang pinggulnya.


'' Ahh, lebih kuat lagi, mas.'' Kata Andini yang sudah merem melek.


Arga sangat senang mendengar perkataan Andini, berarti dia juga mengharapkan sentuhan dan bercinta dari dirinya juga. Arga langsung menambah gerakan pinggulnya menjadi lebih cepat.


'' Segini?'' Tanya Arga, Andini hanya bisa mengangguk sudah tak bisa lagi mengatakan apapun.


Arga terus menggoyang'kan pinggul-nya, sesekali mellummat biibir Andini dan juga mendaki gunung kembar Andini.


Nafas mereka sudah tak beraturan serta kasur yang sudah berantakan akibat ulah mereka.


bermacam gaya sudah mereka pratek-an. Hingga sampai Andini di atas


dan Arga di bawah tubuh Arga.


Mereka bertempur hingga pukull dua pagi, sudah tak terhitung lagi berapa kali Andini mendapat'kan klimmaks-nya itu.


'' Udah, Mas. Capek.'' Ucap Andini ngos-ngosan.


'' Sabar, dikit lagi.'' Kata Arga sambil mengecup kening Andini dan dia semakin mempercepat pompaan-nya hingga membuat Andini menjerit kenikmatan.


'' Ahh. Enak, mas.'' Ucap Andini di sela-sela goyangan pinggul arga.

__ADS_1


'' Enak?'' Tanya Arga lembut.


'' Iya, Aku mau keluar mas.'' Ucap Andini yang sudah tak bisa menahan gejolak dalam tubuhnya dia langsung menggelinjang saat sesuatu keluar dari lembah-nya.


'' Aku juga mau keluar.'' Ucap Arga, Arga pun langsung menambah kecepatan nya hingga dia juga mencapai kenikmatan itu dan dia langsung menumpahkan lahar panas nya ke dalam Rahim Andini, berharap kalau Andini cepat hamil, karena dapat sangat menginginkan kehadiran sang malaikat kecil yang sudah lama di nantinya.


'' Hosh-hosh-hosh. I love you. '' Ucap Arga dengan napas yang tersengal-sengal.


'' I Love You Too, mas. '' Balas Andin malu-malu.


'' Ayo kita tidur. '' Ajak Arga yang melihat muka lelah sang istri.


'' Mas.'' Panggil Andini.


'' Hmm, kenapa?'' Tanya Arga.


'' Kalo nanti, mas udah mendapatkan anak. Apakah, mas akan meninggalkan aku?'' Tanya Andini serius.


'' Ya, kan kamu hanya ingin anak dari aku, setelah punya anak, pasti kamu akan meninggalkan aku. Karena pernikahan kita yang memang tidak memiliki cinta di dalamnya.'' Andini terus mengoceh tak jelas, hingga Arga gemas dia langsung mengecup bibir Andini secara tiba-tiba.


'


'' Itu tidak akan pernah terjadi. '' Tekan Arga.


'' Aku sudah mencintaimu. Sejak saat kamu dengan tulus mengurus aku, mulai dari sarapan hingga pakaian aku.''


'' Tak bisa ku pungkiri rasa itu datang dengan sendirinya, Ndin. Bahkan rasa cinta ku kepada mu jauh lebih besar dari Defi. '' Tutur Arga, sambil membelai lembut pipi Andini.


'' Terus. Kalo kita katauan sama mbak Defi, gimana, mas. Pasti dia sangat marah. '' Ujar Andini takut.


'' Bisa jadi, kita akan berpisah'' tambah Andini lagi.

__ADS_1


Arga hanya tersenyum menanggapinya. '' Kamu terlalu jauh mikirnya, kita jalani aja dulu. Kayanya kamu gak bisa pisah dari aku ya?'' Goda Arga.


Andini langsung mencubit lengan Arga yang mampu membuat Arga kesakitan.'' Sakit, sayang.'' Rengek Arga.


Andini langsung membuka mulutnya karena mendengar sebutan ' sayang' yang di ucapkan Arga untuknya. Hal itu mengundang tawa Arga.


Biarlah seperti ini dulu, Arga ingin menikmati masa-masa indah bersama Andini dia tidak ingin mengurusi kehidupan Defi lagi, karena dia sudah tau bahwa Defi telah bermain api di belakangnya.


Biarlah Defi dan selingkuhan nya meneguk kepuasannya, Arga juga sedang meneguk kasih dengan istri yang sangat dia cintai. Ada saatnya Arga membongkar kelakuan Defi, tapi tidak sekarang. Karena dia belum mendapatkan bukti yang sangat akurat.


'' Ayo kita tidur, sepertinya kamu sangat lelah habis bertempur tadi. '' Ucap Arga dengan nada meledek.


'' Inikan juga karena kamu, mas. Tidak mau udah. '' ucap Andini polos.


Arga langsung tertawa mendengar ucapan Random Andini.


'' Tapi kamu suka kan?'' Tanya Arga yang semakin suka meledeknya.


'' Iya sih, mas. Apalagi pas pertama rasanya nano-nano, mas. Ada sakitnya ada juga en...'' belum sempat Andini melanjutkan Ucapannya, Arga langsung memeluknya dengan erat.


'' Sudah, tak perlu di sambung. Ayo kita tidur ini sudah sangat malam. '' Ucap Arga, sambil menepuk-nepuk pinggul Andini.


Andini langsung terlelap saat Arga menepuk-nepuk pinggul nya, memang sejak abis pertempuran mereka selesai. Andini merasa sangat lelah.


Arga yang mendengar dengkuran halus dari Andin dia langsung tersenyum melihatnya.'' Hidupku benar-benar bewarna, saat bersama denganmu, Ndin.'' Gumam Arga.


Lalu dia juga tidur dan menuju alam mimpi mereka.


Bersambung....


udah yaa, udah gak tanggung ² lagi😂

__ADS_1


__ADS_2