Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Menagih Utang


__ADS_3

Kondisi di markas Leon sudah terlihat tenang, tidak terdengar lagi baku tembak, Pasukan Phoenix dan Eagle force sudah bisa mengambil alih markas itu, Steven dav sudah bisa di kalahkan oleh Hans dan Marley.


Ryan dan Adam segera kembali ke Rumah sakit, Sudah hampir 24 jam Ryan meninggalkan istrinya itu.


Sementara itu Rey sudah berada di ruang ICU, walau operasinya berjalan lancar, tapi rupanya Rey belum juga sadarkan diri, kondisi tanda vital nya stabil, tapi entah kenapa Rey enggan untuk membuka matanya. Padahal operasi sudah berakhir lebih dari 24 jam yang lalu, seharusnya sisa sisa anestesi sudah hilang.


Ryan yang baru tiba di Rumah sakit segera menghampiri Pak Panji dan Ibu Sri Ayu yang sedang menunggu Rey di ruang tunggu keluarga.


"Bagaimana kondisi Rey bu? " ucap Ryan dengan penampilan yang terlihat sangat berantakan.


"Rey masih belum sadar Ryan, " Pak Panji menjelaskan, sementara Bu Sri malah terlihat meneteskan air mata.


"Tapi kenapa om? bukankah seharusnya Rey sudah sadar? "


"Entahlah Ryan... sebaiknya kamu temui Rey, semoga kehadiran kamu bisa membuat nya bangun"!

__ADS_1


"Baiklah om.. tapi sepertinya saya harus membersihkan diri dulu".


Ryan pun bergegas membersihkan dirinya, Ryan sengaja menyewa kamar di hotel yang berdekatan dengan Rumah sakit, agar keluarga nya bisa istirahat, apalagi kondisi ibu Sri Ayu yang lemah karena memikirkan kondisi anak satu-satunya, tentu harus memiliki tempat nyaman umtuk beristirahat.


Ryan segera kembali ke Ruang ICU, dia meminta Pak Panji membawa Ibu Sri beristirahat, rasanya tidak tega melihat ibu mertuamu itu terus menerus mengeluarkan air matanya.


Ryan segera memasuki Ruang ICU dengan memakai pakaian khusus dan duduk di samping tempat tidur Rey.


Rey terlihat seperti putri tidur , nafas nya teratur, bahkan dia tidak memerlukan bantuan selang oksigen untuk bernafas. Hanya selang infus yang terpasang di tubuhnya.


"Rey sayang .... aku sudah kembali, aku sudah menuntaskan semuanya, tidak ada lagi yang akan mengganggu kita, bangunlah Rey, aku kangen...! " Ryan meneteskan air matanya


Ryan begitu lelah, sudah 3hari dia tidak memejamkan matanya, tapi lelah bathin nya lebih besar dari lelah fisiknya, baru saja dia merasakan kebahagian bersama Rey tapi kini Rey malah kembali terluka.


Ryan membenamkan wajahnya di telapak tangan Rey, air matanya tidak bisa dibendung lagi, dia begitu takut akan kehilangan Rey, dia tidak sanggup untuk berpisah lagi dengan Rey.

__ADS_1


"Aku mohon sayang, bangunlah.. kamu masih punya utang yang harus kamu bayar Rey, aku tidak akan rela kamu meninggalkan ku Rey.. kamu harus bayar utang kamu dulu Rey.. ". Ucap Ryan sambil terus menangis.


Tanpa disadari Ryan , sepasang mata yang sudah 3 hari terpejam itu membuka perlahan, samar-samar di dengar nya suara yang sangat dikenalnya itu sedang menangis sambil tidak berhenti bersuara.


Mendengar ocehan suaminya itu, Rey yang baru tersadar hampir tidak bisa menahan senyum.. "Dasar suami pelit, sama istri aja itungan" . ucap Rey sambil mengusap kepala Ryan.


Mendengar suara yang sangat dirindukan nya, Ryan segera mengangkat kepala nya, "Sayang... kamu sadar sayang.. " Ryan segera berhambur memeluk istrinya itu.


"Sayang.. syukurlah kamu sudah kembali, aku panggil dokter dulu ya" Ryan berlari ke Ruang perawat.


...💚💚💚...


Ada yang bisa nebak gak.. Rey utang apa sih sama Ryan???


Komen, vote, like pliisss!!

__ADS_1


__ADS_2