
Rey pulang dengan membawa tropi kemenangan. Entah berapa jumlah tropi, piala yang sudah di dapat nya, semuanya Rey simpan di gudang nya, tidak ada kebanggan walau dia sudah mendapat kan nya,
"Assalamualaikum bu! "
"Wa'alaikumussalam warohmatullah., Rey, kamu menang lagi? "
"Alhamdulillah bu! " Rey bergegas mencium punggung tangan ibu nya..."Bu Rey mau mandi dulu ya! "
"baiklah.. nanti malam pak panji mau ke rumah Rey, !"
"Baiklah.. biar nanti Rey yang masak ya bu! " Rey berlalu ke kamar nya
Setelah menyelesaikan aktivitas mandi nya, Rey ke dapur untuk memasak, dengan cekatan Rey membuat hidangn makan malam istimewa, ya... kini Rey sudah pandai memasak, rasa bersalah pada suaminya lah yang sudah mendorong Rey belajar memasak, Teringat saat dia berbulan madu dengan Ryan, Rey bahkan tidak bisa menghidangkan nasi goreng untuk suaminya. Semenjak itu rey bertekad akan belajar menjadi istri yang bisa membahagiakan suaminya. Walau harapan itu sempat kandas setelah kepergian Ryan tapi akhirnya Rey mau belajar dengan giat membuat hidangn hidangan istimewa pada ibunya, bahkan Rey sampai mengikuti kursus memasak, tujuan nya hanya satu, menebus rasa bersalahnya .
"Akhirnya beres juga.. Hmmm harum sekali baunya!" Rey menghidangkan gurame asam manis di meja makan
"Ryan.. lihatlah, aku memasak makanan kesukaan mu, aku sudah pandai memasak, aku belajar untuk mu Ryan, datanglah dalam mimpiku Sekedar untuk mencicipi masakan ku, aku ingin melihat senyum mu Ryan!" Rey meneteskan air matanya, begitulah keseharian Rey di rumah nya, sisi lain Rey yang rapuh yang hanya diketahui oleh orang terdekat nya.
__ADS_1
"Rey... "Ibu menghampiri Rey yang masih menangis di meja makan.."Mau sampai kapan kamu seperti ini nak? " ibu memeluk Rey erat
"Maafkan Rey bu.. Rey juga ingin melupakan nya, tapi entah kenapa Mimpi buruk itu selalu hadir bu,, mimpi yang selalu sama , apa maksudnya bu, apakah Ryan tidak mendapatkan ketenangan di alam kubur nya? "
"Rey.. ibu juga tidak mengerti, tapi apapun itu tugas mu hanyalah mendoakan dia dan mengikhlas kan kepergian nya, !"
"In syaa Allah Rey ikhlas bu, tapi Rey takut mimpi itu adalah sebuah pesan dari Ryan,!" Rey kembali menangis, tangisan nya semakin kuat
"Rey... ibu mohon, kamu harus tegar, 3tahun kamu lalui dengan menyiksa diri sendiri, kamu harus bangkit, raihlah kebahagiaan mu, "
"Bu.. 3tahun Rey menglami mimpi yang sama, 3 tahun bu... apakah itu bisa disebut bunga tidur? ".. Rey teringat kembali akan mimpinya, dalam mimpi nya, ryan dengan tatapan sedihnya, berlalu meninggalkan Rey menaiki seekor kuda yang gagah. Wajah sedih itu selalu memenuhi pikiran Rey.
"Rey seperti nya pak panji sudah datang, kamu bersihkan dulu wajahmu ya, Jangan sampai dia melihat air mata kamu ya sayang, !" ibu berlalu membukakan pintu.
Rey bergegas ke kamar nya, mencuci muka sembab nya,.
Ibu Sri Ayu membukakan pintu rumahnya, tampak pak panji di balik pintu, "Assalamualaikum Ayu! "
__ADS_1
"Wa'alaikumussalam mas.. ayo masuk! "
"Mana Rey? "
"Dia di kamar nya, sebentar lagi turun! "
"Ayu.. bulan depan aku akan membawa nya ke singapura! " Pak panji merendahkan suaranya.
"Apakah waktunya sudah tepat mas? "
"Aku lihat Rey sudah siap, aku harap kamu juga siap untuk berpisah dengan nya sementra ini. "
"Iya mas.. semua demi kebahagian rey,, aku harus siap, tapi tolong jaga dia untuk ku mas, dia satu satunya harta berharga yang aku punya. " ibu Sri menetes kan air matanya.
"In syaa Allah aku akan menjaga Rey seperti anak ku sendiri, tapi sebelum aku membawa Rey, aku juga ingin mengikat hubungan kita yu, Apa Rey sudah tahu maksud kedatangan ku kemari? "
"Belum mas.. aku belum bilang apa apa!" ibu Sri Ayu menundukkan pandangan nya malu malu.
__ADS_1
☀☀☀☀
Terimakasih sudah mampir,, yuuk dukung karya pertama Saya dengan memberi vote, like dan komen.