Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Obrolan Antara Dua Wanita


__ADS_3

Malam itu, Rey tampak sedang menikmati indahnya langit yang bertaburan bintang. Hatinya merasa bahagia, karena Ryan semakin memanjakan nya. Setiap detik yang dilalui bersama Ryan selalu dihujani dengan kasih sayang tulus dari suaminya itu. Rey merasa menjadi wanita paling beruntung karena memiliki suami sehangat Ryan, yang bisa menerima segala kekurangan nya .


"Hai Rey.. " Tiba-tiba Gwen menghampirinya di halaman belakang rumah.


Rey menoleh ke arah suara. Menjawab hanya dengan senyuman.


"Rey.. maafkan aku, sungguh aku tidak tau kalau kamu mengalami lumpuh karena menyelamatkan kami. ".


Rey tetap terdiam, memandang jauh ke atas langit.


"Terlalu banyak kesalahan ku padamu Rey.. aku manusia penuh dosa".


"Kalau begitu bertobatlah Gwen.. sebelum kematian menjemputmu" . ucap Rey yang masih tetap memandang langit .


"Apakah kamu mau memaafkan ku Rey? " Gwen memegang bahu Rey.


"Tergantung... jika kamu mau menerima hukuman dariku.. aku akan memaafkanmu ".


"Hukuman". Gwen terlihat terkejut.


"Ya.. apa kamu siap menerima hukuman dariku Gwen? "


"Apakah harus dengan menghukumku baru kau maafkan? "

__ADS_1


"Apakah kamu mau aku memaafkan mu begitu saja? setelah banyak hal buruk yang kamu berikan padaku? ". Rey berbicara penuh intimidasi. Seperti halnya pada Peter, Rey tidak ingin membuat semuanya menjadi mudah, mereka harus diberi pelajaran agar bisa berubah.


"Oh.. eh... tentu aku tidak keberatan Rey,, hanya saja, bagaimana nasib Mini jika kamu menghukumku?!"


"Tentu Mini akan baik-baik saja, justru dia akan terluka jika aku membiarkan mu ".


"Aku tidak mengerti maksudmu Reey".


"Tidakkah kamu pernah berpikir, bagaimana jika Mini tau kebiasaan buruk mu yang selalu berganti pasangan? Lalu bagaimana jika dia meniru kelakuan mu? karma itu ada Gwen, apa yang kamu tanam itu yang akan kamu petik".


Gwen tercekat, hatinya terasa sakit, bukan karena tersinggung dengan ucapan Rey, tapi membayangkan bagaimana jika putri kesayangan nya menjadi seperti dirinya? TIDAAAK?!!


"baiklah Rey.. aku siap menerima hukuman mu" .


"Aku akan berusaha.. lalu apa hukumanku Rey? "


Rey terdiam sejenak.. " Menikahlah dengan Peter, berikan keluarga yng utuh untuk Mini".


"Apaa?? ... Tapi itu tidak mungkin Rey, Peter tidak mencintaiku, Tidak mungkin dia mau menikahiku".


"Serahkan urusan itu padaku.. setidaknya saat peter melamarmu.. kamu harus siap menerimanya., bagaimana? "


"Baik Rey.. tentu aku akan menerimanya, dia adalah ayah biologis Mini, pasti aku akan menerimanya dengan senang hati ".

__ADS_1


"Bagus... Kalau begitu belajarlah menjadi istri yang baik mulai saat ini Gwen".


"Belajar bagaimana? " Gwen sungguh tidak mengerti".


"Gwen seorang suami itu akan merasa puas saat istrinya bisa memenuhi kebutuhan nya di kasur dan kebutuhan perutnya, aku yakin 1000% urusan ranjang kamu pasti sudah sangat ahli, tapi aku dengar dari Ryan kamu tidak bisa memasak ya?".


Gwen mengangguk malu.


"Kalau begitu belajarlah memasak Gwen, setidaknya perjuangan cinta Peter di mulai dengan merubah dirimu menjadi lebih baik".


"Baiklah Rey.. aku pasti akan berusaha sungguh-sungguh, "


"Bagus.. Besok lusa Peter dan keluarga nya akan datang kemari, kamu persiapkan diri agar Peter mau menerima mu dengan tulus".


Dari arah dapur, tampak Ryan muncul dengan rasa khwatir. "Dinda sayang... kenapa masih diam di luar? kamu bisa masuk angin nanti ". ucap Ryan sambil memeluk Rey dari belakang.


"maaf kanda...tadi aku ada sedikit urusan dengan Gwen". Rey memegang tangan Ryan.


"Ayo kita bobo" Ryan mendorong Rey menuju kamar nya.


"Aku permisi Gwen, selamat beristirahat " Ucap Rey


...💥💥💥...

__ADS_1


Komen doonkkk!!!


__ADS_2