
*Reyhana Nugraha
seorang putri tunggal jendral Danu Nugraha dan ibu Sri Ayu*. Penampilan keseharian nya yg tomboi dan angkuh, semua tidak terlepas dari cara perlakuan sang ayah yg memperlakukan nya seperti anak laki-laki.
Keinginan ayah Danu untuk memiliki putra yg begitu besar, namun apa daya, Tuhan mengkaruniakan seorang putri nan cantik ayu seperti ibunya.
Namun walau teralahir sebagai perempuan ayah Danu tetap mendidik Rey seperti seorang putra.
Sang ayah yg memiliki keterampilan militer dengan disiplin tinggi. Membentuk Rey menjadi wanita dg segudang kemampuan diatas rata2 para prajurit ayah nya
Tentu saja hal ini membuat Rey sulit u tuk. didekati lawan jenis. Karena gaya tomboi dan angkuh nya.
Ketika Rey mulai memasuki aktifitas d kampus tanpa sengaja Rey ikut terjun aktif d bidang rohis, walau awalnya hanya untuk mengikuti tuntutan tugas dari dosen tapi Rey bisa menikmati, buktinya Rey yang super tomboi kini menjelma menjadi mahasiswi berhijab... yaah walau masih dengan tampilan ala kadarnya.
Tentu saja hal ini sempat membuat ayah Danu tidak setuju, melihat Rey memakai hijab karena menurut nya akan menghambat aktifitas Rey kelak.
"Ayaah.. kalau nanti Rey bisa ngalahin ayah d ring latihan sore ini. tidak ada alasan bagi ayah menentang Rey.. deal??! "
__ADS_1
"Hmn.. ok"
Sore itu Rey berlatih dengan menggunakan hijab instan hitam, dengan pakain taekwondo hitam, sengaja Rey gunakan agar ayah bisa menilai gerakna nya tidak lah terganggu dengan hijab nya.
Mreka berhadapan dan saling memberi hormat.. tanpa aba aba Rey langsung mengarah ke titik lemah sang ayah. menendang bagian perut bawah. Tentu saja tidak semudah itu mengalahkan sang jendral..
Ayah menarik kaki kanan Rey yang sudah berayun tepat ke arah muka nya.. hampir saja Rey terjatuh, namun dengan cekatan kaki kiri Rey naik bertumpu pada tangan ayah dan melompat ke arah belakang sambil mengunci leher sang jendral.. hingga tersungkur
"Rey.. tumben hari kamu sangat agresif" ayah terkekeh
Rey bangkit dan mengulurkan tangan nya pada ayah untuk berdiri.. "Ingat janji mu ayah" sambil berlalu memasuki dapur
Agak sulit bagi Rey bergaul dg teman teman nya, karena waktunya terlalu banyak dihabiskan. untuk memenuhi keinginan ayah Danu mulai dari belajar beladiri, menembak, berkuda, memanah dan hal. lain yang kadang sering membuat ibu Sri Ayu meradang atas perilaku suaminya tsb.
Kadang Rey merasa lelah ,marah. Tp dia hanya bisa pasrah ketika ayah Danu berpesan bahwa Rey lah satu satunya harapan ayah untuk melindungi keluarga jika suatu saat dalam bahaya.
__ADS_1
Yaah... memang profesi ayah Danu sering bersinggungan dengan yang namanya bahaya. Walau di hadapan publik terkenal sebagai jendral. Tapi di belakang layar beliau lah salah satu agen yang sering d tugaskan untuk. menangani kasus mafia mafia kelas kakap.
Hari ini adalah jadwal Rutinits Rey untuk latihan menembak. Tentunya dengan d dampingi sang ayah. Halaman rumah belakang yg sangat luas dan di keliling hutan asri di kota L menjadi arena latihan tembak yg cocok.
Rey mengambil pistol revervor silver favorit nya, selain desain nya simpel tentu jg ukuran nya yang pas dg tangan mungil nya membuat dia membidik dg mudah.
"Rey.. besok ayah dinas selama sepekan. Nanti ada Adam yang menemani kalian disini" ucap ayah sambil membidik sasaran di depan nya.
"Kok tumben yaah.. hrus d temani kak Adam? "
Ayah menghentikan gerakan nya. dan menatap Rey tajam:"Rey tugas ayah kali ini cukup berat, ayah khawatir pada kalian "
Tumben ayah sekhawatir ini
"Ayah kenapa gak berhenti aja sih dari tugas ini?" rengek Rey
"Rey.. ayah mendidik mu seperti sekrang supaya kamu kuat.. bukan cengeng begini" bentak ayah
__ADS_1
Seperti biasa skor tertinggi latihan hr ini dimenangkan oleh ayah.. walau beda 5poin. Tapi ayah cukup puas dengan pencapaian putrinya ini