Istri Simpanan Tuan Arga

Istri Simpanan Tuan Arga
Nganu-nganu


__ADS_3

Malam semakin larut dan cuaca di luar semakin dingin. Arga dan Andin memutuskan untuk pindah ke kamar untuk istirahat.


Saat di kamar, Andin tidak langsung tidur mereka berbicara tentang pekerjaan yang harus di kerjakan Andin besok, karena mulai besok Andin sudah masuk kantor.


Saat Andin sedang berbicara fokus Arga hanya kepada bibir merah dan ranum milik Andini.


'' Terus, nanti aku juga ikut, mas meeting-meeting sama klien gitu?'' Tanya Andini.


Bukannya menjawab, Arga malah mengecup bibir Andin secara mendadak membuat sang empu kesel.


Andin mengerucutkan bibirnya tanda kesal. Arga yang melihat itu hanya tersenyum kecil.


'' Kenapa? '' Tanya Arga santai.


'' Iss, au ah. Aku mau tidur aja. '' Ucap Andin membalikkan badannya.


Arga yang melihat Andini kesal, dia langsung mencari ide untuk Andin tidak kesal lagi dengannya, karena dirinya tiba-tiba teringin sesuatu.


'' Ndin!'' Panggil Arga.


Andin hanya berpura-pura tidak mendengar.


Arga langsung membalikkan tubuhnya dan Andin memejamkan matanya, yang Arga tau itu hanya kepura-puraan semata, pasalnya baru saja satu menit berbicara dengan dirinya, kini dia sudah terlelap. Arga tidak menyia-nyiakan kepura-puraan Andin itu.


Arga mulai mencumbu bibir serta seluruh muka Andin, tetapi sang empu masih dengan pura-pura tidur nya itu.


'' Wah. Ternyata benar-benar tidur, aku akan mencumbu nya sampai pagi. '' Gumam Arga yang sengaja dia kuatkan suaranya agar Andin juga mendengar perkataannya.


Andin langsung membuka mataku lebar-lebar saat Arga bicara seperti itu.


'' Loh. Kamu belum tidur?'' Tanya Arga lembut, sambil membelai pipi Andin dan sesekali mengecup mesra.

__ADS_1


'' Hmm, aku mau ke kamar mandi. '' Kata Andini, lalu dia keluar dari tempat tidur dan berjalan ke arah kamar mandi.


'' Alasan. '' Ucap Arga menyeringai.


Cukup lama Andin di kamar mandi, hingga membuat Arga tak sabar menunggu. Ia bermaksud untuk menggedor pintu kamar mandi, tapi belum sempat dia menggedor, tiba-tiba pintu sudah terbuka sendiri.


'' Loh. Kamu mau ke kamar mandi juga? '' Tanya Andini.


'' Enggak, kamu lama banget di dalam kamar mandi, makanya aku nyusulin kamu. Ngapain aja?'' Tanya Arga.


Andini tidak menjawab pertanyaan Arga, Arga yang gemas dia langsung menggendong tubuh Andin untuk merebahkan nya di kasur.


'' Andin.'' Panggil Arga.


'' Hmm.'' Jawab Andin.


'' Pengen. '' Ucap Arga dengan nada manja membuat Andin geli.


'' Takut, mas.'' Ucap Andin yang mengundang tawa Arga.


'' Bagaimana bisa takut? Kita bukannya sudah mencobanya waktu liburan?'' Tanya Arga gemas, tampak Andini sedikit berpikir lalu dia langsung menyengir.


'' Oh iya lupa.'' Ucap Andin sambil tertawa.


Karena sudah terlanjur gemas, Arga menyiumi seluruh wajah Andini dan mendusel-dusel lehernya.


'' Ahh. Geli, mas.'' Kata Andini tertahan.


Arga hanya tersenyum melihat wajah geli Andin. Sangat menggiurkan untuk di anggurin' pikir Arga nakal.


Arga mulai menselancarkan aksinya. mulai dari mengecup bibir Andin hingga ******* nya disertai gigitan kecil.

__ADS_1


Arga merasa Andin sangat pintar, baru malam liburan kemarin, mereka melakukan paguttan bibir itu, tapi Andin sudah tampak mahir dalam bidang itu.


Tak hanya bibir yang menjadi santapan lezat Arga. Ciuman Arga juga turun ke leher dan langsung mendusel-dusel lehernya dan mengecup leher Andin sambil menyesap dan meninggalkan beberapa bekas pada leher Andin.


Arga terus mengeksplorasi berbagai tubuh mulus Andin dari ujung rambut hingga ujung kaki. Hingga saat Arga telah sampai di sebuah gunung kembar yang selalu dia rindukan.


Arga langsung bermain di area gunung itu. Mulai dari merremas gemas hingga menyusuu di gunung itu, tak lupa juga Arga telah memberi tanda, bahwa gunung itu hanya miliknya.


'' Ahh, mas. Kuat sedikit.'' Request Andini.


Arga yang mengerti langsung meremas gundukan gunung itu dengan sedikit kuat sesuai yang diinginkan Andin.


Arga tersenyum, menatap wajah Andin yang sudah bergairah.


Satu tangan berada di gundukan yang selalu membuat nya gelisah, apabila Arga mengingat bercinta di Bali. Dan satu tangannya lagi udah berada di lembah hutan yang pepohonan nya sudah sedikit gundul, karena Andin baru saja memotong pohon-pohon itu.


Arga langsung menelusuri lembah itu dan dia langsung memainkan kacang kedelai milik Andini yang nampak sudah mengeras.


Andini yang di perlakukan seperti terlonjak kaget, rasanya begitu nikmat.


'' Ahh, stop, mas. Geli, ah.'' Desah Andin yang sudah Tek bisa di tahan nya lagi.


Arga tak mengindahkan ucapan Andini, dia sibuk dengan tangannya yang mengorall-oral isi kacang kedelai milik Andini itu


Hingga tak sanggup lagi menahan rasa nikmat, akhirnya Andin klimakkss untuk pertama kalinya. Belum-belum apa-apa dia sudah lemas deluan, benar-benar sentuhan Arga membuat nya terbang' pikir Andini.


' Hu- ah-hu-ah.' Napas Andini memburu saat dia berhasil mendapatkan kenikmatan itu, begitu juga Arga yang sudah kepalang bergairah.


Arga melihat Andini, lalu dia berkata'' Boleh?'' tanya Arga yang di balas anggukan kecil oleh Andini.


bersambung......

__ADS_1


udah-udah, nanti kita sambung lagi ya para readers nya Andin & Arga😂😂


__ADS_2