Istri Simpanan Tuan Arga

Istri Simpanan Tuan Arga
bab 15


__ADS_3

Sore tiba, mereka pergi menuju pasar dan minniimarkettt untuk belanja keperluan rumah.


Mulai beli sembako, hingga perikanan serta beberapa bumbu instan, setelah selesai belanja di pasar. Mereka langsung meluncur ke minniimarkettt untuk membeli keperluan pribadi, seperti shampoo sabun serta deterjen dan lain-lainnya.


Andini terus berkeliling mengitari minniimarkettt ituu, dia sedang mencari barang-barang keperluannya, cukup lama dia mencari akhirnya dia menemukan nya juga, yaitu pembalut.


Saat sedang memilih beberapa pembalut yang pas, Arga tiba-tiba saja datang dan mengejutkan Andin yang sedang khusyuk memilih pembalut itu.


"Kamu lagi ngapain?'' tanya Arga.


'' Ini Mas, lagi milih-milih pembalut'' jawab Andin gugup.


'' Kamu lagi, datang bulan?'' tanya Arga.


'' Enggak Mas, Aku cuman nyetok aja '' pungkas Andin.


selesai dengan perbelanjaan, akhirnyereka memutuskan untuk kembali pulang, tapi sebelum pulang mereka mampir sebentar ke tempat jualan kaki lima, untuk makan SOP iga. Akibat kelamaan belanja, akhirnya mereka di luar aja, karena waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam.


setelah Walters menghidangkan makanan untuk mereka, mereka mulai memakan sop tersebut hingga kandastak bersisa, setelah selesai makan. Andin dan Arga memutuskan pulang.

__ADS_1


Mobil yang dinaiki Arga dan Andin telah sampai di depan rumah. Merekasegera turun dan mengambil paper bag yang di letakkan di jok belakang.


Begitu sampai dapur, Andin langsung menyusun barang-barang yang mereka beli tadi di tempat yang sesuai dengan isinya, selesai berberes. Andin langsung buat teh untuk Arga, mengingat Arga bilang kalau dia kurang vit.


'' Ini, Mas teh nya. Diminum dulu mumpung masih anget'' uacap Andini.


Arga langsung meminum teh itu dan tidak butuh waktu lama tehnya habis dan Arga memutuskan untuk langsung tidur saja, karena memang dia merasa badannya kurang vit.


'' Ayo, Andin. Temani Aku tidur '' ajak Arga, sambil berjalan ke arah kamarnya dan Defi.


sementara Andini masih diam di tempat, enggan rasanya untuk bergerak, Andin tidak mau meniduri kasur suaminya dengan istri pertamanya, sudah ada di pikiran Andin saat suaminya dan istri pertamanya memadu kasih di kasur mereka.


Saat Arga sudah sampai tangga, dia menoleh ke arah ruang tamu dan ternyata Andini masih setia berdiri di situ.


'' Ayo, Andin, kamu ngapain bengong di situ'' kata Arga sedikit kesal. Bahkan dia belum sadar apa yang sudah terjadi dengan Andini.


'' Maaf, Mas. Aku mau tidur di kamarku saja'' tolak Andini secara halus.


Arga langsung menyadari bahwa Andini tidak mau tidur di kamarnya, dia langsung meminta maaf kepada Andini.

__ADS_1


'' Maaf, Aku lupa. Ayo kita tidur di kamarmu aja'' Ajak Arga, langsung menggandeng tangan Andin menuju kamar miliknya, yaitu kamar pembantu.


Mereka langsung merebahkan tubuhnya di kasur sempit milik Andin, Kasur sempit itu tidak mampu menampung dua orang, tapi ini mereka memakai nya dengan dua orang, alhasil jadi kesempitan, tidak bisa gerak.


'' Aduhh, sempit banget Ndin'' omel Arga.


'' Iyanih, yaudah lah, biar Aku aja tidur di lantai. Mas tidur disini aja'' ujar Andini yang hendak bangkit dari tidurnya.


Hal itu langsung di cegah oleh Arga. '' tidak perlu Kamu tidur di lantai'' ucap Arga.


Arga langsung menerangkan badannya, agar kasur itu lebih sedikit lebar. '' sudah, sudah sedikit lebar ini'' kata Arga yang langsung memejamkan matanya.


Tak lupa juga, Arga memeluk Andini dari belakang, hingga akhirnya mereka sama-sama terlelap dalam tidurnya Masing-masing.



bersambung.......


jangan lupa like nya. Hari ini sebenarnya Aku tuh kurang enak badan, tapi demi menyenangkan hati para readers ku, Aku usahain buat up untuk kalian😊

__ADS_1


mmuachh sayang cek dah mmuachh 🤣


__ADS_2